Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Tuesday, 18 November 2025
Publication
Selasa, 18 November 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari potensi meningkatnya tensi antara AS dengan China. Selain itu, pandangan pesimis dari Goldman Sachs, dan sanksi lebih lanjut dari AS terhadap pembeli minyak Rusia juga menjadi katalis yang membebani harga.
Selasa, 18 November 2025 – Dolar Kanada dibuka di 1.4049, naik 0.05%. USD/CAD bergerak melemah meskipun sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi satu setengah pekan, dengan pasar kini menilai ulang keseimbangan fundamental antara Kanada dan Amerika Serikat. Data inflasi Kanada untuk Oktober menunjukkan perlambatan dari dua koma empat persen menjadi dua koma dua persen secara tahunan, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi tetapi tetap mencerminkan tekanan harga yang melemah. Kondisi ini memunculkan pandangan bahwa Bank of Canada kemungkinan besar mempertahankan sikap kebijakan stabil setelah penurunan suku bunga terakhir, mengingat inflasi inti masih bertahan di dua koma sembilan persen namun belum menunjukkan kecenderungan percepatan yang mengkhawatirkan. Di sisi lain, pergerakan harga minyak yang melemah akibat normalisasi operasi di pelabuhan energi Novorossiysk kembali menekan Dolar Kanada sebagai mata uang berbasis komoditas, sehingga membatasi ruang penguatan Loonie.
Senin, 17 November 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari kembali dimulainya aktivitas pemuatan di pelabuhan penting Rusia, dan sinyal melesunya ekonomi di negara importir minyak terbesar keempat dunia.
Senin, 17 November 2025 - Harga emas naik ke US$4.078 per troy ons pada awal perdagangan pagi ini, setelah koreksi dua hari beruntun seiring meredanya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember. Pelaku pasar kembali menimbang komentar pejabat The Fed yang menegaskan minimnya urgensi untuk menurunkan biaya pinjaman, terutama setelah enam minggu tanpa data inflasi dan tenaga kerja akibat penutupan pemerintahan AS. Saat ini, pasar belum menemukan konsensus: probabilitas pemangkasan 25 bps di Desember turun ke sekitar 54%, dibandingkan lebih dari 60% pada pekan sebelumnya.
Senin, 17 November 2025 – Pasangan USDCHF dibuka di 0.7929 dan menguat 0.23%. USDCHF mulai menguat kembali setelah sempat jatuh ke posisi terendah dalam beberapa minggu, di tengah kombinasi rebound dolar AS dan dukungan sentimen dari kesepakatan dagang baru antara Amerika Serikat dan Swiss. Pengumuman bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan untuk menurunkan tarif ekspor Swiss dari sekitar tiga puluh sembilan persen menjadi lima belas persen membantu meredam tekanan terhadap dolar dan mendongkrak optimisme pasar. Selain itu, rencana investasi Swiss senilai sekitar dua ratus miliar dolar di Amerika Serikat juga memperbaiki persepsi terhadap hubungan ekonomi kedua negara, sehingga memberi ruang bagi USDCHF untuk keluar dari tren pelemahan tujuh hari sebelumnya.
Jumat, 14 November 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari rilisnya data positif ekonomi terbaru China, dan kerusakan depot minyak Rusia. Meski demikian, proyeksi suram IEA dan permintaan yang lesu di pasar energi AS membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Jumat, 14 November 2025 – Euro dibuka di 1.1632 dan menguat 0.06%. Penguatan EURUSD semakin solid setelah euro menembus area 1.1600, didorong oleh pelemahan dolar AS yang kehilangan daya tarik meskipun pemerintahan AS resmi dibuka kembali setelah shutdown terpanjang dalam sejarah. Shutdown yang berlangsung 43 hari tersebut menimbulkan ketidakpastian mengenai ketersediaan data ekonomi penting, termasuk CPI dan Nonfarm Payrolls Oktober yang kemungkinan besar tidak akan dirilis. Ketidakpastian ini terjadi di saat kondisi tenaga kerja AS menunjukkan pelemahan yang jelas ADP mencatat rata-rata penurunan pekerjaan mingguan sepanjang Oktober, sementara laporan Challenger melaporkan lonjakan PHK lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Meski sejumlah pejabat Fed menegaskan sikap hawkish dan peringatan agar tidak terlalu cepat melonggarkan kebijakan, pasar tetap melihat bahwa risiko perlambatan ekonomi semakin besar, sehingga dolar tetap tertekan dan memberi ruang bagi penguatan euro.
Jumat, 14 November 2025 – Mengacu pada kondisi saat ini dan dinamika pasar yang teramati, harga CPO berpotensi naik tipis sekitar 1-2% jika permintaan dari pasar ekspor menunjukkan peningkatan atau jika ada sentimen pasokan yang sedikit terbatas dari Malaysia/Indonesia.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788