Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Jumat, 22 Agustus 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak bergerak meredup seiring menguatnya sinyal harapan akan segera tercapainya kesepakatan damai yang mengakhiri perang antara Rusia - Ukraina, serta perang di Gaza. Meski demikian, sanksi terbaru AS terhadap Iran membatasi laju penurunan harga lebih lanjut.
Jumat, 22 Agustus 2025 - Pasangan mata uang Euro dibuka di 1.1616 dan melemah sebesar -0.12%. EURUSD mengalami tekanan jual setelah dolar AS mendapatkan dorongan signifikan dari rilis data makroekonomi yang solid. Data PMI manufaktur Amerika Serikat melonjak ke level 53,3 pada Agustus, jauh melampaui perkiraan 49,5 dan juga lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya di 49,8. Sementara itu, sektor jasa juga tetap kuat dengan PMI di 55,4, hanya turun tipis dari 55,7 pada Juli, tetapi tetap lebih baik dari ekspektasi pasar di 54,2. Laju ekspansi ini menandakan bahwa perekonomian AS masih tangguh meskipun ada tanda-tanda perlambatan di pasar tenaga kerja. Kondisi ini memperkuat narasi bahwa The Fed tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga, sehingga mendorong penguatan dolar AS yang menekan pasangan EURUSD lebih dalam ke area 1.16.
Kamis, 21 Agustus 2025 – Harga emas naik ke level $3.351 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, terdorong pelemahan dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian politik di Washington. Indeks Dolar (DXY) melemah 0,05% ke 98,21, setelah Presiden AS Donald Trump kembali menekan The Fed dengan menyerukan pengunduran diri Gubernur Lisa Cook terkait tuduhan penipuan hipotek. Kontroversi politik ini menambah tekanan pada greenback, sekaligus memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.
Kamis, 21 Agustus 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat pasca rilisnya laporan stok EIA. Selain itu sinyal kembali memanasnya ketegangan geopolitik di Gaza dan meredupnya harapan akan segera tercapainya kesepakatan damai Ukraina juga turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Kamis, 21 Agustus 2025 - Poundsterling dibuka di 1.3456 dan turun -0.07%. Pelemahan kinerja mata uang GBPUSD pada perdagangan terakhir lebih banyak dipicu oleh respons pasar terhadap data inflasi Inggris yang lebih tinggi dari perkiraan. CPI Inggris tercatat naik ke level 3,8% YoY, di atas ekspektasi 3,7% dan lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya. Secara teori, data ini seharusnya menopang Pound karena memberi alasan bagi Bank of England (BoE) untuk menunda pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Namun, pasar justru menilai detail inflasi masih bersifat sementara dan dipengaruhi faktor volatil seperti lonjakan harga tiket pesawat dan biaya akomodasi. Dengan demikian, investor menilai tekanan inflasi inti tidak cukup kuat untuk mengubah arah kebijakan BoE secara signifikan, sehingga Pound tetap tertekan
Rabu, 20 Agustus 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi bearish dibebani oleh sentimen dari peningkatan tekanan AS terhadap Rusia untuk segera mengakhiri perang Ukraina, dan potensi tambahan pasokan dari Irak. Meski demikian, tren bearish harga dibatasi oleh gangguan operasi di kilang BP dan rilisnya laporan stok API.
Rabu, 20 Agustus 2025 – Kiwi dibuka di 0.5892 dan melemah -0.76%. Kinerja mata uang NZDUSD kembali melemah untuk sesi ketiga berturut-turut setelah keputusan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,0%. Pemangkasan tersebut memang sudah sesuai dengan ekspektasi pasar, namun nada kebijakan yang sangat dovish dari bank sentral mempertegas tren pelemahan NZD. Dalam pernyataannya, RBNZ menyoroti pelemahan pertumbuhan ekonomi domestik, meningkatnya kapasitas menganggur, serta tekanan harga yang melambat sebagai alasan untuk melanjutkan siklus pelonggaran hingga beberapa tahun ke depan. Proyeksi inflasi yang diperkirakan baru kembali ke target pada pertengahan 2026 menegaskan bahwa kebijakan suku bunga rendah kemungkinan akan dipertahankan lebih lama, sehingga mempersempit peluang rebound NZDUSD dalam jangka dekat. Investor melihat hal ini sebagai sinyal bahwa Kiwi akan tetap berada dalam tekanan jual karena prospek imbal hasil aset berbasis NZD menjadi kurang menarik dibandingkan mata uang mayor lainnya.
Rabu, 20 Agustus 2025 – Harga emas turun ke level $3.316 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, melanjutkan tren koreksi akibat penguatan dolar AS. Indeks Dolar (DXY) tercatat naik tipis 0,10% ke level 98,27, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor non-dolar. Kondisi ini juga diperburuk oleh sikap wait and see investor menjelang simposium tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming yang akan digelar akhir pekan ini.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788