Home
>
News
>
Publication
>
GBPUSD Naik Tipis di Tengah Tekanan terhadap Dolar AS
GBPUSD Naik Tipis di Tengah Tekanan terhadap Dolar AS
Thursday, 06 August 2026

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1548

0.06%

GBPUSD

1.3466

0.02%

AUDUSD

0.7056

0.01%

NZDUSD

0.5885

0.07%

USDJPY

157.74

-0.05%

USDCHF

0.8070

-0.10%

USDCAD

1.4013

-0.06%

GOLDUD

4249.50

1.07%

USD/IDR

17,932

0.00%

Fokus:

  1. Optimisme penyelesaian konflik Timur Tengah menopang pound.
  2. Investor menunggu data ekonomi utama dari AS.


GBPUSD
Kamis, 6 Agustus 2026 -
Pasangan mata uang ini diperdagangkan menguat tipis di kisaran 1,3469. Penguatan pound didukung oleh pelemahan dolar AS setelah meningkatnya optimisme terhadap kemajuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Harapan tersebut mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven sehingga memberikan ruang bagi GBPUSD untuk mempertahankan penguatannya.

Selain itu, harga minyak mentah yang masih bertahan di dekat level terendah dalam tiga pekan turut meredakan kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak terburu-buru menaikkan suku bunga. Kondisi tersebut memberikan tekanan tambahan terhadap dolar AS dan mendukung penguatan pound. Meski demikian, serangan kelompok Houthi terhadap kapal tanker di Laut Merah menjaga risiko geopolitik tetap tinggi sehingga membatasi pelemahan dolar AS.

Dari sisi teknikal, analis menilai pound masih memiliki peluang melanjutkan kenaikan karena indikator momentum menunjukkan kecenderungan positif meskipun belum terlalu kuat. Selama mampu bertahan di atas area support terdekat, GBPUSD diperkirakan masih memiliki ruang untuk menguji level yang lebih tinggi dalam jangka pendek.

Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada rilis PMI Konstruksi Inggris, data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal Mingguan Amerika Serikat, serta laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat. Hasil data tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan GBPUSD selanjutnya. Support GBPUSD berada di area 1.3435, sementara resistance di area 1.3505.

EURUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan menguat di kisaran 1,1555 pada perdagangan pagi hari ini. Penguatan euro didorong oleh pelemahan dolar AS setelah data ADP Employment menunjukkan penambahan tenaga kerja sektor swasta hanya 44 ribu pada Juli, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 70 ribu. Selain itu, PMI Jasa ISM naik menjadi 54,1, namun masih berada di bawah perkiraan sehingga semakin membebani pergerakan dolar AS.

Di sisi lain, optimisme terhadap kemajuan negosiasi antara Iran dan Oman terkait kerangka pelayaran di Selat Hormuz turut meningkatkan sentimen pasar terhadap aset berisiko, termasuk euro. Sementara itu, data PMI kawasan Euro yang menunjukkan perbaikan tipis juga memberikan dukungan bagi mata uang tunggal tersebut. Investor kini menantikan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat sebagai petunjuk arah kebijakan Federal Reserve dan pergerakan EURUSD selanjutnya. Support EURUSD berada di area 1.1525, sementara resistance di area 1.1590

AUDUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan menguat di kisaran 0,7057 pada perdagangan pagi hari ini. Penguatan dolar Australia didukung oleh data Neraca Perdagangan Australia yang berbalik mencatat surplus sebesar A$1,929 miliar pada Juni, jauh lebih baik dibandingkan ekspektasi pasar yang memperkirakan defisit. Kinerja tersebut didorong oleh lonjakan ekspor sebesar 9,6% secara bulanan, sementara impor turun tipis sehingga memberikan sentimen positif bagi dolar Australia.

Di sisi lain, dolar AS masih berada di bawah tekanan setelah data ADP Employment menunjukkan penambahan tenaga kerja sektor swasta hanya 44 ribu pada Juli, lebih rendah dari perkiraan pasar. Optimisme terhadap kemajuan pembahasan jalur pelayaran di Selat Hormuz juga mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Pelaku pasar kini menantikan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) sebagai petunjuk arah pergerakan AUDUSD selanjutnya. Support AUDUSD berada di area 0.7030, sementara resistance di area 0.7090.

NZDUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan menguat di kisaran 0,5889 pada sesi Asia. Penguatan dolar Selandia Baru didukung oleh membaiknya sentimen risiko global setelah Iran dan Oman mengumumkan telah mencapai kesepakatan mengenai jalur geografis pelayaran sementara melalui Selat Hormuz. Perkembangan tersebut meredakan kekhawatiran terhadap pasokan energi global dan mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven, sehingga memberikan ruang bagi penguatan kiwi.

Di sisi lain, meskipun dolar Selandia Baru sempat tertekan pada sesi sebelumnya akibat data ketenagakerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, pasar masih memperkirakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September. Ekspektasi tersebut muncul setelah RBNZ mengindikasikan bahwa pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut masih diperlukan untuk mengendalikan inflasi. Pelaku pasar kini juga menantikan data ketenagakerjaan Amerika Serikat sebagai petunjuk arah pergerakan NZDUSD berikutnya. Support NZDUSD berada di area 0.5865, sementara resistance di area 0.5915.

USDJPY - Pasangan mata uang ini diperdagangkan melemah di kisaran 157,66 pada perdagangan pagi hari ini. Pelemahan ini terjadi setelah yen Jepang menguat menyusul intervensi mata uang yang dilakukan secara terkoordinasi oleh Amerika Serikat dan Jepang. Pernyataan kedua negara yang membuka peluang intervensi lanjutan untuk menjaga stabilitas pasar turut meningkatkan permintaan terhadap yen dan membatasi penguatan dolar AS terhadap mata uang Jepang.

Di sisi lain, ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan September semakin menguat setelah data pertumbuhan upah Jepang menunjukkan perbaikan. Prospek kebijakan moneter yang lebih hawkish tersebut memberikan dukungan tambahan bagi yen. Pelaku pasar kini menantikan rilis Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat sebagai petunjuk arah pergerakan USDJPY berikutnya. Support USDJPY berada di area 157.30, sementara resistance di area 158.10.

USDCHF - Pasangan mata uang ini diperdagangkan melemah di kisaran 0,8062 pada sesi Asia. Pelemahan ini sejalan dengan penurunan Indeks Dolar AS (DXY) yang melanjutkan tren negatif selama tiga hari berturut-turut. Dolar AS tertekan setelah data ADP Employment menunjukkan penambahan tenaga kerja sektor swasta hanya 44 ribu pada Juli, jauh di bawah ekspektasi pasar. Selain itu, PMI Jasa ISM yang juga berada di bawah perkiraan semakin memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan terburu-buru memperketat kebijakan moneternya.

Di sisi lain, optimisme terhadap kemajuan pembahasan antara Iran dan Oman terkait jalur pelayaran di Selat Hormuz mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Meski demikian, meningkatnya ketegangan di Laut Merah setelah serangan Houthi terhadap kapal tanker minyak Saudi membantu membatasi pelemahan dolar AS. Pelaku pasar kini menantikan rilis Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat sebagai penentu arah pergerakan USDCHF berikutnya. Support USDCHF berada di area 0.8040, sementara resistance di area 0.8090.

USDCAD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan melemah di kisaran 1,4005 pada perdagangan pagi hari ini. Pelemahan pasangan ini didorong oleh menguatnya dolar Kanada setelah harga minyak mentah kembali pulih dari level terendah dalam lebih dari tiga pekan. Kenaikan harga minyak dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan menyusul serangan rudal kelompok Houthi terhadap kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah, sehingga memberikan dukungan bagi mata uang Kanada yang sensitif terhadap pergerakan harga minyak.

Di sisi lain, optimisme terhadap kemajuan pembahasan antara Iran dan Oman terkait jalur pelayaran di Selat Hormuz serta meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve turut membebani dolar AS. Meski demikian, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati menjelang rilis Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat dan data ketenagakerjaan Kanada yang diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan USDCAD selanjutnya. Support USDCAD berada di area 1.3980, sementara resistance di area 1.4045.


DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:05am

USD

FOMC Member Cook Speaks

 

 

 

3:30am

USD

President Trump Speaks

 

 

 

7:35am

USD

FOMC Member Daly Speaks

 

 

 

8:30am

AUD

Goods Trade Balance

1.93B

-1.06B

-2.37B

2:00pm

CHF

Unemployment Rate

 

3.1%

3.1%

7:30pm

USD

Unemployment Claims

 

203K

197K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788