| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1575 | -0.09% |
GBPUSD | 1.3149 | -0.10% |
AUDUSD | 0.6523 | -0.06% |
NZDUSD | 0.5654 | -0.12% |
USDJPY | 154.13 | 0.14% |
USDCHF | 0.8002 | -0.15% |
USDCAD | 1.4016 | -0.06% |
GOLDUD | 4,130.90 | 0.36% |
COFU | 61.05 | -0.28% |
USD/IDR | 16,693 | 0.00% |
Rabu, 12 November 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish seiring dengan masih berlanjutnya penutupan pemerintah federal menanti disahkannya RUU pendanaan. Selain itu, gangguan di sektor penerbangan AS yang masih terus berlanjut juga memberikan tekanan lebih lanjut pada harga minyak.
Para anggota DPR AS kembali ke Washington pada hari Selasa guna melakukan voting pada hari Rabu sore atas RUU untuk memulihkan pendanaan bagi lembaga-lembaga pemerintah hingga 30 Januari. Jika disetujui oleh DPR, maka RUU tersebut kemudian akan disahkan menjadi UU oleh Presiden Donald Trump. Perkembangan situasi terkait RUU tersebut menjadi fokus utama pelaku karena akan berdampak pada pembukaan kembali pemerintah federal AS.
Turut membebani harga, pembatalan penerbangan di AS masih terus berlanjut, yang memicu kekhawatiran bahwa meskipun pemerintah federal dibuka kembali pada akhir minggu, jadwal lalu lintas udara mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali normal. Hingga Selasa sore, lebih dari 1.200 penerbangan di AS telah dibatalkan, dan lebih dari 2.000 penerbangan telah ditunda, ungkap data pelacakan penerbangan FlightAware.
Sementara itu, sinyal meredanya tensi dagang antara AS - China semakin menguat yang sekaligus menjadi katalis positif bagi harga minyak. Negosiator perdagangan senior China, Li Chenggang mengatakan bahwa Tiongkok akan terus mendorong perluasan akses pasar, khususnya di sektor jasa, yang akan menghadirkan peluang investasi baru bagi perusahaan-perusahaan, termasuk perusahaan-perusahaan dari AS, kutip Kementerian Perdagangan pada hari Selasa.
Dukungan lainnya datang dari potensi meningkatnya ketegangan geopolitik di Lebanon pasca militer Israel pada hari Selasa menuduh kelompok Hizbullah berusaha membangun kembali kekuatan militernya di Lebanon selatan dan mencoba menyelundupkan senjata dari Suriah, kata Juru bicara militer Israel Nadav Shoshani. Menanggapi tuduhan tersebut, Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam mengatakan Israel telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menduduki lima posisi di puncak bukit di Lebanon selatan serta melancarkan serangan udara dan darat ke wilayah Lebanon.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $63 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $58 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
21:20 | USA - Fed Williams Speech |
|
|
|
22:00 | USA - Fed Paulson Speech |
|
|
|
22:20 | USA - Fed Waller Speech |
|
|
|