Home
>
News
>
Publication
>
USDCAD Bergerak Stabil di Tengah Meredanya Ketegangan Timur Tengah
USDCAD Bergerak Stabil di Tengah Meredanya Ketegangan Timur Tengah
Friday, 08 May 2026

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1728

0.03%

GBPUSD

1.3555

0.02%

AUDUSD

0.7208

0.06%

NZDUSD

0.5941

-0.07%

USDJPY

156.88

-0.01%

USDCHF

0.7800

0.01%

USDCAD

1.3660

-0.01%

GOLDUD

4694.56

0.31%

USD/IDR

17,330

-0.01%

Fokus:

  1. Meredanya konflik Timur Tengah menekan permintaan dolar AS sebagai aset safe haven.
  2. Pelemahan harga minyak dan ekspektasi dovish Bank of Canada membatasi penguatan CAD.

USDCAD
Jumat, 08 2026
- Pasangan mata uang ini bergerak di kisaran 1,3658 pada perdagangan Asia Jumat setelah sebelumnya mencatat penguatan selama dua sesi berturut-turut. Pergerakan USDCAD dipengaruhi tekanan terhadap dolar AS seiring membaiknya sentimen pasar setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai mereda. Israel dan Iran memberikan sinyal bahwa konflik untuk sementara mengalami penurunan eskalasi, sementara Presiden AS, Donald Trump, menegaskan bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran masih tetap berlangsung.

Membaiknya sentimen risiko global membuat permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven mulai berkurang. Meski demikian, pelemahan USDCAD masih relatif terbatas karena dolar Kanada juga tertekan oleh penurunan harga minyak mentah. Sebagai salah satu eksportir minyak terbesar ke AS, pergerakan harga energi menjadi faktor penting bagi dolar Kanada.

Harga minyak mentah WTI kembali melemah ke sekitar USD 92,70 per barel setelah sebelumnya sempat menguat. Penurunan ini terjadi karena pasar mulai mengurangi kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan minyak seiring meredanya tensi antara AS dan Iran. Sebelumnya, pasar sempat dipengaruhi aksi serangan balasan militer AS terhadap target Iran yang dikaitkan dengan serangan terhadap pasukan Amerika.

Di sisi lain, dolar Kanada juga masih dibayangi ekspektasi kebijakan dovish dari Bank of Canada setelah muncul indikasi perlambatan ekonomi domestik. Pelaku pasar kini menantikan data ketenagakerjaan Kanada yang diperkirakan menunjukkan penambahan sekitar 15.000 tenaga kerja pada April dengan tingkat pengangguran tetap di level 6,7%. Data tersebut berpotensi menjadi katalis utama bagi arah pergerakan USDCAD dalam jangka pendek. Support berada di area 1.3620, sementara resistance di area 1.3690.

EURUSD - Pasangan mata uang ini menguat terbatas ke area 1,1731 pada awal sesi Asia Senin, didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran. Sentimen positif tersebut berkembang setelah pemerintah AS masih menantikan tanggapan Iran terkait proposal pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz serta upaya penghentian konflik. Kondisi ini mengurangi minat pasar terhadap dolar AS sebagai aset safe haven dan memberikan dorongan bagi penguatan euro.

Di sisi lain, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati menjelang rilis data Nonfarm Payrolls AS periode April yang akan diumumkan pada Jumat. Laporan tersebut diperkirakan menunjukkan penambahan sekitar 62.000 tenaga kerja dengan tingkat pengangguran tetap di level 4,3%. Apabila data tenaga kerja dirilis lebih kuat dari perkiraan, ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve dapat kembali meningkat dan berpotensi menopang penguatan dolar AS terhadap euro. Support berada di area 1.1700, sementara resistance di area 1.1760.

