Home
>
News
>
Publication
>
USDJPY Tertekan Menjelang Keputusan BoJ
USDJPY Tertekan Menjelang Keputusan BoJ
Thursday, 17 September 2026

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1467

-0.07%

GBPUSD

1.3380

-0.07%

AUDUSD

0.7088

0.07%

NZDUSD

0.5714

0.04%

USDJPY

156.24

-0.05%

USDCHF

0.8259

-0.01%

USDCAD

1.3989

0.03%

GOLDUD

4260.09

0.97%

USD/IDR

17,682

0.14%

Fokus:

  1. Ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ
  2. Dukungan dolar AS dari The Fed


USDJPY
Kamis, 17 September 2026 - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke area 156,16 pada perdagangan sesi Asia, menghentikan penguatan selama tiga hari berturut-turut. Pelemahan tersebut juga mengurangi sebagian kenaikan pada sesi sebelumnya yang sempat membawa pasangan ini ke level tertinggi dalam hampir dua pekan. Perhatian pasar kini mulai bergeser ke arah kebijakan Bank of Japan (BoJ) yang akan diumumkan pada Jumat.

Dari Jepang, yen mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% dalam pertemuan September. Prospek kenaikan lanjutan pada Desember juga mulai diperhitungkan pasar, terutama karena tekanan inflasi berpotensi meningkat akibat harga energi. Ekspektasi tersebut menjadi katalis positif bagi yen dan memberikan tekanan terhadap USDJPY.

Di sisi lain, dolar AS masih memperoleh dukungan setelah The Fed menaikkan suku bunga pada Rabu dan memberikan sinyal bahwa kebijakan moneter masih dapat diperketat. Proyeksi suku bunga juga menunjukkan kemungkinan kenaikan tambahan tahun ini. Kondisi tersebut menjaga daya tarik dolar AS, terutama ketika risiko inflasi akibat kenaikan harga minyak kembali menjadi perhatian, sehingga membatasi ruang pelemahan USDJPY.

Selain faktor suku bunga, ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut menjaga permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Perkembangan konflik di kawasan tersebut mempertahankan premi risiko di pasar dan berpotensi membatasi penguatan yen. Dengan demikian, arah USDJPY dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh keseimbangan antara ekspektasi pengetatan BoJ dan kekuatan dolar AS pascakeputusan The Fed. Support USDJPY berada di area 155,70, sementara resistance di area 156,80.

EURUSD - Pasangan mata uang ini melemah ke area 1,1459, melanjutkan tekanan terhadap euro setelah dolar AS mendapat dorongan dari keputusan The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75% - 4,00%. Kenaikan tersebut menjadi yang pertama dalam tiga tahun dan disertai sinyal bahwa ruang untuk kenaikan lanjutan masih terbuka pada akhir tahun. Pernyataan The Fed mengenai inflasi yang masih tinggi turut memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang relatif ketat dan menopang dolar AS.

Di sisi lain, ruang penguatan euro masih terbatas karena ECB kembali menegaskan pendekatan yang berhati-hati terhadap kebijakan suku bunga setelah kenaikan 25 basis poin pekan lalu. ECB juga belum memberikan komitmen terhadap langkah lanjutan, sementara inflasi Zona Euro diperkirakan masih tinggi akibat tekanan harga energi. Kondisi tersebut membuat perbedaan arah kebijakan moneter antara The Fed dan ECB masih menjadi faktor yang membebani EURUSD dalam jangka pendek. Support EURUSD berada di area 1,1420, sementara resistance di area 1,1500.

GBPUSD - Pasangan mata uang ini melemah ke area 1,3371 pada perdagangan sesi Asia, melanjutkan tekanan jual dan berada dekat level terendah sejak akhir Juli. Pergerakan pound masih dibayangi kehati-hatian pasar menjelang keputusan suku bunga Bank of England (BoE). BoE diperkirakan mempertahankan suku bunga, tetapi pasar akan mencermati forward guidance, terutama terkait dampak kenaikan harga energi terhadap inflasi dan kemungkinan perubahan kebijakan pada pertemuan berikutnya.

Dari sisi eksternal, dolar AS masih mendapat dukungan setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 3,75% - 4,00% dan tetap membuka peluang pengetatan lebih lanjut. Penguatan dolar juga didukung meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik. Kondisi tersebut membuat ruang pemulihan GBPUSD masih terbatas, terlebih pasangan ini telah bergerak di bawah SMA 200 hari. Support GBPUSD berada di area 1,3340. Resistance di area 1,3410.

