Jakarta – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mendorong industri perdagangan berjangka komoditi (PBK) untuk melakukan transformasi secara digital. Hal ini mengingat, perkembangan ekonomi mengarah ke perdagangan digital sehingga PBK menjadi salah satu instrumen strategis untuk diperkuat. Demikian disampaikan Kasan, Plt Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dalam Pembukaan Bulan Literasi PBK 2024 di Bandung, Jawa Barat pada Senin (5/8). Bulan Literasi PBK 2024 mengusung tema "Transformasi Perdagangan Berjangka Komoditi di Era Digital".
Jakarta - Industri Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki potensi besar untuk berkembang, dan hal ini memerlukan sumber daya manusia yang berkompetensi. Untuk itu, Program Pelatihan Peningkatan Profesi Wakil Pialang Berjangka (P4WPB) menjadi hal yang wajib bagi para pelaku di industri ini. Hal tersebut disampaikan Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) disela-sela kegiatan P4WPB yang diselenggarakan secara daring pada 23-24 Juli 2024.
Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) merilis data transaksi sepanjang semester I tahun 2024. Dalam kurun waktu tersebut, ICDX mencatat transaksi sebanyak 5.724.852,55 Lot, dengan komposisi 4.917.608,55 Lot merupakan transaksi Sistem Perdagangan Alternatif, dan 807.244 Lot adalah transaksi Multilateral. Secara Notional Value, sepanjang semester I tahun 2024 ini tercatat sebesar Rp 10.794 Triliun, dengan komposisi Rp 10.718 Triliun di transaksi Sistem Perdagangan Alternatif, dan Rp 76 Triliun di Transaksi Multilateral.
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) turut serta dalam Literasi Penguatan Bursa CPO Indonesia yang diselenggarakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pada Kamis, 4 Juli 2024 di Pontianak.
Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI), pada tahun 2024 ini tepat 15 tahun beroperasi. Dalam ulang tahun ini, ICDX Group mengambil tema sentral tentang keberlanjutan atau sustainability. Sejak mulai beroperasi, ICDX Group telah menghadirkan ekosistem Perdagangan Berjangka dan Komoditi (PBK) terdiri atas Bursa ICDX, Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Indonesia Clearing House (ICH) dan disusul pada tahun 2016 dengan menghadirkan ICDX Logistik Berikat (ILB).
Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) peringati ulang tahun ke-15 dengan mengusung keberlanjutan (sustainability) dengan kampanye kolektif multi-industri "15ustain-action". Dengan slogan “Building a better industry, a better community, and a better world,” kampanye ini dimulai dengan program penanaman dan persemaian 15.000 pohon mangrove secara simbolis oleh Kepala Kantor Perwakilan ICDX Group Bangka, Muhammad Irham, dan Head of Marketing Communications ICDX Group, Yitzhak Nazareth, di Munjang Mangrove Kurau Barat, Bangka pada Minggu, 23 Juni 2024.
Dalam semangat perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H, ICDX Group Kantor Perwakilan Bangka Belitung serahkan dua ekor sapi kurban jenis Limousin dengan bobot lebih dari 600 kg masing-masing. Kedua hewan kurban ini diserahkan kepada dua Masjid Istiqomah di Desa Lampur dan Masjid Al Ikhlas di Desa Jelutung Bangka Belitung, sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi dengan masyarakat sekitar.
ICDX terus memperkuat komitmen mendukung dekarbonisasi dengan berbagai program inisiatif yang menekankan praktik keberlanjutan. Upaya ini direalisasikan dalam bentuk Indonesia Clean Metal Initiatives. Dengan inisiasi ini, ICDX sebagai bursa penyelenggara perdagangan komoditas timah, mendorong pelaku industri critical minerals, terutama sektor timah, untuk menerapkan praktik operasional bisnis yang berkelanjutan dengan fokus pada mitigasi dampak terhadap lingkungan, termasuk pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK).