Home
>
News
>
Press Release
Jakarta: Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) merilis data perdagangan pada hari pertama tahun 2026
Jakarta - Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) dan Indonesia Clearing House (ICH) secara resmi telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi dari SGS Indonesia. Untuk ICH, ISO 27001:2022 ini merupakan upgrade dari ISO 27001:2015 yang telah didapatkan pada tahun 2020. ICDX dan ICH merupakan korporasi yang berada dalam satu ekosistem perdagangan berjangka komoditi dan derivatif, dimana ICDX berperan sebagai bursa dan ICH sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi.
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) memberikan respon atas terbitnya Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 26 tahun 2025 tentang derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa produk pasar uang dan pasar valuta asing (PUVA).
Jakarta : Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) memproyeksikan volume perdagangan pasar fisik emas secara digital mencapai 25 juta gram sampai dengan akhir tahun 2025
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, realisasi investasi di sektor energi baru terbarukan (EBT) Indonesia pada semester 1 tahun 2025 mencapai sekitar US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 21,64 triliun.
Direktur Utama PT Indonesia Commodity Derivatives Exchange (ICDX) Fajar Wibhiyadi menegaskan pentingnya perdagangan Sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) di bursa berjangka sebagai instrumen dalam mendorong transisi energi bersih di Indonesia.
Pelaku Industri Perdagangan Berjangka Komoditi menyasar generasi emas dalam pengembangan industri. Hal ini tersirat dalam Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) tahun 2025, yang mengambil tema “Generasi Emas Cakap PBK: Pahami Risiko dan Peluang”.
Renewable Energy Certificate (REC) atau Sertifikat Energi Terbarukan dinilai memberikan manfaat bagi tiga pihak, yaitu Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan, Pembeli REC, serta Pemerintah. Demikian disampaikan Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) dalam acara Energi & Mineral Festival, di Jakarta Rabu 30 Juli 2025.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788