| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1349 | -0.30% |
GBPUSD | 1.3188 | -0.19% |
AUDUSD | 0.6325 | 0.71% |
NZDUSD | 0.5875 | 0.90% |
USDJPY | 143.00 | 0.41% |
USDCHF | 0.8136 | 0.54% |
USDCAD | 1.3868 | 0.28% |
GOLDUD | 3212.6 | 0.42% |
USD/IDR | 16768 | 0.13% |
Fokus USDJPY:
Selasa, 15 April 2025 – Pasangan mata uang Yen naik ke zona 143.00. Kenaikan pasangan ini mencerminkan apresiasi Yen di tengah ketidakpastian kebijakan perdagangan AS dan ekspektasi suku bunga global.
Trump menegaskan bahwa pengecualian tarif tersebut hanya bersifat sementara dan menyatakan akan mengumumkan tarif atas semikonduktor dalam waktu dekat, dengan ancaman tambahan terhadap produk farmasi serta tetap mempertahankan tarif 145% untuk barang-barang asal Tiongkok. Arah kebijakan yang tidak menentu ini memicu kekhawatiran pasar akan dampak ekonomi yang lebih dalam, dan pada akhirnya mendukung permintaan terhadap aset safe haven, termasuk Yen Jepang.
Dari sisi Jepang, ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter oleh Bank of Japan (BoJ) sedikit melunak menyusul meningkatnya ketidakpastian eksternal. Namun, tekanan inflasi domestik serta pertumbuhan upah yang stabil membuat pasar tetap menilai peluang kenaikan suku bunga BoJ tetap terbuka dalam jangka menengah.
Sebaliknya, dari Amerika Serikat, pasar semakin memperhitungkan kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, seiring meningkatnya risiko perlambatan ekonomi akibat kebijakan tarif. Fokus kini tertuju pada pidato Ketua Fed Jerome Powell yang dijadwalkan pada hari Rabu, di mana pasar akan mencermati setiap petunjuk baru terkait arah kebijakan moneter AS ke depan.
Dari sisi geopolitik, prospek perundingan perdagangan AS–Jepang menjadi faktor pendukung sentimen terhadap JPY. Pernyataan Presiden Trump dan Menteri Keuangan Scott Bessent bahwa Jepang menjadi prioritas dalam dialog tarif, memicu harapan akan tercapainya kesepakatan yang saling menguntungkan, sehingga menambah daya tarik terhadap Yen.
Harga pada pasangan mata uang USDJPY naik. Support terdekatnya di area 142.85 dan resistance terdekatnya di zona 143.47. Support lanjutan di zona 142.60 dan dilanjutkan ke zona 1.41.98 Resistance lanjutan di zona 143.84 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 144.46.
EURUSD – Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.1349. Penurunan ini seiring dengan meningkatnya kehati-hatian pasar terhadap kebijakan tarif AS dan Tiongkok yang terus berubah-ubah membebani minat risiko, di mana perubahan arah kebijakan secara mendadak dari Gedung Putih meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar. Meskipun Dolar AS secara luas melemah akibat sinyal pelonggaran dari pemerintahan Trump terkait rencana tarif baru, permintaan terhadap euro tetap terbatas karena sentimen risiko global belum membaik. Dari sisi data, pelaku pasar hari ini menantikan rilis data Penjualan Ritel AS yang akan pada Rabu (16/4), serta keputusan suku bunga ECB pada Kamis (17/4). Pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, di tengah meningkatnya risiko perlambatan ekonomi akibat ketidakpastian global yang dipicu kebijakan dagang AS. Jika ECB memberikan sinyal dovish yang lebih kuat atau memangkas suku bunga seperti yang diprediksi, tekanan pada EUR bisa berlanjut. Di sisi lain, pelemahan lanjutan dolar AS dapat memberikan dukungan jangka pendek bagi pasangan ini, tergantung pada bagaimana nada pidato pasca-keputusan ECB dan data ekonomi AS berkembang sepanjang minggu. Support terdekatnya di area 1.1320 dan resistance terdekatnya di zona 1.1365.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.3188. Penurunan terjaid setelah sebelumnya mencatat penguatan terhadap dolar AS. Namun, prospek jangka pendek poundsterling masih dibayangi oleh sejumlah rilis data ekonomi Inggris yang berpotensi menggerakkan pasar secara signifikan pekan ini. Fokus utama pasar hari ini tertuju pada laporan ketenagakerjaan Inggris yang akan dirilis di awal sesi London. Konsensus memperkirakan tingkat pengangguran ILO untuk tiga bulan yang berakhir pada Februari tetap stabil di 4,4%, sementara klaim pengangguran (Claimant Count Change) diproyeksikan turun ke 30.300 pada Maret dari 44.200 di bulan sebelumnya. Selain itu, perhatian pasar juga akan tertuju pada data inflasi CPI Inggris yang dijadwalkan rilis Rabu (16/4). Inflasi utama diperkirakan melambat menjadi 2,7% YoY dari sebelumnya 2,8% YoY, sementara inflasi inti diperkirakan tetap tinggi di 3,5% YoY. Jika inflasi menunjukkan tanda-tanda bertahan di level tinggi, hal ini dapat memperkuat ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan mempertahankan sikap hawkish lebih lama. Dari sisi eksternal, ketidakpastian global terkait arah kebijakan tarif AS yang terus berubah juga turut mempengaruhi sentimen pasar secara luas. Meskipun pelemahan dolar AS memberi ruang bagi penguatan GBP, prospek ekonomi domestik Inggris dan arah kebijakan BoE akan tetap menjadi pendorong utama bagi pasangan ini. Support terdekatnya di area 1.3174 dan resistance terdekatnya di zona 1.3208.
