Home
>
News
>
Publication
>
Emas Terkoreksi, Profit Taking Mengiringi Keputusan The Fed Turunkan Suku Bunga
Emas Terkoreksi, Profit Taking Mengiringi Keputusan The Fed Turunkan Suku Bunga
Thursday, 18 September 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1828

-0.18%

GBPUSD

1.3633

-0.17%

AUDUSD

0.6658

-0.38%

NZDUSD

0.5965

-0.91%

USDJPY

146.76

0.26%

USDCHF

0.7874

0.29%

USDCAD

1.3764

0.15%

GOLDUD

3659.62

-0.22%

USD/IDR

16426

0.00%

Fokus Emas:

  1. Pemangkasan suku bunga The Fed September 2025
  2. Aksi ambil untung & penguatan dolar AS

Kamis, 18 September 2025 – Harga emas melemah ke level $3.659 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, setelah sempat mencetak rekor baru di awal pekan. Pelemahan ini terjadi akibat aksi ambil untung (profit-taking) pasca-keputusan The Fed yang memangkas suku bunga sebesar 25 bps ke 4,00–4,25%. Meski kebijakan pelonggaran moneter biasanya mendukung harga emas, penguatan singkat dolar AS pasca-FOMC mendorong pasar untuk merealisasikan keuntungan. Indeks dolar (DXY) naik 0,25% ke 96,87 pada Rabu (17/9), mematahkan tren pelemahan dua hari sebelumnya, sehingga menekan harga emas.

Secara fundamental, koreksi emas kali dinilai ini bersifat jangka pendek. The Fed tidak hanya memangkas suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini, tetapi juga memberi sinyal dua kali pemangkasan tambahan menjelang akhir 2025. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa arah kebijakan tetap bergantung pada data “meeting by meeting”. Data makro AS mendatang, terutama klaim pengangguran, indeks manufaktur, serta inflasi PCE akan menjadi kunci bagi prospek lanjutan suku bunga dan arah emas. Di sisi lain, faktor geopolitik global, permintaan emas dari bank sentral, serta keterbatasan pasokan fisik di Asia, khususnya India, tetap menjaga bullish jangka menengah.

Dengan latar belakang ini, harga emas berpotensi bergerak fluktuatif dalam jangka pendek, dipengaruhi oleh sentimen dolar, data ekonomi AS, dan respons pasar atas proyeksi pemangkasan lanjutan The Fed. Emas tetap dipandang sebagai aset defensif utama di tengah ketidakpastian global, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.634 hingga $3.610, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.695 hingga $3.732. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.549, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.793.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

Federal Funds Rate

4.25%

4.25%

4.50%

1:00am

USD

FOMC Economic Projections

-

-

-

1:00am

USD

FOMC Statement

-

-

-

1:30am

USD

FOMC Press Conference

-

-

-

7:30pm

USD

Unemployment Claims

-

241K

263K

7:30pm

USD

Philly Fed Manufacturing Index

-

1.7

-0.3

9:00pm

USD

CB Leading Index m/m

-

-0.2%

-0.1%

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

80B

71B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788