Home
>
News
>
Publication
>
USDCAD Bergerak Stabil, Perhatian Pasar Beralih ke Data Ekonomi AS
USDCAD Bergerak Stabil, Perhatian Pasar Beralih ke Data Ekonomi AS
Thursday, 30 July 2026

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1459

-0.03%

GBPUSD

1.3369

-0.10%

AUDUSD

0.6955

0.10%

NZDUSD

0.5795

0.17%

USDJPY

163.40

0.06%

USDCHF

0.8135

0.16%

USDCAD

1.4046

0.00%

GOLDUD

4074.84

0.26%

USD/IDR

18,082

0.00%

Fokus:

  1. Prospek suku bunga AS menjadi perhatian.
  2. Dolar Kanada didukung harga minyak.


USDCAD
Kamis, 30 Juli 2026
- Pasangan mata uang ini diperdagangkan di kisaran 1,4046 dalam rentang terbatas setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi pasar. Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada rilis data ekonomi Amerika Serikat yang diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan dolar AS selanjutnya.

Fokus utama hari ini tertuju pada data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II dan Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) AS. Kedua indikator tersebut akan memberikan gambaran mengenai kekuatan ekonomi dan tekanan inflasi di Amerika Serikat, sekaligus menjadi acuan bagi pasar dalam memperkirakan langkah kebijakan moneter Federal Reserve pada pertemuan berikutnya.

Di sisi lain, dolar AS masih memperoleh dukungan dari meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve berpeluang kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun apabila tekanan inflasi tetap tinggi. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran turut menjaga permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.

Namun, kenaikan harga minyak mentah akibat kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global berpotensi memperkuat dolar Kanada yang dikenal sebagai mata uang berbasis komoditas. Kondisi tersebut diperkirakan dapat membatasi penguatan USDCAD, sehingga pergerakan pasangan mata uang ini dalam jangka pendek masih akan dipengaruhi oleh hasil rilis data ekonomi AS dan dinamika harga minyak. Support USDCAD berada di area 1,4015, sementara resistance di area 1,4085.

EURUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan di kisaran 1,1456 pada sesi Asia, melemah tipis seiring menguatnya kembali dolar AS setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga. Meski tidak mengubah tingkat suku bunga, pernyataan The Fed yang tetap berkomitmen menurunkan inflasi ke target 2% serta masih adanya peluang kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun memberikan dukungan terhadap mata uang AS.

Di sisi lain, perhatian investor kini beralih pada rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Jerman dan Zona Euro. Data tersebut akan menjadi indikator penting untuk menilai kekuatan ekonomi kawasan Eropa sekaligus memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB). Jika pertumbuhan ekonomi melampaui perkiraan, euro berpotensi memperoleh dukungan dan membatasi pelemahan terhadap dolar AS. Support EURUSD berada di area 1,1425, sementara resistance di area 1,1495.

GBPUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan lebih rendah di sekitar 1,3355 pada sesi Asia setelah reli sehari sebelumnya mulai kehilangan momentum. Penguatan dolar AS kembali menjadi faktor utama yang menekan pound sterling, didorong oleh masih kuatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat apabila tekanan inflasi belum mereda. Sentimen safe haven akibat meningkatnya risiko geopolitik juga turut menopang mata uang AS.

Sementara itu, pelaku pasar belum mengambil posisi besar karena masih menunggu hasil rapat Bank of England yang dijadwalkan berlangsung hari ini. Selain keputusan BoE, publikasi data pertumbuhan ekonomi dan inflasi PCE Amerika Serikat diperkirakan akan memberikan arah baru bagi pergerakan dolar AS, sehingga volatilitas pasangan GBPUSD berpotensi meningkat setelah kedua agenda tersebut diumumkan. Support berada di area 1,3320, sementara resistance di area 1,3395.

AUDUSD - Pasangan mata uang ini dibuka di kisaran 0,6955, melemah dibandingkan pembukaan hari sebelumnya di 0,6978. Pelemahan ini terjadi setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga, namun tetap menunjukkan sikap yang cenderung hawkish. Pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang menegaskan komitmen bank sentral untuk mengembalikan inflasi ke target 2% turut meningkatkan daya tarik dolar AS dan memberikan tekanan pada dolar Australia.

