Pembukaan | % Perubahan | |
EURUSD | 1.1479 | 0.01% |
GBPUSD | 1.3356 | 0.03% |
AUDUSD | 0.7117 | -0.01% |
NZDUSD | 0.5732 | -0.19% |
USDJPY | 155.96 | -0.50% |
USDCHF | 0.8242 | 0.02% |
USDCAD | 1.3989 | -0.01% |
GOLDUD | 4343.19 | 0.42% |
USD/IDR | 17,707 | 0.23% |
EURUSD
Jumat, 18 September 2026 - Pasangan mata uang ini menguat tipis ke area 1,1480 pada awal perdagangan sesi Asia Jumat, seiring pelemahan dolar AS yang dipengaruhi oleh penurunan imbal hasil obligasi Pemerintah AS. Yield Treasury AS 10 tahun turun sekitar 8 basis poin ke 4,94%, sementara harga minyak kembali mereda dari level tertingginya sejak pertengahan Mei. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi euro untuk bergerak naik.
Dari sisi AS, meski proyeksi The Fed masih menunjukkan peluang kenaikan suku bunga tambahan, pasar melihat ruang pengetatan yang lebih agresif belum sepenuhnya pasti. Proyeksi pejabat The Fed mengindikasikan satu kenaikan lagi tahun ini, sementara ekspektasi pasar lebih tinggi. Perbedaan ekspektasi tersebut membuat dolar AS masih rentan terhadap tekanan apabila data ekonomi atau pernyataan pejabat The Fed tidak mendukung kebijakan yang lebih ketat.
Sementara itu, ECB mempertahankan pendekatan yang relatif hawkish setelah menaikkan suku bunga deposit sebesar 25 basis poin menjadi 2,50%. ECB juga belum menutup kemungkinan pengetatan lanjutan, terutama karena tekanan inflasi masih dipengaruhi perkembangan geopolitik dan harga energi. Pasar bahkan mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada Oktober, sehingga memberikan dukungan terhadap euro.
Dengan demikian, EURUSD berpotensi mempertahankan penguatan terbatas selama yield AS dan dolar tetap tertekan. Namun, ruang kenaikan masih perlu dicermati karena kebijakan The Fed tetap relatif ketat dan perhatian pasar akan tertuju pada pernyataan Gubernur The Fed Michelle Bowman. Support EURUSD berada di area 1,1440, sementara resistance di area 1,1520.
GBPUSD - Pasangan mata uang ini menguat tipis ke area 1,3360 pada awal perdagangan sesi Asia Jumat, dengan pergerakan pound masih cenderung terbatas setelah pasar mencermati keputusan kebijakan moneter The Fed dan Bank of England (BoE). BoE mempertahankan suku bunga di 3,75% melalui keputusan 6-3, tetapi adanya tiga anggota yang menginginkan kenaikan 25 basis poin menjadi 4,00% menunjukkan tekanan inflasi masih menjadi perhatian dan membuka ruang bagi pengetatan berikutnya.
Dari sisi AS, The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin dan tetap menilai inflasi masih terlalu tinggi, sehingga peluang kenaikan lanjutan pada Oktober ikut meningkat. Meski demikian, sikap hawkish BoE memberikan dukungan terhadap pound, terutama karena pasar semakin memperkirakan kenaikan suku bunga pada November. Dengan demikian, GBPUSD masih berpeluang mempertahankan pemulihan secara terbatas, tetapi pergerakannya akan sangat bergantung pada ekspektasi kebijakan kedua bank sentral. Support GBPUSD berada di area 1,3320, sementara resistance di area 1,3410.
AUDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak relatif datar di area 0,7116 pada perdagangan sesi Asia Jumat, setelah mencatat penguatan dalam dua sesi sebelumnya. Dolar Australia masih mendapat dukungan dari pernyataan hawkish Gubernur RBA Michele Bullock yang menilai tekanan inflasi dapat mendorong kenaikan suku bunga lebih lanjut. Ekspektasi tersebut turut diperkuat oleh pandangan sejumlah analis yang melihat masih adanya ruang pengetatan kebijakan RBA.
Namun, penguatan AUD masih tertahan oleh sikap The Fed yang relatif hawkish setelah menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00% dan membuka peluang kenaikan lanjutan. Pasar juga meningkatkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober. Dengan demikian, AUDUSD cenderung bergerak terbatas sambil menunggu perkembangan kebijakan RBA dan The Fed berikutnya. Support AUDUSD berada di area 0,7080, sementara resistance di area 0,7140.
NZDUSD - Dolar Selandia Baru (NZD) melemah ke area 0,5721 pada Jumat dan kembali mendekati level terendah dalam sekitar 10 pekan. Tekanan terutama datang dari dolar AS yang tetap kuat setelah The Fed menaikkan suku bunga dan masih membuka peluang pengetatan lanjutan. Kondisi tersebut membuat penguatan NZD tertahan meski data domestik menunjukkan ekonomi Selandia Baru masih cukup solid.
