Home
>
News
>
Publication
>
Pelonggaran Sementara Sanksi AS Terhadap Rusia Buat Minyak Ikut Meredup
Pelonggaran Sementara Sanksi AS Terhadap Rusia Buat Minyak Ikut Meredup
Friday, 13 March 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1525

-0.14%

GBPUSD

1.3366

-0.21%

AUDUSD

0.7088

-0.24%

NZDUSD

0.5858

-0.17%

USDJPY

159.01

0.26%

USDCHF

0.7847

0.20%

USDCAD

1.3621

0.18%

GOLDUD

5,083.86

0.74%

COFU

96.74

-1.10%

USD/IDR

16,894

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • AS untuk sementara izinkan penjualan minyak Rusia di Laut yang telah dimuat hingga 12 Maret, untuk dikirim dan dijual hingga 11 April.
  • Pemimpin Tertinggi baru Iran umumkan akan tetap memblokir Selat Hormuz dan menyerukan negara-negara Teluk untuk menutup pangkalan militer AS.

************************************************************

Jumat, 13 Maret 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi turun dipicu oleh sentimen dari potensi tambahan pasokan minyak Rusia pasca dikeluarkannya izin sementara dari AS. Meski demikian, situasi di Timur Tengah yang terus memanas masih menjadi katalis yang mendukung harga.

Departemen Keuangan AS pada hari Kamis mengeluarkan izin sementara untuk mengizinkan pengiriman dan penjualan minyak mentah Rusia yang telah dimuat di kapal pada atau sebelum pukul 12:01 pagi ET tanggal 12 Maret, hingga pukul 12:01 pagi ET tanggal 11 April. Pengecualian sementara tersebut menandai pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Rusia, yang memungkinkan tambahan pasokan Rusia di tengah mengetatnya pasokan global akibat perang Iran.

Turut membebani harga, pada pertemuan Dewan Keamanan PBB hari Kamis, AS dan sekutunya bersitegang dengan Rusia dan China terkait dengan usulan AS untuk membentuk komite yang mengawasi dan menegakkan sanksi PBB terhadap Iran. Situasi tersebut berpotensi memicu ketegangan baru antara AS dengan China. 

Sementara itu, pemimpin tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei, pada hari Kamis dalam pernyataan publik pertamanya menyatakan akan tetap memblokir Selat Hormuz, dan menyerukan negara-negara Teluk untuk menutup pangkalan militer AS di wilayahnya. Di hari yang sama, Iran juga melancarkan beberapa serangan termasuk tangki bahan bakar di Muharraq, bandara internasional Kuwait, pusat kota Dubai, dan ladang minyak Shaybah beserta distrik kedutaan Arab Saudi.

Masih dari Timur Tengah, pasukan Israel pada hari Kamis melancarkan serangan udara yang menghantam sebuah bangunan dua kali di pusat Beirut kurang dari satu kilometer dari markas pemerintah, tak lama setelah militer Israel mengatakan telah memulai gelombang serangan baru di ibu kota Lebanon.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $98 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $93 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Durable Goods Orders MoM

 

1.2%

-1.4%

19:30

USA - GDP Growth Rate QoQ

 

1.4%

4.4%

19:30

USA - PCE Price Index MoM

 

0.3%

0.4%

21:00

USA - JOLTs Job Openings

 

6.70M

6.542M

21:00

USA - Michigan Consumer Sentiment

 

55

56.5

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788