Senin, 22 November 2021 - Harga emas kembali terkoreksi dari zona resistance $1870 pada akhir sesi perdagangan pekan lalu. Koreksi harga emas tersebut terjadi ditengah kondisi pasar AS yang sebagian libur dan relatif menunggu perkembangan sentimen selanjutnya yang dapat mempengaruhi arah kebijakan moneter AS.
Jumat, 19 November 2021 - Harga emas bergerak konsolidasi di zona $1860, dengan koreksi tipis terjadi dipicu oleh penguatan USD paska rilis data klaim pengangguran AS yang cukup baik semalam sehingga memberikan dorongan harapan terkait perubahan kebijakan moneter AS.
Jumat, 19 November 2021 - USDJPY terus melayang di sekitar level 114.00 pagi hari ini, dan pada saat penulisan mulai coba menunjukkan kinerja yang terus membaik didukung oleh peningkatan Imbal Hasil Treasury AS 10-tahun, yang saat ini diperdagangkan naik 1.59% - salah satu faktor sensitif bagi harga. Di balik itu, para ahli percaya alasan rebound bisa jadi adalah aksi buy-dip (beli ketika jatuh) dalam tren 2021 yang diikuti oleh investor USDJPY. Selain itu, berita yang keluar dari Tokyo tentang paket stimulus COVID-19 juga menciptakan tekanan tersendiri bagi Yen dalam melawan USD. Sebuah laporan menyatakan bahwa Jepang siap untuk mengkompilasi rekor paket stimulus fiskal senilai 56 triliun Yen yang akan jatuh tempo hari ini. Stimulus tersebut bertujuan untuk meredam ekonomi Jepang yang masih dilanda dampak negatif pandemi, menolak langkah-langkah pengurangan yang mulai berlaku secara global.
Jumat, 19 November 2021 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bullish didukung oleh sejumlah sentimen positif antara lain penolakan dari Jepang dan Korea Selatan atas usulan AS untuk melepas cadangan minyak negara, kenaikan ekspor Saudi ke level tertinggi sejak Januari serta proyeksi kehabisan cadangan kapasitas produksi OPEC+ dalam satu tahun kedepan.
Kamis, 18 November 2021 - GBPUSD turun dari puncak mingguan ke bawah zona 1.35 pagi hari ini. Di balik itu, pasangan mengkonsolidasikan kenaikan harian terbesar dalam lebih dari seminggu sebelumnya di tengah sentimen hati-hati pada sejumlah tajuk dari dalam Inggris. Sebelumnya, kenaikan harga dapat dikaitkan dengan data Indeks Harga Konsumen (CPI) Inggris yang kuat dan obrolan bahwa London dan Brussels mungkin menyetujui beberapa bagian dari protokol perbatasan Irlandia Utara (NI) selama pembicaraan utama hari Jumat. IHK Inggris tidak hanya berlipat ganda dari target inflasi Bank of England (BOE) sebesar 2.0% tetapi juga melonjak ke level tertinggi lebih dari 10 tahun di angka 4.2% YoY untuk Oktober. Data tersebut bergabung dengan rilis awal pekan ini, dimana data ketenagakerjaan Inggris menunjukkan angka positif dan memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga BOE.
Kamis, 18 November 2021 - Harga emas mengalami kenaikan setelah sempat terpuruk ke zona $1850. Kenaikan yang terjadi pada harga emas tersebut didorong oleh koreksi yang terjadi pada nilai USD dan tingkat imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun.
Kamis, 18 November 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau masih melanjutkan reli bearish dibebani oleh sinyal dari negara konsumen terbesar minyak untuk melepaskan cadangan minyak negara dalam upaya menurunkan lonjakan harga. Meski demikian, laporan stok minyak AS yang dirilis EIA memberikan dukungan pada harga minyak dan membatasi penurunan harga lebih lanjut.
The COFR rupiah crude oil contract ended the last session of last week with a sharp daily correction, after meeting important resistance – finally recording a weekly correction of 0.89% to the level of Rp 1,155,800,- per barrel. A number of different important sentiments influenced the movement of oil prices last week, starting with the focus from OPEC+ and Aramco, to the release of US inflation data on Friday which gave a boost to the USD.