| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1524 | -0.03% |
GBPUSD | 1.3456 | -0.03% |
AUDUSD | 0.7031 | -0.04% |
NZDUSD | 0.5872 | -0.10% |
USDJPY | 158.45 | -0.08% |
USDCHF | 0.8125 | 0.00% |
USDCAD | 1.4014 | 0.01% |
GOLDUD | 4,236.61 | 0.30% |
COFU | 78.17 | -0.31% |
USD/IDR | 17,914 | 0.00% |
Jumat, 07 Agustus 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi bearish dibebani oleh sentimen dari pernyataan optimis Trump bahwa perang Iran akan segera berakhir. Selain itu peningkatan output Rusia juga turut memberikan tekanan pada harga minyak.
Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis mengatakan dengan optimis bahwa perang dengan Iran akan segera berakhir karena ia yakin Teheran tidak bisa bertahan lebih lama lagi. Trump juga menambahkan bahwa AS memiliki pasokan senjata tertentu yang hampir tak terbatas, dan selain itu perusahaan-perusahaan pertahanan AS sedang membangun lebih banyak pabrik produksi, termasuk fasilitas untuk rudal Patriot dan Tomahawk.
Turut membebani harga, produksi minyak mentah dan kondensat Rusia pada bulan Juli naik sekitar 100.000 bph menjadi di atas 9 juta bph, didukung oleh ekspor minyak yang kuat dan pemulihan volume pengolahan di kilang, ungkap dua sumber industri pada hari Kamis. Rusia juga berencana meningkatkan ekspor minyak mentah dari pelabuhan-pelabuhan di wilayah barat sebesar 4% pada bulan Agustus dibandingkan bulan Juli, menurut sumber industri.
Sementara itu, dalam data terbaru bea cukai yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa ekspor China pada bulan Juli tumbuh 23,9% dibandingkan tahun sebelumnya, atau melambat dari lonjakan 27% pada bulan sebelumnya. Namun, pertumbuhan ekspor tersebut melampaui perkiraan kenaikan sebesar 22,2% dalam jajak pendapat Reuters.
Dukungan lainnya datang dari Iran yang sedang meninjau RUU untuk melarang kapal-kapal AS, Israel, dan kapal lain yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz, ungkap seorang anggota parlemen Teheran pada hari Kamis. Selain itu, termasuk pengenaan denda hingga 20% dari nilai muatan kargo bagi kapal yang melanggar pembatasan tersebut, tambahnya. Iran berupaya menetapkan biaya antara 5% hingga 7% dari harga muatan kapal yang melintasi selat tersebut, menurut seorang pejabat senior Iran.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $80 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $75 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Unemployment Rate |
| 4.2% | 4.2% |
22:00 | USA - Consumer Inflation Expectations |
| 3.8% | 3.7% |