AUDUSD – Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6325. Penguatan terjadi di tengah meningkatnya kecemasan pasar terhadap potensi eskalasi perang dagang global. Pengumuman tarif baru antara 10% hingga 50%, dengan sorotan pada kenaikan hingga 145% untuk sejumlah barang asal Tiongkok, telah memicu gelombang kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan global, tekanan inflasi yang meningkat, serta gangguan pada rantai pasok global.
Australia, sebagai negara dengan keterkaitan ekonomi yang erat dengan Tiongkok dan bergantung pada ekspor komoditas. Respon Tiongkok berupa tarif balasan terhadap AS pekan lalu juga ikut membebani sentimen terhadap dolar Australia, memperkuat tekanan jual pada AUD. Dari sisi domestik, Reserve Bank of Australia (RBA) pada pertemuan terbaru mempertahankan Official Cash Rate (OCR) di 4,10%, sejalan dengan ekspektasi pasar. Namun, komentar Gubernur Michele Bullock yang menegaskan bahwa inflasi domestik masih belum sepenuhnya terkendali, memberikan sentimen hawkish moderat. Hal ini menyebabkan probabilitas pemangkasan suku bunga RBA pada pertemuan Minggu (20/4) menurun dari 80% menjadi 70%. Para pelaku pasar kini menantikan risalah rapat RBA yang dijadwalkan rilis hari ini untuk menangkap nuansa sikap kebijakan moneter yang lebih rinci. Di sisi lain, Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga pada kisaran 4,25%–4,50% pada pertemuan Maret, dengan Chair Jerome Powell menekankan pendekatan “wait and see” terhadap perkembangan terbaru di sektor perdagangan. Support terdekatnya di area 0.6328 dan resistance terdekatnya di zona 0.6364.
NZDUSD – Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5875. Penguatan didorong oleh kombinasi melemahnya Dolar AS dan sentimen positif dari data perdagangan Tiongkok. Penguatan Dolar Selandia Baru (NZD) sebagian besar dikaitkan dengan meredanya kekhawatiran pasar terhadap eskalasi tajam perang dagang antara AS dan Tiongkok. Dalam pernyataan terbarunya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa tarif terhadap barang-barang teknologi Tiongkok, seperti semikonduktor dan elektronik, akan dikenakan tarif lebih ringan sebesar 20%, bukan 145% seperti yang sebelumnya dirumorkan. Lebih lanjut, data neraca dagang Tiongkok untuk bulan Maret mencatat surplus yang jauh lebih tinggi dari perkiraan, dengan ekspor melonjak 13,5% YoY. Surplus perdagangan mencapai CNY 736,72 miliar, naik tajam dari bulan sebelumnya. Angka ini memperkuat optimisme terhadap stabilitas ekonomi Tiongkok, yang pada gilirannya mendukung prospek ekonomi Selandia Baru, mengingat eratnya keterkaitan perdagangan antara kedua negara. Tekanan terhadap Greenback muncul di tengah sinyal dovish dari Federal Reserve dan data inflasi yang mulai melambat. Indeks Harga Produsen (IHP) AS untuk Maret tercatat naik 2,7% YoY, melambat dari 3,2% pada Februari, sementara inflasi inti turun ke 3,3%. Dalam wawancara akhir pekan lalu, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari menyebut dampak perang dagang sebagai salah satu pukulan paling serius terhadap kepercayaan pasar sejak pandemi COVID-19. Ia menekankan bahwa ketidakpastian terhadap arah kebijakan tarif dan respons global masih menjadi faktor utama yang membebani prospek pertumbuhan AS dan menurunkan ekspektasi suku bunga jangka menengah. Support terdekatnya di area 0.5882 dan resistance terdekatnya di zona 0.5947.