GBPUSD - Pasangan mata uang ini bergerak menguat pada perdagangan Jumat di kisaran 1,3558, didukung pelemahan dolar AS di tengah meningkatnya kehati-hatian pasar menjelang rilis data Nonfarm Payrolls AS. Sentimen pasar masih dipengaruhi perkembangan negosiasi antara AS dan Iran yang mendorong berkurangnya permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Kondisi tersebut memberikan ruang penguatan bagi pound sterling meskipun pergerakan masih cenderung terbatas.

Di sisi lain, pelaku pasar tetap berhati-hati karena data tenaga kerja AS berpotensi menjadi penentu arah kebijakan Federal Reserve ke depan. Minimnya rilis data ekonomi utama dari Inggris membuat pergerakan GBPUSD lebih banyak dipengaruhi sentimen global dan dinamika dolar AS. Secara teknikal, pasangan ini masih berupaya mempertahankan momentum kenaikan setelah sempat bergerak volatil dalam beberapa sesi terakhir. Support berada di area 1.3520, sementara resistance di area 1.3580.

AUDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak di sekitar level 0,7212 pada perdagangan Jumat setelah berhasil bertahan di atas area support 0,7200 pada sesi Asia. Meski masih berada dekat level tertinggi sejak Juni 2022 yang tercapai awal pekan ini, ruang penguatan pasangan ini cenderung terbatas akibat meningkatnya kembali ketidakpastian geopolitik global. Pelaku pasar kini fokus menantikan rilis data ketenagakerjaan AS, terutama laporan Nonfarm Payrolls (NFP), yang diperkirakan menjadi katalis utama arah pergerakan pasar selanjutnya.

Sentimen positif terkait peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran mulai mereda setelah ketegangan kembali meningkat di kawasan Selat Hormuz. Laporan menyebutkan militer AS berhasil menggagalkan serangan Iran terhadap kapal perang Amerika, sementara Iran menuduh AS melanggar kesepakatan gencatan senjata. Situasi tersebut meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven dan membatasi kenaikan dolar Australia yang sensitif terhadap sentimen risiko pasar.

Di sisi lain, dolar Australia masih mendapat dukungan dari sikap Reserve Bank of Australia (RBA) yang tetap bernada hawkish. Bank sentral Australia sebelumnya menilai tekanan inflasi masih relatif tinggi dan membuka peluang pengetatan kebijakan lanjutan apabila diperlukan. Sementara itu, ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve mulai berkurang seiring meredanya tekanan inflasi global dan penurunan harga minyak. Pasar juga akan mencermati data NFP AS yang diperkirakan menunjukkan perlambatan penambahan tenaga kerja menjadi sekitar 62.000 pada April dengan tingkat pengangguran stabil di 4,3%, yang berpotensi memengaruhi volatilitas AUDUSD dalam jangka pendek. Support berada di area 0.7190, sementara resistance di area 0.7240.

NZDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah di area 0,5937 pada perdagangan Jumat seiring meningkatnya kehati-hatian pasar terhadap perkembangan hubungan antara AS dan Iran. Sebelumnya, sentimen risiko sempat membaik setelah muncul indikasi bahwa kedua negara sedang mengarah pada kesepakatan sementara guna meredakan konflik di Timur Tengah serta membuka kembali jalur distribusi di Selat Hormuz. Kondisi tersebut sempat mengurangi permintaan terhadap dolar AS dan mendukung penguatan mata uang berisiko termasuk dolar Selandia Baru.

Meski demikian, penguatan NZD tertahan setelah laporan terbaru menunjukkan masih adanya perbedaan pandangan dalam proses negosiasi. Iran dikabarkan belum menyetujui sebagian proposal AS terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, sehingga kekhawatiran terhadap ketidakpastian geopolitik kembali meningkat. Sementara itu, dolar AS tetap relatif solid didukung data pasar tenaga kerja AS yang masih cukup kuat menjelang rilis Nonfarm Payrolls. Klaim pengangguran awal tercatat lebih baik dari perkiraan pasar dan continuing claims mengalami penurunan, mencerminkan kondisi ketenagakerjaan AS yang masih stabil. Support berada di area 0.5920, sementara resistance di area 0.5965.

