| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1796 | -0.04% |
GBPUSD | 1.3568 | 0.01% |
AUDUSD | 0.7119 | 0.11% |
NZDUSD | 0.5898 | 0.02% |
USDJPY | 158.80 | 0.09% |
USDCHF | 0.7812 | -0.04% |
USDCAD | 1.3768 | 0.01% |
GOLDUD | 4849.15 | -0.07% |
USD/IDR | 17,101 | 0.12% |
Fokus:
USDJPY
Rabu, 15 April 2026 - Pasangan mata uang ini terlihat bergerak konsolidatif setelah mengalami pelemahan pada sesi sebelumnya, dengan harga berfluktuasi dalam kisaran sempit di bawah level 158,94 pada sesi Asia hari Rabu. Meskipun demikian, pergerakan harga masih berada dalam range yang lebih luas selama sekitar satu bulan terakhir, sehingga pelaku pasar cenderung berhati-hati dan menahan diri dari mengambil posisi agresif di tengah sinyal yang masih beragam.
Di sisi fundamental, Yen Jepang kesulitan mendapatkan penguatan meskipun ada optimisme terhadap jalur diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Ketidakstabilan di Selat Hormuz, terutama setelah diberlakukannya blokade oleh Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran, meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Mengingat Jepang sangat bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah, kondisi ini menimbulkan risiko terhadap ekonomi domestik dan melemahkan Yen, sehingga memberikan dukungan bagi USDJPY.
Namun di sisi lain, sentimen risk-on tetap terjaga seiring harapan bahwa pembicaraan damai AS-Iran akan berlanjut. Hal ini tercermin dari penguatan pasar saham global. Selain itu, data inflasi produsen AS (PPI) yang lebih lemah dari ekspektasi membuat pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat oleh The Fed, sehingga menekan dolar AS. Di saat yang sama, kekhawatiran intervensi dari otoritas Jepang turut membatasi kenaikan USDJPY.
Tidak adanya rilis data ekonomi penting dari Jepang maupun AS membuat pergerakan pasangan ini lebih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS dan perkembangan geopolitik global. Volatilitas masih berpotensi tinggi, namun secara keseluruhan pasar cenderung menunggu konfirmasi breakout dari range yang ada sebelum menentukan arah yang lebih jelas. Secara teknikal, support berada di area 158,20, sementara resistance berada di kisaran 159,20, dengan bias jangka pendek masih sideways.
EURUSD - Pasangan mata uang bergerak relatif datar setelah mencatat penguatan selama tujuh hari berturut-turut, dengan harga berada di kisaran 1,1791 pada sesi Asia hari Rabu. Meskipun demikian, peluang kenaikan masih terbuka seiring pelemahan dolar AS yang dipicu oleh meningkatnya optimisme terkait potensi dimulainya kembali negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Harapan akan tercapainya kesepakatan untuk meredakan konflik serta membuka kembali jalur perdagangan di Selat Hormuz menjadi faktor utama yang menekan permintaan terhadap USD.
Sentimen positif tersebut diperkuat oleh laporan bahwa Presiden AS Donald Trump membuka peluang dimulainya kembali pembicaraan dalam waktu dekat, sementara Wakil Presiden JD Vance menyebut adanya kemajuan signifikan dalam tahap awal negosiasi. Di sisi lain, data inflasi produsen AS (PPI) yang lebih rendah dari ekspektasi semakin memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi mulai mereda. PPI bulanan tercatat hanya naik 0,5% dibanding ekspektasi 1,2%, sementara core PPI juga lebih rendah dari perkiraan, yang turut melemahkan dolar AS.
Sementara itu, euro mendapatkan dukungan tambahan dari penurunan harga energi yang menguntungkan kawasan Eurozone sebagai importir energi. Ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan tetap melanjutkan kebijakan pengetatan juga menopang mata uang tersebut. Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan kesiapan bank sentral dalam menghadapi dinamika global, meski tetap mewaspadai dampak lanjutan dari ketegangan geopolitik. Secara teknikal, EURUSD memiliki support di area 1,1750, sementara resistance berada di kisaran 1,1820, dengan bias jangka pendek masih cenderung bullish.
GBPUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan di kisaran 1,3570 pada sesi terbaru, didukung oleh pelemahan dolar AS yang berada di dekat level terendah dalam enam minggu terakhir. Penguatan ini didorong oleh membaiknya sentimen risiko global seiring munculnya harapan bahwa perundingan antara Amerika Serikat dan Iran akan kembali dilanjutkan. Pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai potensi dimulainya kembali pembicaraan dalam waktu dekat meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko dan menekan permintaan terhadap dolar AS, sehingga mendorong kenaikan GBPUSD.
Meski demikian, faktor geopolitik tetap menjadi perhatian utama pasar. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang berdampak pada pasokan energi global meningkatkan risiko inflasi, sementara Gubernur Bank of England Andrew Bailey menilai kondisi ini sebagai guncangan pasokan besar bagi ekonomi. Ia menegaskan bahwa sistem perbankan Inggris cukup kuat untuk menghadapi tekanan tersebut, meski arah kebijakan suku bunga akan sangat bergantung pada perkembangan inflasi. Secara teknikal, GBPUSD memiliki support di area 1,3500, serta resistance di kisaran 1,3600, dengan bias jangka pendek masih cenderung bullish.