USDCHF – Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.8136. namun potensi penguatan Dolar AS terhadap Franc Swiss masih dibatasi oleh meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok kembali meningkat, mendorong investor untuk mengalihkan portofolio ke aset defensif, termasuk Franc. Dari sisi data, pelaku pasar mencerna rilis Indeks Harga Produsen dan Impor (PPI) Swiss bulan Maret yang turun menjadi 0,1% MoM, lebih lemah dari konsensus dan turun dari angka sebelumnya di 0,3% MoM. Di sisi lain, data ekonomi AS baru-baru ini memberikan sinyal beragam. Indeks Harga Produsen AS (PPI) tercatat naik 2,7% YoY di bulan Maret, melambat dari 3,2% di bulan sebelumnya, sementara inflasi inti melambat menjadi 3,3%. Di tengah data inflasi yang menurun, Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan justru melemah tajam ke level 50,8, dan ekspektasi inflasi satu tahun meningkat tajam ke 6,7%, mencerminkan kekhawatiran yang terus menguat di tingkat rumah tangga. Pasar tenaga kerja juga menunjukkan sinyal campuran. Initial Jobless Claims naik ke 223.000, sementara Continuing Claims turun ke 1,85 juta. Kombinasi ini memperkuat ketidakpastian terhadap outlook ekonomi AS. Sentimen pasar semakin dibayangi oleh pernyataan pejabat Federal Reserve, termasuk Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, yang menyebut bahwa eskalasi perang dagang saat ini adalah pukulan paling signifikan terhadap kepercayaan bisnis sejak pandemi COVID-19. Ia menambahkan bahwa dampak ekonomi sangat bergantung pada kecepatan penyelesaian konflik. Support terdekatnya di area 0.8139 dan resistance terdekatnya di zona 0.8188.
USDCAD – Mata uang Loonie naik ke zona 1.3868. Pasangan mata uang ini menguat mencerminkan penguatan Dolar Kanada (CAD) yang didukung oleh meningkatnya selera risiko global dan prospek kebijakan moneter yang mulai bergeser. Dolar AS berusaha mempertahankan kestabilannya, namun tekanan tetap terasa seiring dengan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi stagflasi. Dari sisi kebijakan moneter, pernyataan Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic menegaskan bahwa bank sentral AS masih jauh dari target inflasi 2%, menurunkan ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Sinyal ini turut diperkuat oleh perubahan pandangan dari Deutsche Bank, yang kini memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed baru akan terjadi pada Desember 2025, dengan dua penurunan lanjutan pada kuartal pertama 2026. Suku bunga terminal diproyeksikan berada pada kisaran 3,5%–3,75%. Sementara itu, Pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai pengecualian tarif atas produk teknologi tertentu, termasuk smartphone dan laptop, memberi ruang bagi optimisme bahwa eskalasi konflik dagang AS–Tiongkok mungkin tidak akan seburuk yang dikhawatirkan. Di sisi domestik, imbal hasil obligasi pemerintah Kanada tenor 10 tahun menurun ke level 3,12% setelah sempat menyentuh puncak 3,27% pada 11 April. Hari ini, fokus pasar akan tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen Inti (Core CPI) Bank of Canada untuk bulan Maret, yang akan menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan suku bunga BoC ke depan. Support terdekatnya di area 1.3844 dan resistance terdekatnya di zona 1.3891.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:00am | USD | FOMC Member Waller Speaks | - | - | - |
5:00am | USD | FOMC Member Harker Speaks | - | - | - |
5:45am | NZD | FPI m/m | 0.5% | - | -0.5% |
6:01am | GBP | BRC Retail Sales Monitor y/y | 0.9% | 0.7% | 0.9% |
6:40am | USD | FOMC Member Bostic Speaks | - | - | - |
8:30am | AUD | Monetary Policy Meeting Minutes | - | - | - |
1:00pm | EUR | German WPI m/m | - | 0.2% | 0.6% |
1:00pm | GBP | Claimant Count Change | - | 30.3K | 44.2K |
1:00pm | GBP | Average Earnings Index 3m/y | - | 5.7% | 5.8% |
1:00pm | GBP | Unemployment Rate | - | 4.4% | 4.4% |
1:45pm | EUR | French Final CPI m/m | - | 0.2% | 0.2% |
4:00pm | EUR | German ZEW Economic Sentiment | - | 10.6 | 51.6 |
4:00pm | EUR | Industrial Production m/m | - | 0.1% | 0.8% |
4:00pm | EUR | ZEW Economic Sentiment | - | 13.2 | 39.8 |
Tentative | GBP | 10-y Bond Auction | - | - | 4.68|2.9 |
7:15pm | CAD | Housing Starts | - | 239K | 229K |
7:30pm | CAD | CPI m/m | - | 0.7% | 1.1% |
7:30pm | CAD | Median CPI y/y | - | 2.9% | 2.9% |
7:30pm | CAD | Trimmed CPI y/y | - | 3.0% | 2.9% |
7:30pm | CAD | Common CPI y/y | - | 2.5% | 2.5% |
7:30pm | CAD | Core CPI m/m | - | - | 0.7% |
7:30pm | CAD | Manufacturing Sales m/m | - | -0.3% | 1.7% |
7:30pm | USD | Empire State Manufacturing Index | - | -12.8 | -20 |
7:30pm | USD | Import Prices m/m | - | 0.1% | 0.4% |
8:30pm | GBP | CB Leading Index m/m | - | - | -0.3% |
Tentative | NZD | GDT Price Index | - | - | 1.1% |