| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1585 | 0.08% |
GBPUSD | 1.3123 | 0.83% |
AUDUSD | 0.6540 | 0.35% |
NZDUSD | 0.5647 | 0.35% |
USDJPY | 154.79 | 0.14% |
USDCHF | 0.7977 | -0.14% |
USDCAD | 1.4005 | -0.05% |
GOLDUD | 4202.63 | 0.16% |
USD/IDR | 16,717 | -0.13% |
Fokus AUDUSD:
Kamis, 13 November 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6523 dan melemah -0.06%. Dolar Australia menguat terhadap Dolar AS untuk hari kedua berturut-turut setelah rilis data tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan. Tingkat pengangguran Australia turun menjadi 4,3% pada Oktober dari 4,5% sebelumnya, dengan tambahan lapangan kerja mencapai 42,2 ribu, jauh di atas ekspektasi pasar sebesar 20 ribu. Kenaikan signifikan pada pekerjaan penuh waktu sebesar 55,3 ribu menegaskan ketahanan pasar tenaga kerja Australia, sementara tingkat partisipasi tetap stabil di 67%. Data ini memperkuat pandangan bahwa ekonomi Australia masih solid meskipun tekanan global meningkat.
Pernyataan dari Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia, Andrew Hauser, memperkuat prospek kebijakan moneter yang tetap ketat. Ia menegaskan bahwa kebijakan saat ini masih bersifat restriktif dan diperlukan untuk menekan inflasi agar kembali ke target. Dengan inflasi kuartal ketiga meningkat menjadi 1,3% dibandingkan 0,7% pada kuartal sebelumnya, pasar memperkirakan RBA akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka pendek, yang pada gilirannya memberikan dukungan tambahan bagi Dolar Australia.
Sementara itu, Dolar AS cenderung melemah karena meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga seawal Desember. Indeks Dolar AS bergerak di dekat level terendah mingguan di 99,30 seiring meningkatnya peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,50%–3,75%. Ketidakpastian akibat kebuntuan anggaran di Washington dan lemahnya data ketenagakerjaan swasta AS turut menekan sentimen terhadap Dolar AS. Kombinasi ketahanan ekonomi Australia, sikap hawkish RBA, serta prospek pelonggaran moneter di AS memperkuat posisi AUD/USD.
Harga pada pasangan mata uang AUDUSD menguat Support terdekat berada di 0.6500, dan resistance di 0.6545. Support lanjutan berada di zona 0.6485 dan dilanjutkan ke zona 0.6440. Resistance lanjutan berada di zona 0.6585 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6915.
EURUSD – Euro dibuka di 1.1575 dan melemah -0.09%. Kinerja Euro terhadap Dolar AS tetap kokoh di tengah meningkatnya optimisme pasar setelah Senat AS menyetujui rancangan undang-undang untuk mengakhiri penutupan pemerintahan. Fokus utama pasar kini tertuju pada pemulihan aktivitas ekonomi AS yang sempat tertunda akibat penutupan tersebut, serta pandangan yang beragam dari pejabat The Fed terkait arah kebijakan suku bunga Desember mendatang. Beberapa pejabat seperti John Williams cenderung mendukung perluasan neraca untuk menjaga stabilitas, sementara Raphael Bostic menegaskan prioritas pada pengendalian inflasi dibandingkan dukungan terhadap pasar tenaga kerja. Hal ini menciptakan ketidakpastian di pasar uang, di mana probabilitas pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps pada Desember meningkat ke sekitar 60%. Sementara itu, dari kawasan Euro, inflasi Jerman tetap stabil di 2,3% YoY pada Oktober, mendekati target ECB sebesar 2%. Angka tersebut menunjukkan tekanan harga yang mulai mereda, namun layanan masih mencatat inflasi yang kaku. Pejabat ECB Isabel Schnabel menekankan adanya momentum positif dalam ekonomi kawasan Euro dan memperingatkan bahwa risiko inflasi masih condong ke sisi atas. Dengan kombinasi inflasi yang moderat dan pandangan hawkish dari beberapa pejabat ECB, pelaku pasar menilai ECB cenderung mempertahankan kebijakan saat ini, memberikan sedikit dukungan bagi Euro terhadap Dolar AS. Support terdekat berada di 1.1550, sementara resistance di 1.1590.
GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3149, turun -0.10%. Poundsterling menunjukkan penguatan terbatas terhadap Dolar AS, di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember. Data ketenagakerjaan Inggris yang lemah, termasuk kenaikan tingkat pengangguran ke 5% dan perlambatan pertumbuhan upah, memperkuat pandangan dovish pasar terhadap kebijakan moneter BoE. Selain itu, ketegangan politik internal di Partai Buruh yang dipimpin PM Keir Starmer turut menambah ketidakpastian ekonomi, menjelang pengumuman anggaran akhir bulan ini. Menurut Prime Market Terminal, peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps telah meningkat hingga 90%, menunjukkan keyakinan kuat pasar akan pelonggaran moneter dalam waktu dekat. Dari sisi fundamental global, perbaikan sentimen risiko akibat rencana pembukaan kembali pemerintahan AS memberikan dorongan moderat terhadap mata uang berisiko, termasuk GBP. Namun, dengan The Fed yang masih mempertimbangkan pemangkasan suku bunga Desember dan data ketenagakerjaan AS yang mulai melemah, Dolar AS tidak menunjukkan kekuatan dominan. Di tengah ketidakpastian kebijakan kedua bank sentral besar ini, pasar menilai arah pergerakan GBP/USD akan sangat bergantung pada data inflasi dan pidato lanjutan pejabat BoE, khususnya terkait keseimbangan antara stabilitas harga dan risiko perlambatan ekonomi. Support terdekat berada di 1.3120, dan resistance di 1.3180.
NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5654 dan turun -0.12%. Dolar Selandia Baru menguat terhadap Dolar AS, didorong oleh ekspektasi bahwa Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) akan memangkas suku bunga pada Desember menyusul pelemahan data ekonomi domestik. Laporan inflasi kuartal IV menunjukkan ekspektasi harga tetap di 2,8%, sementara tingkat pengangguran meningkat ke 5,3%, tertinggi dalam sembilan tahun terakhir. Kondisi ini mempertegas pandangan bahwa tekanan ekonomi dan pasar tenaga kerja yang melemah dapat memaksa RBNZ menurunkan suku bunga sebesar 25 bps, bahkan membuka peluang pemangkasan lebih dalam hingga 50 bps. Ekspektasi tersebut membatasi potensi pelemahan lebih lanjut bagi NZD karena pasar telah mengantisipasi kebijakan pelonggaran tersebut. Di sisi lain, Dolar AS juga dibayangi oleh pelemahan struktural setelah data ADP menunjukkan bahwa sektor swasta AS mengurangi rata-rata 11.250 pekerjaan per minggu hingga akhir Oktober, memperkuat harapan akan pelonggaran kebijakan The Fed pada Desember. Meskipun optimisme atas pembukaan kembali pemerintahan AS sedikit mengangkat sentimen risiko, pelaku pasar tetap berhati-hati menunggu rilis data ekonomi tertunda, termasuk CPI dan laporan ketenagakerjaan resmi. Dalam konteks ini, NZD/USD berpotensi mempertahankan tren penguatan jangka pendek, seiring kombinasi ekspektasi dovish baik dari RBNZ maupun The Fed yang membatasi dominasi Dolar AS. Support terdekat berada di 0.5630, dan resistance di 0.5675.
USDJPY – Yen Jepang dibuka di 154.13, menguat terhadap dolar AS sebesar 0.14%. Yen Jepang (JPY) tetap tertekan akibat kombinasi kebijakan fiskal ekspansif pemerintah dan pendekatan hati-hati Bank of Japan (BoJ) terhadap normalisasi moneter. Perdana Menteri Sanae Takaichi menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung pemulihan ekonomi domestik melalui stimulus tambahan senilai lebih dari ¥14 triliun, sambil menekankan perlunya menjaga suku bunga rendah agar inflasi tidak menekan daya beli rumah tangga. Sikap ini memperkuat ekspektasi bahwa BoJ akan tetap menunda pengetatan kebijakan, sehingga memperlemah prospek Yen terhadap Dolar AS. Di sisi lain, ketidakpastian politik dan ekonomi di AS akibat penutupan sebagian pemerintahan (government shutdown) sempat menahan penguatan Dolar AS, namun rencana Kongres untuk mengesahkan RUU pendanaan sementara memulihkan optimisme pasar. Sentimen risk-on yang muncul membuat investor kembali melepas aset safe haven seperti Yen. Namun, komentar Menteri Keuangan Jepang yang mengisyaratkan kemungkinan intervensi untuk menahan pelemahan Yen menjadi faktor yang berpotensi menahan laju USD/JPY lebih lanjut. Support terdekat berada di 153.85, dan resistance di 154.40.
USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.8002 dan melemah -0.15%. Franc Swiss (CHF) menguat terhadap Dolar AS setelah Swiss National Bank (SNB) menegaskan bahwa mereka tidak berencana mengembalikan suku bunga ke wilayah negatif. Ketua SNB, Martin Schlegel, menyatakan bahwa inflasi diperkirakan akan meningkat secara moderat pada kuartal mendatang, mendukung keputusan untuk mempertahankan kebijakan yang relatif ketat. Sikap optimistis SNB terhadap prospek inflasi domestik ini menambah daya tarik Franc sebagai aset defensif dengan fundamental kuat. Sebaliknya, Dolar AS menghadapi tekanan akibat meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve setelah data ADP menunjukkan pelemahan signifikan di pasar tenaga kerja. Prospek perlambatan ekonomi AS membuat investor mengalihkan minat ke aset yang lebih stabil seperti Franc Swiss. Di tengah ketidakpastian global, termasuk negosiasi perdagangan AS–Swiss yang diperkirakan akan disepakati dalam waktu dekat, posisi CHF kemungkinan akan tetap kuat secara fundamental terhadap USD dalam waktu dekat. Support terdekat berada di 0.7980, dan resistance di 0.8025.
USDCAD – Dolar Kanada dibuka di 1.4016, melemah -0.06%. Dolar Kanada (CAD) menunjukkan ketahanan terhadap Dolar AS setelah Bank of Canada (BoC) menegaskan bahwa tidak ada urgensi untuk pemangkasan suku bunga lanjutan dalam waktu dekat. Keputusan BoC mempertahankan suku bunga di level 2.25% dan sinyal dari Gubernur Tiff Macklem bahwa kebijakan akan tetap stabil memperkuat keyakinan pasar terhadap stabilitas moneter Kanada. Selain itu, prospek harga minyak yang terus menguat — seiring optimisme terhadap permintaan global dan laporan OPEC+ — turut mendukung CAD mengingat peran Kanada sebagai eksportir minyak utama ke AS. Sementara itu, data ketenagakerjaan AS yang melemah memperburuk prospek ekonomi dan menambah keyakinan pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan kembali memangkas suku bunga pada Desember. Ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di AS ini mengikis daya tarik Dolar AS terhadap CAD. Dengan kombinasi kebijakan moneter yang stabil di Kanada dan prospek perlambatan ekonomi di AS, USD/CAD berpotensi tetap berada di bawah tekanan secara fundamental dalam jangka menengah. Support terdekat berada di 1.3990, dan resistance di 1.4040.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:15am | USD | FOMC Member Bostic Speaks | - | - | - |
12:30am | USD | FOMC Member Miran Speaks | - | - | - |
1:01am | USD | 10-y Bond Auction | 4.07|2.4 | - | 4.12|2.5 |
1:30am | CAD | BOC Summary of Deliberations | - | - | - |
4:00am | USD | FOMC Member Collins Speaks | - | - | - |
4:30am | USD | API Weekly Statistical Bulletin | - | - | - |
4:45am | NZD | Visitor Arrivals m/m | 2.9% | - | 2.4% |
6:50am | JPY | PPI y/y | 2.7% | 2.5% | 2.8% |
7:00am | AUD | MI Inflation Expectations | 4.5% | - | 4.8% |
7:01am | GBP | RICS House Price Balance | -19.0% | -14.0% | -17.0% |
7:30am | AUD | Employment Change | 42.2K | 20.0K | 12.8K |
7:30am | AUD | Unemployment Rate | 4.3% | 4.4% | 4.5% |
2:00pm | GBP | GDP m/m | - | 0.0% | 0.1% |
2:00pm | GBP | Prelim GDP q/q | - | 0.2% | 0.3% |
2:00pm | GBP | Construction Output m/m | - | 0.0% | -0.3% |
2:00pm | GBP | Goods Trade Balance | - | -20.8B | -21.2B |
2:00pm | GBP | Index of Services 3m/3m | - | 0.3% | 0.4% |
2:00pm | GBP | Industrial Production m/m | - | -0.5% | 0.4% |
2:00pm | GBP | Manufacturing Production m/m | - | -0.7% | 0.7% |
2:00pm | GBP | Prelim Business Investment q/q | - | 0.3% | -4.0% |
2:30pm | CHF | PPI m/m | - | -0.1% | -0.2% |
4:00pm | EUR | ECB Economic Bulletin | - | - | - |
5:00pm | EUR | Industrial Production m/m | - | 0.7% | -1.2% |
All Day | EUR | ECOFIN Meetings | - | - | - |
7:00pm | GBP | MPC Member Greene Speaks | - | - | - |
8:00pm | USD | FOMC Member Daly Speaks | - | - | - |
Tentative | USD | Mortgage Delinquencies | - | - | 3.93% |
10:30pm | USD | FOMC Member Kashkari Speaks | - | - | - |