Home
>
News
>
Publication
>
USDCAD Menguat di Tengah Ketidakpastian Global dan Dinamika Harga Minyak
USDCAD Menguat di Tengah Ketidakpastian Global dan Dinamika Harga Minyak
Thursday, 02 April 2026

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1588

-0.17%

GBPUSD

1.3304

-0.26%

AUDUSD

0.6923

-0.36%

NZDUSD

0.5752

-0.38%

USDJPY

158.80

0.22%

USDCHF

0.7947

0.14%

USDCAD

1.3873

0.17%

GOLDUD

4758.46

-2.04%

USD/IDR

16,997

0.00%

Fokus:

  1. Sikap hati-hati Bank of Canada dalam kebijakan suku bunga
  2. Pengaruh harga minyak terhadap pergerakan Dolar Kanada


USDCAD
Kamis, 2 April 2026
- Pasangan mata uang ini bergerak menguat di level 1.3896, seiring kombinasi sentimen dari kebijakan moneter Kanada dan dinamika harga energi global. Pergerakan ini dipengaruhi oleh sikap hati-hati Bank of Canada yang memilih mempertahankan suku bunga di level 2,25% di tengah meningkatnya ketidakpastian global, khususnya terkait konflik di Timur Tengah.

Dalam risalah terbarunya, bank sentral Kanada menegaskan akan lebih mengandalkan penilaian internal dalam menentukan arah kebijakan, dengan pendekatan berbasis manajemen risiko. Gubernur Tiff Macklem menyampaikan bahwa dampak konflik Iran terhadap inflasi akan terus dipantau, namun respons kebijakan baru akan diambil jika tekanan harga bersifat persisten. Kondisi ini memberikan ruang fleksibilitas bagi kebijakan moneter Kanada, meskipun pasar mulai memperkirakan potensi kenaikan suku bunga pada paruh kedua tahun ini.

Di sisi lain, lonjakan harga minyak akibat konflik Iran menjadi faktor penting yang menopang Dolar Kanada, mengingat Kanada merupakan salah satu eksportir utama energi. Namun demikian, ketidakpastian terkait dampak ekonomi jangka panjang serta pelemahan pertumbuhan domestik membatasi penguatan lebih lanjut. Sementara itu, pergerakan Dolar AS masih dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dan ekspektasi kebijakan global, sehingga arah USDCAD ke depan cenderung akan tetap dipengaruhi oleh keseimbangan antara faktor energi dan kebijakan moneter kedua negara. Pasangan mata uang ini memiliki Support di level 1.3840 dan resistance di level 1.3950.

EURUSD
- Pasangan mata uang ini bergerak di level 1,1568 pada awal sesi Asia hari Kamis, dengan pelaku pasar cenderung berhati-hati menjelang pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait perkembangan konflik dengan Iran. Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada rilis data klaim pengangguran mingguan AS serta data tenaga kerja utama seperti Nonfarm Payrolls (NFP) yang akan dirilis pada Jumat. Trump dijadwalkan menyampaikan pidato pada pukul 01.00 GMT sebagai pembaruan resmi pertama sejak serangan gabungan AS-Israel ke Iran pada akhir Februari, dengan fokus pada keberhasilan militer dan potensi penyelesaian konflik dalam dua hingga tiga minggu.

Di sisi lain, potensi meredanya ketegangan geopolitik dapat memperbaiki sentimen pasar global dan mengurangi daya tarik dolar AS sebagai aset safe haven, sehingga membuka ruang penguatan EURUSD. Ekspektasi terhadap kebijakan moneter European Central Bank yang semakin hawkish juga menjadi faktor pendukung. Pasangan mata uang ini memiliki support di level 1.1520 dan resistance di level 1.1600.

GBPUSD - Pasangan mata uang ini bergerak di level 1,3269 dan menghadapi tekanan jual pada hari Kamis setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi mingguan di sekitar 1,3345. Pelemahan ini dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali menegaskan batas waktu dua hingga tiga minggu terkait konflik dengan Iran, serta ancaman terhadap infrastruktur energi jika tidak tercapai kesepakatan. Pernyataan tersebut, ditambah laporan dorongan aksi militer untuk membuka Selat Hormuz, meningkatkan kekhawatiran eskalasi ketegangan di kawasan.

Kondisi ini mendorong lonjakan harga minyak mentah, memperbesar risiko inflasi, dan memperkuat ekspektasi kebijakan hawkish dari Federal Reserve, sehingga menopang Dolar AS sebagai aset safe haven dan menekan GBPUSD. Di sisi lain, ekonomi Inggris yang rentan terhadap kenaikan harga energi serta sikap hawkish Bank of England turut membebani prospek poundsterling, memperkuat potensi kelanjutan tren penurunan. Pasangan mata uang ini memiliki support di level 1.3200 dan resistance di level 1.3300.

