Jumat, 22 Oktober 2021 - Harga emas masih terkunci di bawah zona $1800, dengan fluktuasi turunnya turut tertahan di atas zona $1760. Pergerakan harga emas selama sepekan kebelakang terpengaruh oleh kinerja tingkat imbal hasil obligasi AS yang dapat menjadi peralihan aset emas oleh para pelaku pasar.
Jumat, 22 Oktober 2021 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak mendapat tekanan dari tanda-tanda melonjaknya kembali kasus Covid-19 di China, Eropa dan Rusia yang memasuki musim dingin ditengah hantaman krisis energi global memperumit pemulihan pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, optimisme meningkatnya aktivitas perjalanan udara membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Kamis, 21 September 2021 - USDCAD mengalami tekanan dan pagi ini diperdagangkan di zona 1.22900, dengan pergerakannya terpengaruh oleh koreksi USD dan penguatan harga minyak mentah yang mencapai $83.65/barel, sehingga membuat USD melemah sekaligus Dolar Kanada menguat akibat pergerakan harga minyak mentah tersebut.
Kamis, 21 Oktober 2021 - Harga emas mengalami kenaikan dengan pergerakannya terjadi di tengah nilai USD yang melemah akibat pasar yang menunggu kepastian dari the Fed serta tingkat imbal hasil obligasi AS yang mengalami kenaikan ke level 1.66%.
Kamis, 21 Oktober 2021 - Permintaan yang positif di pasar minyak AS serta indikasi bahwa OPEC+ tidak akan menambah lebih banyak pasokan ke pasar memberikan dukungan pada pasar minyak. Meski demikian, sinyal intervensi China untuk meredam kenaikan harga batu bara, berpotensi memicu harga energi kembali stabil, yang sekaligus membatasi kenaikan harga minyak lebih lanjut.
The rupiah- denominated crude oil contract COFR closed last week with a another significant strengthening of 2.91% to the level of Rp 1,164,800 per barrel. During the week, oil was seen “comfortably” moving around its highest level since the last three years – capitalizing on key fundamentals headings that correctively affected crude oil supply levels and overall supply.
Selasa, 19 Oktober 2021 - AUDUSD mengambil tawaran beli, setelah rilis risalah Reserve Bank of Australia (RBA) pagi ini, diperdagangkan di dekat 0.7420. RBA dalam risalah rapat kebijakan moneter terbaru menunjukkan bahwa bank sentral tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi. Perekonomian diperkirakan akan pulih pada Desember 2021 dan ke tingkat pra-pandemi pada paruh kedua tahun 2022. Selain itu, anggota dewan mengakui bahwa varian delta masih akan mengganggu pemulihan ekonomi. Meskipun ada proyek pertumbuhan yang lebih tinggi, bank sentral menarik kembali sikap tanpa kenaikan suku bunga sampai inflasi stabil dalam kisaran target 2-3%. Juga, harga komoditas yang lebih tinggi memberikan beberapa dukungan pada AUD untuk mempertahankan level tertinggi enam minggu.