USDJPY - Pasangan mata uang ini bergerak cenderung datar di sekitar level 156,86 pada sesi Asia Jumat seiring pasar mencermati dugaan intervensi tambahan dari otoritas Jepang untuk menopang yen. Investor juga masih bersikap wait and see menjelang rilis data tenaga kerja AS periode April, termasuk laporan Nonfarm Payrolls yang akan diumumkan Jumat malam. Pergerakan yang terbatas ini mencerminkan kehati-hatian pasar di tengah pengaruh faktor fundamental global dan potensi intervensi di pasar valuta asing.

Pemerintah Jepang diperkirakan telah menghabiskan sekitar 10 triliun yen dalam beberapa hari terakhir guna mendukung stabilitas mata uang domestik. Pejabat valuta asing Jepang, Atsushi Mimura, kembali menegaskan kesiapan otoritas untuk menghadapi pergerakan spekulatif di pasar. Sementara itu, tensi geopolitik Timur Tengah masih menjadi sorotan setelah militer AS dilaporkan menyerang fasilitas Iran yang terkait serangan terhadap kapal perang di Selat Hormuz. Presiden AS, Donald Trump, juga menyampaikan ancaman tindakan militer lebih keras apabila Iran tidak segera mencapai kesepakatan, sehingga menjaga permintaan terhadap dolar AS tetap kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Support berada di area 156.40, sementara resistance di area 157.50.

USDCHF - Pasangan USD/CHF bergerak menguat di area 0,7801 pada sesi Asia Jumat meskipun indeks dolar AS masih berada di bawah tekanan di sekitar level 98,20. Pergerakan pasangan ini dipengaruhi sikap hati-hati pelaku pasar terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Meredanya ketegangan antara Israel dan Iran sempat menekan permintaan dolar AS sebagai aset safe haven setelah kedua negara mengisyaratkan bahwa konflik mulai mengalami penurunan eskalasi. Presiden AS, Donald Trump, juga menyampaikan bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran sejauh ini masih terus berlangsung.

Di sisi lain, pasar tetap dibayangi ketidakpastian geopolitik setelah militer AS melakukan serangan terhadap Bandar Abbas dan Pulau Qeshm di Selat Hormuz. Pemerintah AS menegaskan bahwa operasi tersebut bukan merupakan tanda dimulainya kembali perang, meskipun sebelumnya Iran dilaporkan melancarkan serangan terhadap kapal perang AS di kawasan itu. Selain perkembangan geopolitik, perhatian investor kini tertuju pada rilis data tenaga kerja AS, terutama Nonfarm Payrolls, yang diperkirakan menunjukkan penambahan sekitar 62.000 pekerjaan dengan tingkat pengangguran bertahan di 4,3%. Data tersebut diperkirakan menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pergerakan dolar AS dan USDCHF dalam waktu dekat. Support berada di area 0.7770, sementara resistance di area: 0.7825.



DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:00pm

EUR

ECB President Lagarde Speaks

 

 

 

4:45pm

USD

FOMC Member Cook Speaks

 

 

 

7:20pm

GBP

BOE Gov Bailey Speaks

 

 

 

7:30pm

CAD

Employment Change

 

12.9K

14.1K

7:30pm

CAD

Unemployment Rate

 

6.70%

6.70%

7:30pm

USD

Average Hourly Earnings m/m

 

0.30%

0.20%

7:30pm

USD

Non-Farm Employment Change

 

65K

178K

7:30pm

USD

Unemployment Rate

 

4.30%

4.30%

9:00pm

USD

Prelim UoM Consumer Sentiment

 

49.7

49.8

9:00pm

USD

Prelim UoM Inflation Expectations

 

 

4.70%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788