AUDUSD - Pasangan mata uang ini mengalami pelemahan setelah dua hari sebelumnya mencatatkan penguatan, dengan pergerakan di sekitar level 0,6898 pada hari Kamis. Tekanan terhadap pasangan ini terjadi karena Dolar Australia melemah, meskipun data perdagangan menunjukkan kinerja yang cukup kuat.

Pasangan AUDUSD mengalami pelemahan dan bergerak di sekitar level 0,6898 pada hari Kamis setelah sebelumnya mencatatkan penguatan selama dua hari. Tekanan ini terjadi meskipun data neraca perdagangan Australia menunjukkan kinerja yang kuat, dengan surplus Februari melonjak signifikan menjadi AUD 5.686 juta dari sebelumnya AUD 2.258 juta, didorong oleh peningkatan ekspor komoditas seperti emas dan produk pertanian. Sementara itu, penurunan impor mencerminkan melemahnya permintaan domestik serta ketidakpastian dalam perdagangan global.

Di sisi lain, penguatan Dolar AS turut menekan AUDUSD di tengah meningkatnya optimisme pasar terhadap meredanya ketegangan geopolitik. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kemampuan militer Iran telah melemah dan mengisyaratkan potensi penyelesaian konflik dalam waktu dekat. Sentimen ini mengurangi risiko global namun tetap menopang Dolar AS, sehingga membatasi penguatan Dolar Australia. Pasangan mata uang ini memiliki support di level 0.6850 dan resistance di level 0.6920.

NZDUSD - Pasangan NZDUSD mengalami tekanan dan bergerak di level  0,5730 pada hari Kamis. seiring penguatan Dolar AS di tengah sikap hati-hati pasar terhadap konflik di Timur Tengah yang mendorong permintaan aset safe haven. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa konflik dengan Iran masih akan berlangsung dua hingga tiga minggu, meskipun dinilai mendekati tahap akhir. Namun, pernyataan tersebut belum sepenuhnya meredakan kekhawatiran pasar, dengan potensi eskalasi yang masih terbuka.

Fokus pasar selanjutnya tertuju pada rilis data ketenagakerjaan AS, khususnya Nonfarm Payrolls (NFP), yang dapat memengaruhi arah Dolar AS. Di sisi lain, pasar juga menantikan keputusan suku bunga dari Reserve Bank of New Zealand, di mana bank sentral membuka peluang pengetatan jika ekspektasi inflasi jangka panjang meningkat. Kombinasi faktor ini akan menjadi penentu arah pergerakan NZDUSD ke depan. Pasangan mata uang ini memiliki support: 0.5700 dan resistance di level 0.5780.

USDJPY - Pasangan USDJPY menguat dan bergerak naik mendekati level 159.15 pada perdagangan hari Kamis, didorong oleh apresiasi Dolar AS terhadap Yen Jepang setelah pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa Amerika Serikat tengah secara sistematis melemahkan kemampuan Iran, termasuk dalam kapasitas peluncuran rudal dan drone, dengan operasi militer yang dinilai telah melampaui target.

Ketidakpastian terkait potensi gencatan senjata serta ketegangan di Timur Tengah terus mendukung Dolar AS dalam jangka pendek. Namun demikian, potensi intervensi dari otoritas Jepang menjadi faktor pembatas pelemahan Yen, di mana diplomat mata uang Jepang Atsushi Mimura menegaskan kesiapan pemerintah untuk mengambil langkah tegas jika aktivitas spekulatif meningkat. Pasangan mata uang ini memiliki support di level 158.30 dan resistance di level 160.00.

USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak menguat di level 0.7958 pada perdagangan hari ini, didukung oleh penguatan Dolar AS di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung. Permintaan terhadap Dolar AS tetap terjaga seiring sikap hati-hati pelaku pasar dalam merespons perkembangan geopolitik serta ekspektasi terhadap data ekonomi Amerika Serikat.

Di sisi lain, pergerakan Franc Swiss tertahan menjelang rilis data inflasi, dengan ekspektasi CPI berada di level 0,5%, sedikit lebih rendah dari sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan potensi meredanya tekanan harga dan dapat memengaruhi arah kebijakan moneter. Kombinasi kekuatan Dolar AS dan hasil data inflasi Swiss akan menjadi penentu arah USDCHF, di mana rilis data yang lebih rendah dari ekspektasi berpotensi mendorong penguatan lanjutan pasangan ini. Pasangan mata uang ini memiliki support di level 0.7920 dan resistance di level 0.8000.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:30am

CAD

BOC Summary of Deliberations

 

1.10%

0.20%

6:50am

JPY

Monetary Base y/y

-11.60%

-10.80%

-10.60%

8:00am

USD

President Trump Speaks

 

0.10%

-0.10%

1:30pm

CHF

CPI m/m

 

0.50%

0.60%

7:30pm

USD

Unemployment Claims

 

212K

210K

7:30pm

USD

Trade Balance

-60.5B

-54.5B

9:15pm

USD

FOMC Member Logan Speaks

 

 

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

38B

-54B

11:45pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788