Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Selasa, 28 Oktober 2025 - Harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari potensi OPEC+ untuk kembali menambah volume produksinya yang memicu kekhawatiran akan membuat surplus pasokan di pasar minyak global. Meski demikian, sinyal positif jelang pertemuan Trump dan Xi memberikan dukungan pada harga minyak.
Selasa, 28 Oktober 2025 – Yen Jepang dibuka di 152.87, melemah terhadap Dolar AS sebesar -0.40%. Pasangan mata uang ini mengalami pelemahan tipis pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar level 152,40 setelah sempat menyentuh puncak delapan bulan sebelumnya. Yen Jepang mendapat sedikit dukungan dari meningkatnya spekulasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan meninjau ulang kebijakan moneternya dalam waktu dekat, meski ekspektasi pasar masih kuat bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 0,5% pada pertemuan Kamis ini. Sentimen pasar cenderung berhati-hati menjelang dua peristiwa penting: keputusan suku bunga The Fed dan BoJ, yang keduanya berpotensi menentukan arah pergerakan mata uang utama dunia. Di sisi lain, melemahnya dolar AS dalam beberapa sesi terakhir menunjukkan pasar mulai mengantisipasi sikap lebih dovish dari Federal Reserve di tengah tanda-tanda moderasi inflasi dan ketidakpastian ekonomi akibat penutupan sebagian pemerintahan AS.
Senin, 27 Oktober 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini harga minyak minyak terpantau bergerak bearish dibebani oleh sentimen dari ancaman sanksi lebih lanjut AS terhadap Rusia guna mempercepat tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang Ukraina. Meski demikian, isyarat positif kemajuan pembicaraan AS dengan China, serta potensi kembali memanasnya situasi di Gaza menjadi katalis yang dapat mendorong harga kembali bullish.
Senin, 27 Oktober 2025 – Harga emas turun ke level $4.085 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, melanjutkan tren pelemahan dari akhir pekan lalu. Tekanan terhadap emas terjadi seiring meredanya ketegangan dagang AS–Tiongkok setelah kedua negara mencapai kesepakatan awal dalam perundingan dua hari di Malaysia yang mencakup isu ekspor, perdagangan pertanian, hingga pengiriman. Sentimen positif terhadap pasar global ini menekan permintaan terhadap aset lindung nilai, sementara aksi profit taking turut memperdalam koreksi harga setelah reli signifikan beberapa pekan terakhir.
Senin, 27 Oktober 2025 - Euro dibuka di 1.1634 dan menguat 0.11% karena dorongan dari sentimen positif kawasan Eropa yang muncul setelah data PMI manufaktur dan jasa zona euro menunjukkan perbaikan di bulan Oktober. Aktivitas bisnis di kawasan tersebut mengalami ekspansi lebih baik dari perkiraan, yang menandakan peningkatan permintaan dan kepercayaan terhadap prospek ekonomi Eropa. Selain itu, pernyataan dari anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa, José Luis Escrivá, yang menilai pengaturan suku bunga saat ini sudah sejalan dengan target inflasi, memperkuat pandangan bahwa bank sentral akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang stabil. Sikap hati-hati ECB ini memberi sinyal bahwa tekanan inflasi mulai terkendali, namun dukungan terhadap pemulihan ekonomi masih menjadi prioritas utama.
Jumat, 24 Oktober 2025 - Harga emas masih bergerak menguat pada perdagangan Jumat pagi, mempertahankan posisinya di atas level psikologis $4.100 setelah rebound tajam kemarin. Penguatan ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global serta ekspektasi bahwa data inflasi AS (CPI) yang akan dirilis malam ini menunjukkan pelambatan tekanan harga. Investor juga menilai pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump yang melunakkan retorika dagangnya terhadap Tiongkok, sehingga menurunkan tensi geopolitik dan mendukung stabilitas pasar komoditas.
Jumat, 24 Oktober 2025 – Yen Jepang dibuka di 152.55, melemah terhadap Dolar AS dengan kenaikan 0.22%. Pergerakan pasangan USDJPY pada Jumat menunjukkan tanda-tanda pelemahan setelah sempat menguat ke kisaran 152,70, tertinggi dalam dua minggu terakhir. Yen Jepang sempat melemah di awal sesi Asia karena pasar mencermati data inflasi domestik yang menunjukkan CPI nasional Jepang naik 2,9% (YoY) pada September, dari 2,7% bulan sebelumnya. Namun, kenaikan inflasi ini tidak cukup kuat untuk memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan oleh Bank of Japan (BoJ), mengingat pernyataan Menteri Keuangan Satsuki Katayama yang menekankan pentingnya keseimbangan antara stabilitas fiskal dan dialog pasar. Pemerintah Jepang juga dikabarkan tengah menyiapkan paket stimulus fiskal senilai ¥14 triliun untuk menjaga daya beli rumah tangga di tengah tekanan harga yang persisten.
Jumat, 24 Oktober 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak lesu dibebani oleh sentimen dari isyarat OPEC untuk meningkatkan produksi, dan potensi penurunan tajam permintaan minyak Rusia. Meski demikian, sinyal eskalasi tensi antara Rusia dengan AS menjadi katalis yang membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788