| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1757 | 0.10% |
GBPUSD | 1.3592 | 0.10% |
AUDUSD | 0.6665 | 0.17% |
NZDUSD | 0.5959 | 0.22% |
USDJPY | 147.54 | -0.19% |
USDCHF | 0.7948 | -0.13% |
USDCAD | 1.3783 | -0.09% |
GOLDUD | 3680.13 | 0.25% |
USD/IDR | 16387 | 0.00% |
Fokus AUDUSD:
Selasa, 16 September 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6665 dengan penguatan 0.17%. AUDUSD melanjutkan tren penguatannya di awal pekan ini seiring dolar AS berada dalam tekanan jelang rapat kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan Rabu mendatang. Pasar hampir sepenuhnya mengantisipasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, sementara sebagian analis bahkan menilai peluang pelonggaran tambahan pada Oktober dan Desember tetap terbuka lebar, sejalan dengan proyeksi lembaga keuangan besar seperti Morgan Stanley dan Deutsche Bank. Faktor yang mempertegas ekspektasi tersebut adalah kondisi pasar tenaga kerja AS yang semakin rapuh, terlihat dari kenaikan klaim pengangguran mingguan ke level tertinggi sejak Oktober 2021 serta laporan Nonfarm Payrolls yang lebih lemah dari perkiraan. Meski inflasi konsumen terakhir masih lebih panas dari ekspektasi, pasar menilai The Fed akan memprioritaskan stabilitas pertumbuhan ketimbang inflasi, sehingga memberi tekanan berkelanjutan terhadap dolar AS dan mendukung reli AUDUSD yang saat ini bergerak di kisaran 0,6670, level tertinggi dalam sepuluh bulan terakhir.
Dari sisi domestik, fundamental Australia turut memberikan pijakan yang solid bagi dolar Australia untuk bertahan menguat. Reserve Bank of Australia (RBA) dalam pernyataannya menegaskan bahwa inflasi kini mendekati target dan prospek pertumbuhan relatif seimbang, sehingga peluang untuk pemangkasan suku bunga lanjutan semakin berkurang. Hal ini diperkuat dengan kinerja ekonomi yang tetap kokoh, antara lain surplus neraca perdagangan Juli yang besar, PDB kuartal II yang masih menunjukkan ekspansi, serta inflasi Juli yang lebih tinggi dari ekspektasi. Selain itu, ekspektasi inflasi konsumen pada September juga meningkat, menunjukkan permintaan domestik yang tetap tangguh meskipun kebijakan moneter ketat telah berlangsung cukup lama. Dengan pasar swap kini menghargai 86% peluang bahwa RBA akan menahan suku bunga di level saat ini, AUD mendapatkan dukungan tambahan. Fokus berikutnya akan tertuju pada data ketenagakerjaan Australia yang dijadwalkan rilis Kamis ini. Jika angka pengangguran tetap stabil dan penyerapan tenaga kerja masih positif, maka pandangan bahwa RBA tidak perlu buru-buru memangkas suku bunga akan semakin kuat, menopang sentimen bullish bagi AUDUSD.
Dari faktor eksternal lain, hubungan dagang AS–Tiongkok kembali menjadi sorotan. Kesepakatan yang dicapai terkait pengalihan kepemilikan TikTok ke pihak AS dan pernyataan Presiden Trump mengenai hasil pertemuan dagang yang “sangat baik” menambah sentimen positif di pasar, terutama bagi mata uang sensitif risiko seperti AUD. Meski demikian, data ekonomi Tiongkok terbaru menunjukkan tanda-tanda perlambatan, dengan produksi industri dan penjualan ritel Agustus lebih lemah dari perkiraan pasar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran atas prospek permintaan komoditas dari Australia, mengingat Tiongkok adalah mitra dagang terbesar bagi Negeri Kanguru. Kendati demikian, pemerintah Tiongkok menegaskan bahwa perekonomian masih stabil dan kebijakan untuk memperluas permintaan domestik akan terus dijalankan, yang berpotensi memberikan dukungan tidak langsung pada ekspor Australia di masa mendatang. Dengan kombinasi faktor dovish dari The Fed, ketahanan fundamental ekonomi domestik Australia, serta prospek stabilitas hubungan dagang internasional, AUD/USD memiliki pijakan fundamental yang cukup kuat untuk mempertahankan tren penguatannya dalam jangka pendek hingga menengah.
Harga pada pasangan mata uang AUDUSD naik. Support terdekat berada di 0.6640, sedangkan resistance berada di 0.6690. Support lanjutan di zona 0.6615 dan dilanjutkan ke zona 0.6580. Resistance lanjutan di zona 0.6720 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6750.