Dari sisi domestik, dolar Australia juga terbebani oleh data inflasi yang menunjukkan perlambatan lebih besar dari perkiraan. Kondisi tersebut mendorong pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) pada tahun ini, sehingga mengurangi dukungan terhadap AUD. Meski demikian, peluang pelemahan lebih lanjut masih dapat tertahan karena RBA tetap membuka kemungkinan pengetatan kebijakan apabila inflasi kembali meningkat. Support AUDUSD berada di area 0,6925, sementara resistance di area 0,6985.

NZDUSD - Pasangan mata uang ini menguat ke kisaran 0,5805 pada perdagangan sesi Asia. Penguatan ini didorong oleh meningkatnya optimisme pelaku usaha di Selandia Baru, setelah Indeks Prospek Bisnis ANZ bulan Juli naik signifikan ke level tertinggi sejak Februari. Sentimen positif tersebut memperkuat keyakinan pasar bahwa aktivitas ekonomi domestik mulai membaik dan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada pertemuan September.

Meski demikian, ruang penguatan NZDUSD diperkirakan masih terbatas karena dolar AS tetap memperoleh dukungan dari sikap Federal Reserve yang cenderung hawkish. Walaupun The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan Juli, sejumlah pejabat masih mendukung kenaikan suku bunga guna memastikan inflasi kembali ke target. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga berpotensi mendorong permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Support NZDUSD berada di area 0,5775, sementara resistance di area 0,5835.

USDJPY - Pasangan mata uang ini diperdagangkan menguat tipis di sekitar 163,49 pada sesi Asia. Sentimen datang dari pernyataan Menteri Keuangan Jepang yang mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mengkaji usulan untuk tidak membatasi permintaan anggaran tahun depan. Pemerintah juga menilai penting memberikan penjelasan yang jelas kepada pasar agar perubahan nilai anggaran tidak disalahartikan sebagai pelonggaran fiskal yang berlebihan.

Sementara itu, arah pergerakan USDJPY masih didorong oleh prospek kebijakan moneter kedua negara. Dolar AS tetap memperoleh dukungan dari tingginya tingkat suku bunga di Amerika Serikat, sedangkan investor akan terus memantau langkah pemerintah Jepang dan Bank of Japan yang berpotensi memengaruhi prospek yen dalam beberapa waktu ke depan. Support USDJPY berada di area 163,10, sementara resistance di area 163,90. 

USDCHF - Pasangan mata uang ini menguat ke kisaran 0,8148 pada perdagangan sesi Asia. Penguatan ini didorong oleh kembali menguatnya dolar AS setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga namun tetap menunjukkan komitmen untuk menekan inflasi ke target 2%. Adanya perbedaan suara di internal The Fed yang masih mendukung kenaikan suku bunga juga memperkuat ekspektasi pasar bahwa kebijakan moneter AS akan tetap ketat dalam beberapa bulan mendatang.

Di sisi lain, investor kini menantikan rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) dan Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika Serikat yang dijadwalkan terbit hari ini. Hasil kedua data tersebut akan menjadi acuan penting dalam menilai prospek suku bunga The Fed. Sementara itu, ekspektasi bahwa Swiss National Bank akan mempertahankan kebijakan suku bunga yang rendah turut membatasi penguatan franc Swiss sehingga memberikan ruang bagi USDCHF untuk bertahan di level yang lebih tinggi. Support USDCHF berada di area 0,8125, sementara resistance di area 0,8175.



DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:30am

CAD

BOC Summary of Deliberations

 

 

 

1:00am

USD

Federal Funds Rate

3.75%

3.75%

3.75%

1:00am

USD

FOMC Statement

 

 

 

1:30am

USD

FOMC Press Conference

 

 

 

6:00pm

GBP

BOE Monetary Policy Report

 

 

 

6:00pm

GBP

Monetary Policy Summary

 

 

 

6:00pm

GBP

MPC Official Bank Rate Votes

 

2-0-7

2-0-7

6:00pm

GBP

Official Bank Rate

 

3.75%

3.75%

6:30pm

GBP

BOE Gov Bailey Speaks

 

 

 

7:30pm

USD

Advance GDP q/q

 

2.10%

2.10%

7:30pm

USD

Core PCE Price Index m/m

 

0.20%

0.30%

7:30pm

USD

Advance GDP Price Index q/q

 

4.10%

3.60%

7:30pm

USD

Unemployment Claims

 

201K

187K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788