Pertumbuhan ekonomi Selandia Baru pada kuartal II tercatat lebih baik dari perkiraan, sementara defisit perdagangan Agustus juga menyempit lebih besar dari ekspektasi karena pertumbuhan ekspor melampaui kenaikan impor. Di sisi kebijakan, pasar memperkirakan peluang sekitar 65% RBNZ menaikkan suku bunga menjadi 3,00% pada Oktober. Namun, NZD masih mencatat pelemahan sekitar 1,6% sepanjang pekan ini dan berpotensi tetap tertekan dalam jangka pendek. Support NZDUSD berada di area 0,5700, sementara resistance di area 0,5750.
USDJPY - Pasangan mata uang ini sempat melemah ke area 155,18 sebelum kembali bergerak di atas 156,00, dengan pasar mencermati hasil pertemuan BoJ yang berlangsung selama dua hari. Tekanan terhadap yen mulai mereda setelah data inflasi Jepang menunjukkan CPI umum tetap di 1,9% secara tahunan, sementara inflasi inti melambat menjadi 1,7% pada Agustus. Perlambatan tersebut sedikit mengurangi ekspektasi terhadap sikap BoJ yang lebih hawkish, meski pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga lanjutan pada Desember.
Dari sisi AS, fokus The Fed terhadap inflasi turut menahan kenaikan yield obligasi Pemerintah AS setelah sebelumnya berada di level tinggi, sehingga momentum dolar AS masih terbatas. Perhatian selanjutnya tertuju pada keputusan BoJ dan pernyataan Gubernur Kazuo Ueda untuk melihat arah serta kecepatan pengetatan berikutnya. Jika BoJ memberikan sinyal hawkish, yen berpotensi kembali menguat, sementara sikap yang lebih hati-hati dapat memberikan ruang bagi USDJPY untuk pulih. Support USDJPY berada di area 155,00, sementara resistance di area 156,50.
USDCHF - Pasangan mata uang ini menguat ke sekitar 0,8244, didukung oleh dolar AS yang masih memperoleh sentimen positif setelah The Fed menaikkan suku bunga dan memberikan sinyal bahwa kebijakan moneter dapat tetap ketat. Penguatan dolar juga terbantu oleh permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian global, meski franc Swiss pada saat yang sama memiliki karakteristik safe haven.
Dari sisi domestik Swiss, pergerakan franc masih dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan Swiss National Bank. Dengan kedua mata uang sama-sama mendapat dukungan dari sentimen pasar, USDCHF berpotensi bergerak terbatas dengan kecenderungan menguat dalam jangka pendek. Support USDCHF berada di area 0,8220, sementara resistance di area 0,8300.
USDCAD - Pasangan mata uang ini bergerak terbatas di area 1,3988 pada perdagangan sesi Asia Jumat, masih berada di bawah level psikologis 1,4000 yang menjadi level tertinggi sejak awal Agustus. Meski pergerakannya cenderung konsolidatif, USDCAD masih berada dalam tren penguatan dan berpeluang mencatat kenaikan selama dua pekan berturut-turut. Pelemahan dolar Kanada terutama dipengaruhi oleh kembali melebaranya selisih suku bunga AS dan Kanada setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 3,75% - 4,00%, sementara BoC mempertahankan suku bunga di 2,25%.
Di sisi lain, ketegangan perdagangan antara AS dan Kanada masih menjadi tekanan bagi dolar Kanada, meskipun harga minyak yang lebih tinggi sempat memberikan dukungan terhadap mata uang berbasis komoditas tersebut. Dari AS, dolar mendapat dorongan dari prospek kebijakan The Fed yang masih relatif hawkish dan potensi kenaikan suku bunga tambahan tahun ini, meski penurunan yield Treasury membatasi penguatan USD. Dengan kombinasi tersebut, USDCAD masih berpeluang bertahan di level tinggi dalam jangka pendek. Support USDCAD berada di area 1,3940. Resistance di area 1,4020.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
1:00am | USD | Federal Funds Rate | 4.00% | 4.00% | 3.75% |
1:00am | USD | FOMC Economic Projections |
|
|
|
1:00am | USD | FOMC Statement |
|
|
|
1:30am | USD | FOMC Press Conference |
|
|
|
5:45am | NZD | GDP q/q | 0.20% | 0.10% | 0.90% |
Tentative | EUR | Spanish 10-y Bond Auction |
|
| 3.74|2.3 |
7:30am | USD | Philly Fed Manufacturing Index |
| 31.3 | 47.4 |
7:30am | USD | Unemployment Claims |
| 207K | 206K |
Forex Daily Newsletter