EURUSD – Euro dibuka di 1.1757 dengan kenaikan 0.10%. Pasangan EURUSD mencatat penguatan konsisten seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memulai siklus pemangkasan suku bunga. Data ekonomi AS terbaru, seperti penurunan tajam indeks manufaktur New York dan potensi pelemahan penjualan ritel serta produksi industri, menambah tekanan terhadap Dolar AS. Situasi ini membuat pasar semakin yakin terhadap penurunan suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan FOMC minggu ini, bahkan dengan peluang kecil pemangkasan lebih agresif. Pelemahan Dolar kian memperkuat Euro, meski bayangan downgrade kredit Prancis sempat menghantui pasar. Dari sisi Eropa, komentar hawkish pejabat ECB seperti Isabel Schnabel yang menyatakan suku bunga berada di level tepat dan risiko inflasi masih dominan, menjadi katalis positif bagi Euro. Sementara itu, ECB memilih sikap “data dependent” dan menahan diri dari penurunan lanjutan. Dengan fokus pada pidato Presiden Christine Lagarde dan data inflasi kawasan Eropa, pelaku pasar menilai EURUSD berpeluang tetap terangkat, apalagi jika Fed memberi sinyal pelonggaran kebijakan yang lebih dalam hingga akhir tahun. Support terdekat berada di 1.1730, sementara resistance berada di 1.1780.
GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3592 dan menguat 0.10%. Pound Sterling menguat seiring meningkatnya harapan bahwa selisih suku bunga AS–Inggris akan menyempit setelah The Fed memangkas suku bunga, sementara Bank of England diproyeksikan menahan suku bunga tetap. Ekspektasi ini membuat GBPUSD sempat menembus level tertinggi sejak Juli, didorong pelemahan broad-based Dolar AS. Faktor fundamental seperti inflasi Inggris yang masih mendekati 4% turut mengurangi kemungkinan BoE mengambil langkah longgar dalam waktu dekat, sehingga memperkuat posisi Pound. Di sisi lain, investor menanti keputusan The Fed terkait jalur pemangkasan suku bunga hingga akhir tahun. Jika Powell memberikan panduan dovish dalam proyeksi ekonomi dan dot plot, maka Dolar AS berisiko tertekan lebih lanjut, memberi ruang penguatan tambahan pada Sterling. Data ekonomi Inggris seperti CPI dan ketenagakerjaan pekan ini juga berpotensi menambah sentimen positif bagi GBPUSD, terutama bila menunjukkan inflasi yang masih tinggi, menegaskan BoE tetap mempertahankan sikap hati-hati. Support terdekat berada di 1.3560, dan resistance berada di 1.3620.
NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5959 dan naik 0.22%. Dolar New Zealand juga mengalami penguatan moderat, didorong ekspektasi kuat bahwa The Fed akan segera memangkas suku bunga. Pelemahan Dolar AS tercermin dari turunnya Indeks DXY, sementara investor menanti kepastian arah kebijakan moneter melalui SEP dan dot plot. Pasar memperkirakan setidaknya tiga kali pemangkasan suku bunga hingga akhir tahun, sehingga mendorong minat beli terhadap NZD meski prospek domestik masih menghadapi tantangan. Namun, fundamental Selandia Baru sendiri memberi sinyal beragam. Data PDB kuartal II diperkirakan mengalami kontraksi, menambah tekanan pada outlook pertumbuhan. Selain itu, RBNZ diproyeksikan kembali memangkas suku bunga acuan setelah sebelumnya sudah menurunkan OCR sebesar 125 bps tahun ini. Dengan latar belakang tersebut, penguatan NZDUSD lebih banyak ditopang faktor eksternal berupa pelemahan Dolar AS, sementara faktor domestik masih cenderung menjadi risiko downside bagi keberlanjutan reli Kiwi. Support terdekat berada di 0.5930, sementara resistance berada di 0.5985.
USDJPY – Yen Jepang dibuka di 147.54 dengan pelemahan dolar -0.19%. USDJPY melemah seiring tekanan terhadap dolar AS yang semakin nyata menjelang keputusan The Fed dan BoJ pekan ini. Ekspektasi bahwa The Fed akan memulai siklus pemangkasan suku bunga memperlemah indeks DXY ke level terendah sejak Juli, menambah tekanan pada USD. Di sisi lain, Yen mendapat dukungan dari meningkatnya keyakinan bahwa BoJ tetap berkomitmen pada jalur normalisasi kebijakan. Kondisi ini menciptakan divergensi fundamental yang jelas antara Fed yang cenderung dovish dan BoJ yang relatif hawkish, sehingga arah USDJPY masih cenderung menurun. Selain itu, faktor politik Jepang juga berpengaruh. Meski pengunduran diri PM Ishiba sempat menimbulkan ketidakpastian, prospek kenaikan suku bunga BoJ masih terbuka berkat inflasi di atas target dan pasar tenaga kerja yang solid. Dengan pasar kini memproyeksikan hingga dua kenaikan suku bunga BoJ hingga pertengahan 2026, investor tampak lebih berhati-hati menambah posisi short JPY. Namun, kombinasi dolar AS yang melemah akibat risiko resesi AS dan arah kebijakan BoJ yang berpotensi lebih ketat memberi katalis kuat bagi pelemahan USDJPY dalam jangka pendek. Support terdekat berada di 147.20, dan resistance berada di 147.90.
USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.7948 dan melemah -0.13%. USDCHF melemah tipis seiring tekanan terhadap dolar AS yang meluas menjelang pertemuan FOMC. Klaim pengangguran AS yang meningkat ke level tertinggi empat tahun, ditambah ekspektasi penurunan suku bunga di setiap pertemuan Fed yang tersisa tahun ini, menekan permintaan terhadap USD. Investor kini juga menantikan data penjualan ritel AS yang diperkirakan moderat, yang bila hasilnya lebih lemah dapat memperkuat pandangan dovish Fed dan semakin menekan USD. Kondisi ini menempatkan USDCHF pada bias bearish dengan potensi penurunan lebih lanjut. Di sisi Swiss, CHF mendapat dukungan tambahan dari ekspektasi inflasi produsen yang mulai pulih, setelah tiga bulan deflasi berturut-turut. Meski SNB masih khawatir soal risiko inflasi rendah, perbaikan data harga produsen dapat memberi alasan untuk tidak segera melakukan pelonggaran lebih lanjut. Sementara itu, komentar dovish SNB sebelumnya memang sempat menekan Franc, namun dengan USD dalam tekanan kuat, efeknya relatif terbatas. Dengan demikian, fundamental saat ini memperkuat peluang USDCHF bergerak melemah, terutama jika Fed memberikan sinyal lebih dovish dari perkiraan pasar. Support terdekat berada di 0.7920, sedangkan resistance berada di 0.7975.
USDCAD – Dolar Kanada dibuka di 1.3783 dengan penurunan -0.09%. USDCAD juga tertekan setelah dolar AS kehilangan momentum karena ekspektasi pemangkasan suku bunga agresif oleh The Fed. Data AS terbaru menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja dan penurunan kepercayaan konsumen, sehingga memperkuat asumsi tiga kali penurunan suku bunga hingga akhir 2025. Sementara itu, CAD mendapatkan dukungan dari data domestik yang relatif lebih baik, seperti lonjakan Manufacturing Sales 2,5% MoM pada Juli, meski dampak data ini lebih terbatas. Kombinasi pelemahan USD dan sentimen positif terhadap CAD mendorong USDCAD melemah ke bawah 1.3800. Namun, outlook CAD masih penuh tantangan karena ekonomi Kanada juga menghadapi tekanan. Tingkat pengangguran naik ke 7,1% dan pasar mengantisipasi BoC akan memangkas suku bunga pada pertemuan 17 September. Meskipun demikian, perbedaan antara arah The Fed yang cenderung lebih agresif dalam easing dibandingkan BoC memberikan sedikit ruang bagi CAD untuk bertahan. Dengan fokus pasar pada rilis CPI Kanada dan keputusan BoC, USDCAD tetap berpotensi melanjutkan tren pelemahan jika data Kanada tidak seburuk ekspektasi dan BoC memilih sikap lebih hati-hati dibandingkan The Fed. Support terdekat berada di 1.3750, dan resistance berada di 1.3810.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
1:30am | EUR | ECB President Lagarde Speaks | - | - | - |
5:45am | NZD | FPI m/m | 0.3% | - | 0.7% |
6:50am | AUD | RBA Assist Gov Hunter Speaks | - | - | - |
11:30am | JPY | Tertiary Industry Activity m/m | - | 0.1% | 0.5% |
12:45pm | AUD | RBA Deputy Gov Hauser Speaks | - | - | - |
1:00pm | GBP | Average Earnings Index 3m/y | - | 4.7% | 4.6% |
1:00pm | GBP | Claimant Count Change | - | 15.3K | -6.2K |
1:00pm | GBP | Unemployment Rate | - | 4.7% | 4.7% |
Tentative | CNY | Foreign Direct Investment ytd/y | - | - | -13.4% |
4:00pm | EUR | German ZEW Economic Sentiment | - | 25.3 | 34.7 |
4:00pm | EUR | Industrial Production m/m | - | 0.4% | -1.3% |
4:00pm | EUR | ZEW Economic Sentiment | - | 20.3 | 25.1 |
7:15pm | CAD | Housing Starts | - | 278K | 294K |
7:30pm | CAD | CPI m/m | - | 0.0% | 0.3% |
7:30pm | CAD | Median CPI y/y | - | 3.1% | 3.1% |
7:30pm | CAD | Trimmed CPI y/y | - | 3.0% | 3.0% |
7:30pm | CAD | Common CPI y/y | - | 2.5% | 2.6% |
7:30pm | CAD | Core CPI m/m | - | - | 0.1% |
7:30pm | USD | Core Retail Sales m/m | - | 0.4% | 0.3% |
7:30pm | USD | Retail Sales m/m | - | 0.2% | 0.5% |
7:30pm | USD | Import Prices m/m | - | -0.2% | 0.4% |
8:15pm | USD | Capacity Utilization Rate | - | 77.4% | 77.5% |
8:15pm | USD | Industrial Production m/m | - | -0.1% | -0.1% |
9:00pm | USD | Business Inventories m/m | - | 0.2% | 0.2% |
9:00pm | USD | NAHB Housing Market Index | - | 33 | 32 |
9:30pm | AUD | CB Leading Index m/m | - | - | 0.5% |
Tentative | NZD | GDT Price Index | - | - | -4.3% |