AUDUSD - Pasangan mata uang ini melanjutkan penguatan untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di kisaran 0,7127 pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini didorong oleh membaiknya sentimen pasar, terutama akibat meningkatnya optimisme bahwa Amerika Serikat dan Iran akan kembali melanjutkan negosiasi. Laporan menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump membuka peluang dimulainya kembali pembicaraan dalam waktu dekat, sementara Wakil Presiden JD Vance menyoroti adanya kemajuan signifikan dalam tahap awal perundingan, yang meningkatkan minat terhadap aset berisiko termasuk dolar Australia.
Di sisi lain, pernyataan dari Wakil Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Andrew Hauser mengingatkan bahwa perekonomian Australia masih menghadapi tantangan berat akibat tekanan inflasi dan krisis energi, yang berpotensi memicu risiko stagflasi. Sementara itu, data inflasi produsen AS (PPI) yang lebih lemah dari ekspektasi memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi mulai mereda, sehingga mengurangi urgensi kebijakan hawkish dari The Fed dan menekan dolar AS. Secara teknikal, AUDUSD memiliki support di area 0,7100, sementara resistance berada di kisaran 0,7150, dengan bias jangka pendek cenderung bullish.
NZDUSD - Pasangan mata uang ini pada hari Rabu berada di kisaran 0,5899, dengan indikator Stochastic intraday kembali turun ke area oversold setelah koreksi di akhir sesi, menandakan momentum jangka pendek mulai melemah. Meskipun demikian, dolar Selandia Baru masih mendapatkan dukungan dari melemahnya dolar AS, terutama setelah rilis data ekonomi AS yang lebih lemah dari ekspektasi. Data Producer Price Index (PPI) tercatat hanya naik 0,5% secara bulanan, jauh di bawah perkiraan 1,2%, sementara core PPI juga lebih rendah dari ekspektasi, mencerminkan meredanya tekanan inflasi.
Selain itu, pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait kemungkinan dimulainya kembali negosiasi dengan Iran turut menekan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe-haven. Dari sisi domestik, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) belum memberikan sinyal perubahan kebijakan yang signifikan, namun pasar menantikan data ekonomi penting seperti GDP China dan data ketenagakerjaan Australia yang dapat memengaruhi sentimen regional. Secara teknikal, NZDUSD memiliki support di area 0,5860, sementara resistance berada di kisaran 0,5920, dengan bias jangka pendek cenderung konsolidatif.
USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak menguat ke kisaran 0,7809 meskipun pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah, menunjukkan adanya rebound terbatas pada dolar AS. Penguatan ini didorong oleh kombinasi sentimen global yang masih beragam, di mana dolar mendapat dukungan dari perannya sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik, khususnya terkait dinamika konflik di Timur Tengah. Selain itu, meskipun data inflasi AS menunjukkan tanda-tanda mereda, ekspektasi bahwa The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga pada level tinggi untuk sementara waktu turut membantu menopang pergerakan USD.
Namun, penguatan USD masih cenderung terbatas seiring adanya optimisme pasar terhadap potensi kelanjutan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, yang menekan permintaan safe-haven secara berlebihan. Hal ini membuat pergerakan USDCHF cenderung moderat dan tidak terlalu agresif. Secara teknikal, support berada di area 0,7780, sementara resistance berada di kisaran 0,7830. Selama harga bertahan di atas support terdekat, potensi penguatan masih terbuka, meskipun bias jangka pendek tetap cenderung terbatas.
USDCAD - Dolar Kanada menguat ke level tertinggi dalam tiga minggu terhadap dolar AS pada hari Selasa, didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap solusi diplomatik konflik Timur Tengah. Sentimen positif ini mendorong penguatan pasar saham global sekaligus melemahkan dolar AS sebagai aset safe-haven. USDCAD diperdagangkan turun ke sekitar 1,3769, mencerminkan penguatan CAD. Harapan bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran akan kembali dilanjutkan dalam waktu dekat turut meningkatkan minat terhadap aset berisiko, sehingga mendukung penguatan mata uang komoditas seperti CAD.
Di sisi lain, penurunan harga minyak ke kisaran $92 per barel turut memengaruhi pergerakan CAD, mengingat Kanada merupakan salah satu eksportir utama minyak. Meski harga minyak turun, sentimen global yang positif dan melemahnya USD tetap menjadi faktor dominan. Selain itu, stabilitas politik domestik setelah kemenangan pemerintahan Mark Carney serta data inflasi AS yang lebih lemah turut mendukung penguatan CAD. Secara teknikal, USDCAD memiliki support di area 1,3720, sementara resistance berada di kisaran 1,3800, dengan bias jangka pendek cenderung bearish.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:00am | USD | FOMC Member Barkin Speaks |
|
|
|
12:00am | USD | FOMC Member Collins Speaks |
|
|
|
12:00am | USD | FOMC Member Paulson Speaks |
|
|
|
3:10am | GBP | MPC Member Breeden Speaks |
|
|
|
4:00am | EUR | ECB President Lagarde Speaks |
|
|
|
7:30pm | USD | FOMC Member Barr Speaks |
|
|
|
7:30pm | USD | FOMC Member Hammack Speaks |
|
|
|
Day 3 | All | IMF Meetings |
|
|
|
9:30pm | AUD | CB Leading Index m/m |
|
| 0.2% |
10:50pm | GBP | BOE Gov Bailey Speaks |
|
|
|