AUDUSD - Pasangan mata uang ini menguat ke area 0,7093 pada awal perdagangan sesi Asia setelah sebelumnya tertekan menyusul keputusan The Fed. Pergerakan dolar Australia masih cenderung terbatas karena dolar AS berada di sekitar level tertinggi tujuh pekan setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin ke 3,75%-4,00% dan membuka peluang pengetatan lebih lanjut. DXY juga berada di sekitar 100,3, sehingga menjadi faktor yang membatasi penguatan AUD.

Di sisi Australia, AUD mendapat penopang dari meningkatnya ekspektasi bahwa RBA masih berpeluang menaikkan suku bunga, terlebih IMF pada hari ini menyatakan RBA perlu siap melakukan pengetatan tambahan apabila tekanan inflasi tetap tinggi. Pasar saat ini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga RBA pada pertemuan berikutnya cukup besar, sementara Gubernur RBA Michele Bullock dijadwalkan memberikan pernyataan hari ini. Dengan demikian, AUDUSD berpotensi bergerak terbatas dengan kecenderungan volatil, karena dukungan ekspektasi kenaikan suku bunga RBA berhadapan dengan penguatan dolar AS. Support AUDUSD berada di area 0,7070, sementara resistance di area 0,7120.

NZDUSD - Pasangan mata uang ini melemah ke area 0,5716, lebih rendah dibandingkan level pembukaan perdagangan kemarin. Dolar Selandia Baru masih menghadapi tekanan meskipun data ekonomi domestik menunjukkan perbaikan. PDB Selandia Baru pada kuartal II 2026 tumbuh 0,2% secara kuartalan dan 2,6% secara tahunan, sedikit lebih baik dari perkiraan, tetapi pertumbuhan yang relatif moderat serta ketidakpastian akibat kondisi geopolitik masih membatasi penguatan NZD.

Dari sisi eksternal, dolar AS tetap mendapat dukungan setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin ke 3,75% - 4,00% dan menegaskan perhatian terhadap inflasi yang masih tinggi. Sementara itu, sikap RBNZ yang cenderung dovish dan hanya membuka ruang terbatas untuk kenaikan suku bunga berikutnya turut membebani NZD. Dengan sentimen risiko global yang masih rapuh, NZDUSD berpotensi mempertahankan tekanan dalam jangka pendek. Support NZDUSD berada di area 0,5700, sementara resistance di area 0,5750.

USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak relatif datar di area 0,8258, mencerminkan kondisi pasar yang masih cenderung menahan pergerakan dolar AS terhadap franc Swiss. Pelaku pasar masih mencermati dampak keputusan kebijakan The Fed terhadap arah dolar AS, sementara perubahan ekspektasi suku bunga menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan pergerakan pasangan ini selanjutnya.

Di sisi lain, franc Swiss tetap memperoleh dukungan dari permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian pasar global. Kondisi tersebut membuat USDCHF cenderung bergerak terbatas dan masih berada dalam fase konsolidasi. Support USCHF berada di area 0,8220, sementara resistance di area 0,8300.

USDCAD - Pasangan mata uang ini menguat ke area 1,3993, mendekati level 1,40 per dolar AS dan dolar Kanada berada di sekitar level terlemahnya dalam lebih dari sebulan. Penguatan pasangan ini terjadi setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75% - 4,00% sesuai ekspektasi pasar. Proyeksi terbaru The Fed juga masih membuka peluang kenaikan suku bunga tambahan hingga akhir 2026, sehingga perbedaan suku bunga AS dan Kanada kembali memberikan dukungan bagi dolar AS.

Di sisi Kanada, Bank of Canada (BoC) mempertahankan suku bunga acuan di 2,25% pada pertemuan September. BoC masih melihat adanya peningkatan risiko inflasi dan ketidakpastian terhadap pertumbuhan akibat penerapan tarif baru, meskipun Gubernur Tiff Macklem menyatakan bahwa bank sentral tetap membuka kemungkinan menaikkan suku bunga apabila tekanan inflasi berlanjut. Perbedaan arah kebijakan tersebut membuat USDCAD masih berpeluang mempertahankan penguatan dalam jangka pendek. Support USDCAD berada di area 1,3940, sementara resistance di area 1,4020.



DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

Federal Funds Rate

4.00%

4.00%

3.75%

1:00am

USD

FOMC Economic Projections

 

 

 

1:00am

USD

FOMC Statement

 

 

 

1:30am

USD

FOMC Press Conference

 

 

 

5:45am

NZD

GDP q/q

0.20%

0.10%

0.90%

Tentative

EUR

Spanish 10-y Bond Auction

 

 

3.74|2.3

7:30am

USD

Philly Fed Manufacturing Index

 

31.3

47.4

7:30am

USD

Unemployment Claims

 

207K

206K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788