Home
>
News
>
Publication
>
Emas Tertekan Prospek Suku Bunga Tinggi Meski Dolar Melemah
Emas Tertekan Prospek Suku Bunga Tinggi Meski Dolar Melemah
Monday, 16 March 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1427

-0.08%

GBPUSD

1.3237

-0.13%

AUDUSD

0.6990

-0.07%

NZDUSD

0.5789

-0.24%

USDJPY

159.52

-0.17%

USDCHF

0.7908

-0.25%

USDCAD

1.3714

-0.06%

GOLDUD

5014.95

-0.94%

USD/IDR

16,929

0.00%

Fokus Emas:

  1. Ketegangan geopolitik Timur Tengah dan lonjakan harga minyak yang memicu risiko inflasi global
  2. Dinamika dolar AS, imbal hasil obligasi, dan ekspektasi kebijakan suku bunga

Senin, 16 Maret 2026 – Harga emas turun ke kisaran US$5.014 per troy ons pada awal sesi perdagangan melanjutkan koreksi setelah penguatan pada akhir pekan lalu. Tekanan terhadap emas terjadi di tengah meredupnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, meskipun pelemahan tipis dolar AS turut membantu menahan penurunan harga. Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang bergerak menurun juga meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven karena menurunkan opportunity cost memegang emas.

Sentimen geopolitik tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi pasar komoditas. Konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah memasuki pekan ketiga, dengan risiko gangguan pasokan energi global yang masih tinggi, ditambah kekhawatiran terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah serta penutupan Selat Hormuz.

Di sisi lain, prospek suku bunga yang tetap tinggi masih menjadi faktor penekan bagi emas. Federal Reserve diperkirakan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,5–3,75 persen dalam pertemuan kebijakan pekan ini. Lonjakan harga energi juga menimbulkan kekhawatiran bahwa tekanan inflasi dapat kembali meningkat sehingga ruang bagi bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter menjadi lebih terbatas. Pasar juga akan mencermati sejumlah agenda ekonomi penting sepanjang pekan ini, termasuk data manufaktur regional AS, perkembangan sektor perumahan, serta rilis inflasi produsen (PPI) yang dapat memberikan sinyal tambahan mengenai arah kebijakan moneter dan prospek pergerakan harga emas dalam jangka pendek.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.977 hingga $4.933, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.096 hingga $5.171. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.814, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.290.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

7:30pm

USD

Core CPI m/m

-

0.2%

0.3%

7:30pm

USD

CPI m/m

-

0.3%

0.2%

7:30pm

USD

CPI y/y

-

2.4%

2.4%

7:30pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

9:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

2.8M

3.5

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788