Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Rabu, 16 April 2025 - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6355. Dolar Australia (AUD) kembali menguat terhadap Dolar AS (USD) hari ini, memperpanjang reli ke hari keenam berturut-turut. Tekanan terhadap USD masih berlanjut, menyusul data ekonomi AS yang melemah serta ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga hingga 90 basis poin sebelum akhir tahun. Sentimen konsumen di AS jatuh ke level terendah dalam dua tahun, dan angka inflasi yang mulai melambat memperkuat spekulasi pelonggaran kebijakan moneter. Namun, pejabat Fed seperti Raphael Bostic masih menahan ekspektasi pasar dengan menyebut bahwa target inflasi 2% belum tercapai. Ketidakpastian seputar arah kebijakan Fed ini terus menjadi beban bagi USD dan mendukung kenaikan AUDUSD.
Tuesday, 15 April 2025
Publication
Selasa, 15 April 2025 – Pasangan mata uang Yen naik ke zona 143.00. Kenaikan pasangan ini mencerminkan apresiasi Yen di tengah ketidakpastian kebijakan perdagangan AS dan ekspektasi suku bunga global.
Selasa, 15 April 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat tipis dipicu oleh isyarat Trump untuk mempertimbangkan modifikasi tarif impor terhadap mobil, dan eskalasi memanasnya ketegangan geopolitik di Eropa timur. Meski demikian, proyeksi pesimis dari OPEC dan JP Morgan membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Selasa, 15 April 2025 – Harga emas naik tipis ke level $3.212 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, mencerminkan sentimen pasar yang masih didominasi oleh ketidakpastian arah kebijakan tarif. Pernyataan Trump terkait kemungkinan perluasan pengecualian tarif terhadap suku cadang otomotif, menyusul pembebasan sementara pada barang elektronik seperti ponsel dan komputer, gagal meredakan kekhawatiran pelaku pasar.
Senin, 14 April 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari potensi eskalasi lebih lanjut perang tarif AS dengan China, setelah Trump mengumumkan akan menargetkan sektor semikonduktor dalam tarif terbarunya. Selain itu, sentimen dari sinyal positif perundingan nuklir Iran juga turut membatasi pergerakan harga minyak.
Senin, 14 April 2025 – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.3111. Kenaikan pada kinerja mata uang Poundsterling diakibatkan oleh tertekannya kinerja mata uang US Dollar. Sentimen negatif terhadap Greenback semakin dalam setelah inflasi AS di bulan Maret melambat menjadi 2.4% secara tahunan, di bawah ekspektasi. Penurunan ini, ditambah dengan anjloknya indeks sentimen konsumen AS ke 50.8 terendah sejak pande
Senin, 14 April 2025 – Harga emas naik ke level $3.221 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, di tengah pasar yang terus mencerna dinamika tensi perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang kembali memanas namun dibarengi dengan langkah mitigasi parsial dari pihak Washington.
Jumat. 11 April 2025 – Mata uang Loonie turun ke zona 1.3926. Performa pasangan mata uang ini terus melemah setelah data inflasi AS untuk bulan Maret menunjukkan pelemahan yang lebih besar dari ekspektasi pasar. Consumer Price Index (CPI) tahunan turun menjadi 2,4% dari sebelumnya 2,8%, sementara core CPI melambat menjadi 2,8% dari 3,1%. Hasil ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga pada Juni, dengan kemungkinan penurunan total hingga 100 basis poin pada akhir tahun. Sentimen terhadap Dolar AS juga ditekan oleh risalah FOMC yang menggarisbawahi dilema kebijakan antara inflasi yang tetap tinggi dan pertumbuhan yang melambat, serta kekhawatiran terhadap dampak lanjutan dari tarif global.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788