Home
>
News
>
Publication
>
Koreksi Bukan Hambatan: Industri Sawit Bersiap Menghadapi Kenaikan Baru
Koreksi Bukan Hambatan: Industri Sawit Bersiap Menghadapi Kenaikan Baru
Thursday, 13 November 2025

Kamis, 13 November 2025 - Sektor sawit nasional mencatat perkembangan yang patut diapresiasi, di tengah upaya bersama untuk memperkuat industri dan meningkatkan kesejahteraan petani.


 Ringkasan Harga

  • Harga rata-rata Crude Palm Oil (CPO) di Indonesia tercatat sekitar Rp 13.775 per kg pada periode yang dirilis oleh Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) untuk 12 November. infosawit.com
  • Di Provinsi Riau, harga CPO periode berlaku tercatat sekitar Rp 13.838,38 per kg, menurun dari level sebelumnya Rp 14.228,80 per kg. Penurunan ini tercatat dalam laporan harga TBS untuk 12-18 November. sawitsetara.co
  • Untuk Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Riau, periode 12-18 November ditetapkan:
  • Umur 9 tahun: Rp 3.390,42 per kg, turun sekitar Rp 118,67 dari minggu sebelumnya (Rp 3.509,09). sawitsetara.co+1
  • Dari data ini:
  • CPO di Riau turun dari Rp 14.228,80 → Rp 13.838,38 → penurunan sekitar Rp 390,42 per kg. sawitsetara.co
  • TBS untuk umur 9 tahun turun Rp 118,67 per kg atau sekitar 3,38 %. sawitsetara.co+1


Meskipun ada penurunan harga, sinyal positif datang dari kebijakan nasional bahwa program B50 (bahan bakar nabati dengan campuran sawit 50 %) mendorong optimisme kenaikan permintaan CPO dalam negeri dan penguatan industri hilir. Kantor Berita Sawit+1, Upaya peningkatan produktivitas melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) juga menjadi daya dorong jangka menengah yang baik. Pemerintah menargetkan peningkatan dua hingga tiga kali lipat hasil per hektar melalui PSR dan sertifikasi. haisawit.co.id


Potensi Pergerakan Harga Hari Ini

Beberapa indikator menunjukkan potensi momentum stabil dan sedikit pemulihan:

  • Harga CPO di bursa Global (misalnya di Malaysia) tercatat ‎MYR 4.113/ton pada 10 November, naik tipis 0,02 % dari hari sebelumnya. Trading Economics ID
    Dari tren ini, kemungkinan di pasar domestik Indonesia, harga CPO bisa tertahan atau menunjukkan sedikit pemulihan ringan, jika permintaan biodiesel dan ekspor mulai menguat.
  • Untuk TBS, karena penurunan terjadi akibat melemahnya CPO & kernel, maka jika CPO bisa bergerak naik, TBS regional (seperti Riau) berpotensi stabil atau sedikit naik di minggu berikutnya.


Walaupun ada koreksi harga pada perdagangan 12 November, kondisi ini juga menjadi peluang bagi petani dan pelaku industri untuk bersiap menghadapi pemulihan. Dukungan kebijakan seperti B50 dan PSR menegaskan arah positif keberlanjutan industri sawit nasional. Dengan kondisi seperti ini, pada 13 November dan seterusnya, penguatan harga dan kenaikan permintaan sangat memungkinkan — asalkan faktor eksternal seperti cuaca panen dan ekspor bisa terjaga.


Penulis : Yohanes Ferdinan Silaen


Disclaimer On:

Tulisan ini disusun berdasarkan data pasar, laporan lapangan, dan analisis independen. Informasi disajikan untuk tujuan edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan bisnis atau finansial yang diambil berdasarkan artikel ini. Data dan kebijakan dapat berubah sesuai dinamika pasar dan keputusan pemerintah.

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788