Home
>
News
>
Publication
Rabu, 30 Juli 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari kebuntuan perundingan AS - China terkait jeda tarif, dan permintaan yang lesu di pasar AS. Meski demikian, potensi mengetatnya pasokan Rusia dan masih terkendalanya izin operasi mitra perusahaan PDVSA memberikan dukungan pada harga minyak.
Rabu, 30 Juli 2025 – Mata uang Loonie naik ke zona 0.6574 menjelang pengumuman kebijakan suku bunga dari Bank of Canada (BoC) dan Federal Reserve (The Fed) AS. Pelaku pasar cenderung berhati-hati karena kedua bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan hari Rabu. BoC kemungkinan akan menahan suku bunga di 2,75% untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, mengingat ketidakpastian global, terutama terkait tensi perdagangan. Sementara itu, The Fed diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 4,25%–4,50%, dengan probabilitas hampir 97% menurut CME FedWatch Tool.
Rabu, 30 Juli 2025 – Harga emas naik ke level $3.327 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, ditopang meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven menjelang pengumuman hasil rapat kebijakan Federal Reserve dan perkembangan terbaru dari perundingan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
Selasa, 29 Juli 2025 - Harga minyak mentah WTI melanjutkan penguatannya pada perdagangan Selasa, naik sekitar 0,33% ke kisaran $66.93 per barel, setelah menguat lebih dari 2% di sesi sebelumnya. Katalis utama datang dari tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa yang menghindarkan dunia dari potensi perang dagang besar, sekaligus memberi sinyal positif terhadap prospek permintaan energi global. Pasar juga merespons positif kabar bahwa AS dan China kemungkinan memperpanjang gencatan tarif, membuka ruang bagi aktivitas ekonomi yang lebih stabil.
Selasa, 29 Juli 2025 - Pasangan mata uang Euro melemah sebesar 0.12% ke level pembukaan 1.1598. Pergerakan ini menunjukkan tekanan jual masih dominan. Euro mengalami tekanan signifikan terhadap Dolar AS, dengan EURUSD jatuh lebih dari 1% ke kisaran 1.1590, level terendah dalam beberapa pekan terakhir. Sentimen pasar memburuk setelah kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa diumumkan pada akhir pekan, di mana meskipun berhasil menghindari tarif 30%, Uni Eropa tetap harus menerima tarif tetap sebesar 15% atas sebagian besar ekspornya ke AS. Di sisi lain, AS akan menerima investasi tambahan sebesar USD 600 miliar dan komitmen pembelian energi sebesar USD 750 miliar dari Eropa, memperkuat posisi ekonomi dan politik AS secara global.
Selasa, 29 Juli 2025 – Harga emas turun ke level $3.313 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, terseret oleh menguatnya Dolar AS serta meningkatnya appetite risiko pelaku pasar menyusul tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Senin, 28 Juli 2025 – Mata uang Aussie naik ke zona 0.6574 didorong oleh melemahnya Dolar AS usai publikasi risalah rapat FOMC serta sentimen positif dari kesepakatan perdagangan antara AS dan Uni Eropa. Kesepakatan tersebut menetapkan tarif 15% terhadap sebagian besar produk Eropa mulai 1 Agustus, mengakhiri ketegangan dagang berkepanjangan yang sebelumnya menjadi kekhawatiran pasar. Seiring membaiknya sentimen risiko global, mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi seperti Dolar Australia mendapat dorongan tambahan terhadap Greenback.
Senin, 28 Juli 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak menguat didukung oleh sinyal meredanya ancaman perang dagang antara AS dengan UE pasca Trump menurunkan tarif impor UE hingga setengah dari ancaman tarif awal, dan potensi berlanjutnya jeda tarif antara AS dan China.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788