Home
>
News
>
Publication
>
Trump Targetkan Sektor Semikonduktor, Harga Minyak Turut Tertekan
Trump Targetkan Sektor Semikonduktor, Harga Minyak Turut Tertekan
Monday, 14 April 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.13210

0.58%

GBPUSD

1.30850

0.32%

AUDUSD

0.63020

0.17%

NZDUSD

0.58440

0.26%

USDJPY

143.880

-0.88%

USDCHF

0.81920

-0.72%

USDCAD

1.38850

-0.24%

GOLDUD

3,221.800

0.34%

COFU

61.70

-0.53%

USD/IDR

16,789

0.07%

Fokus Crude Oil:

  • Trump akan umumkan tarif impor semikonduktor minggu depan, dan chip dari China akan menghadapi penyelidikan keamanan nasional.
  • Pembicaraan di Oman pada hari Sabtu berlangsung positif dan konstruktif, Iran dan AS sepakat lanjutkan pembahasan minggu depan.

***********************************************************

Senin, 14 April 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari potensi eskalasi lebih lanjut perang tarif AS dengan China, setelah Trump mengumumkan akan menargetkan sektor semikonduktor dalam tarif terbarunya. Selain itu, sentimen dari sinyal positif perundingan nuklir Iran juga turut membatasi pergerakan harga minyak.

Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu mengatakan bahwa ia akan mengumumkan tarif impor semikonduktor minggu depan, dan akan melakukan penyelidikan keamanan nasional terhadap chip dari China. Trump memberikan pengecualian dari tarif tersebut terhadap produk teknologi yang bergantung pada semikonduktor impor dari China, namun pengecualian itu hanya untuk jangka pendek. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick pada hari Minggu mengatakan bahwa produk teknologi penting dari China akan menghadapi bea baru yang terpisah bersama dengan semikonduktor dalam dua bulan ke depan.

Turut membebani harga, pembicaraan terkait program nuklir Teheran yang dimediasi oleh Oman berlangsung dalam suasana yang produktif, tenang, dan positif, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi pada hari Sabtu. Iran dan AS sepakat akan mengadakan pertemuan kembali minggu depan, dan kedua pihak menginginkan kesepakatan dapat tercapai dalam jangka pendek, tambah Araqchi.

Sementara itu, Rusia melancarkan serangan dua rudal balistik yang menghantam pusat kota Sumy di Ukraina utara pada hari Minggu, yang menandai serangan paling mematikan terhadap Ukraina tahun ini, kata pejabat Ukraina. Serangan tersebut menyusul pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Sabtu yang mengatakan bahwa Ukraina telah melakukan lima serangan terhadap infrastruktur energi Rusia selama sehari terakhir. Berita tersebut meredupkan harapan gencatan senjata dan sekaligus memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi lebih lanjut konflik di wilayah Eropa timur.

Dukungan lainnya datang dari laporan terbaru yang dirilis oleh perusahaan jasa energi Baker Hughes untuk pekan yang berakhir 11 April, yang menunjukkan jumlah rig minyak turun sebesar 9 rig menjadi 480 rig. Penurunan tersebut merupakan penurunan untuk minggu ketiga berturut-turut dan sekaligus menandai penurunan mingguan terbesar sejak Juni 2023.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $64 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $59 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

22:00

USA - Consumer Inflation Expectations

 

3.3%

3.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788