Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Kamis, 20 November 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat pasca menguatnya sinyal eskalasi konflik di Timur Tengah terutama di Gaza dan Lebanon. Selain itu, batas waktu sanksi AS terhadap pembeli Rosneft dan Lukoil yang akan segera berlaku, dan permintaan yang positif di pasar minyak AS turut mendukung harga.
Kamis, 20 November 2025 – Harga emas naik ke level $4.088 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, ditopang meningkatnya permintaan aset safe haven menjelang rilis risalah FOMC Oktober serta laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda. Data terbaru menunjukkan klaim lanjutan tunjangan pengangguran naik ke 1,9 juta pada pekan yang berakhir 18 Oktober yang memperkuat sinyal perlambatan pasar tenaga kerja. Ketidakpastian data akibat penutupan pemerintahan AS juga menambah kehati-hatian pelaku pasar, terutama dalam menilai arah kebijakan moneter The Fed.
Rabu, 19 November 2025 – Melihat kondisi saat ini dan faktor-pendukung, diperkirakan harga CPO domestik (termasuk referensi ekspor) kemungkinan stabil atau sedikit naik, karena tekanan penurunan sebelumnya sudah cukup dalam dan didukung oleh permintaan biodiesel.
Wednesday, 19 November 2025
Publication
Rabu, 19 November 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau kembali bergerak terkoreksi bearish pasca rilisnya laporan stok terbaru API dan ekspektasi berakhirnya perang Ukraina. Meski demikian, gangguan ekspor di pelabuhan Novorossiysk, dan sinyal kembali memanasnya situasi di Gaza berpotensi mendukung harga kembali menguat.
Rabu, 19 November 2025 – Yen Jepang dibuka di 155.36, menguat terhadap dolar AS sebesar 0.15%. USD/JPY mulai kehilangan momentum kenaikannya karena pelaku pasar melihat ketidakpastian yang semakin besar mengenai arah kebijakan Jepang. Perdana Menteri Sanae Takaichi mendorong stimulus fiskal besar, termasuk usulan anggaran tambahan lebih dari ¥25 triliun, yang menimbulkan kekhawatiran mengenai keberlanjutan utang pemerintah. Walaupun Takaichi menekan BoJ agar mempertahankan suku bunga rendah, meningkatnya tekanan inflasi dan risiko deflasi yang berulang membuat pasar mempertimbangkan kemungkinan bahwa BoJ pada akhirnya tetap harus memperketat kebijakan. Dalam situasi ini, pelaku pasar menjadi lebih hati-hati karena penurunan Yen yang terlalu cepat akan meningkatkan peluang intervensi pemerintah. Kombinasi ketidakpastian ini mulai memperlambat laju pelemahan Yen dan memberikan ruang bagi penguatan tipis mata uang Jepang secara bertahap.
Rabu, 19 November 2025 – Harga emas naik ke level $4.067 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, rebound dari level terendah sepekan. Kenaikan ini didorong oleh sinyal pelemahan pasar tenaga kerja AS, setelah klaim lanjutan tunjangan pengangguran naik menjadi 1,9 juta pada pekan yang berakhir 18 Oktober. Data ketenagakerjaan yang melemah meningkatkan persepsi pasar bahwa momentum pengetatan kebijakan moneter mulai mereda.
Selasa, 18 November 2025 – Harga emas turun ke level $4.050 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, mengikuti penguatan dolar AS dan semakin redupnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember. Indeks dolar AS menguat 0,24% ke 99,53 yang membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor global. Probabilitas pemangkasan suku bunga 25 bps bulan depan kini turun ke 41%, jauh di bawah level di atas 60% yang terlihat minggu lalu setelah pejabat Fed menegaskan ruang pelonggaran masih terbatas karena risiko inflasi belum benar-benar mereda.
Selasa, 18 November – Melalui dorongan dari momentum penguatan yang sudah terbentuk ini, ada potensi CPO untuk melanjutkan tren naik jika sentimen bullish tetap kuat dan ekspor tidak mengecewakan. Target teknikal di kisaran RM 4.171–4.213 per ton menjadi kunci berikutnya.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788