Pembukaan | % Perubahan | |
EURUSD | 1.1582 | -0.03% |
GBPUSD | 1.3548 | 0.00% |
AUDUSD | 0.7107 | 0.01% |
NZDUSD | 0.5902 | -0.08% |
USDJPY | 159.48 | 0.01% |
USDCHF | 0.8101 | 0.12% |
USDCAD | 1.3871 | 0.00% |
GOLDUD | 4416.20 | -0.29% |
USD/IDR | 17,830 | 0.00% |
Fokus:
USDCAD
Selasa, 18 Agustus 2026 - Pasangan mata uang ini bergerak datar di sekitar 1,3871 pada perdagangan pagi hari ini setelah sempat memantul dari area 1,3845, yang berdekatan dengan level Simple Moving Average (SMA) 200 hari. Pasangan mata uang ini masih berada dalam fase konsolidasi setelah menyentuh level terendah sejak awal Juni, dengan pergerakan yang dipengaruhi oleh sentimen terhadap dolar AS dan dolar Kanada.
Dolar Kanada masih memperoleh dukungan dari kenaikan harga minyak serta data inflasi Kanada yang lebih tinggi dari perkiraan. Inflasi konsumen Kanada meningkat 0,5% secara bulanan pada Juli, sementara secara tahunan mencapai 3%, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 2,9%. Inflasi inti juga meningkat menjadi 2,3% secara tahunan dari 2,1%, meskipun Bank of Canada diperkirakan masih mempertahankan suku bunga kebijakannya sepanjang sisa tahun ini. Kondisi tersebut memberikan dukungan terhadap CAD dan membatasi kenaikan USDCAD.
Di sisi lain, kenaikan harga minyak juga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global dan mendorong permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Kondisi tersebut mengimbangi dukungan terhadap CAD dan membuat pergerakan USDCAD cenderung terbatas. Risiko tersebut turut membuat pasar berhati-hati terhadap prospek kebijakan moneter The Fed, karena tekanan harga yang kembali meningkat dapat membatasi ruang pelonggaran kebijakan. Perhatian selanjutnya tertuju pada risalah FOMC yang dijadwalkan terbit pada Rabu untuk melihat indikasi arah kebijakan The Fed.
Secara teknikal, USDCAD masih berpotensi bergerak dalam fase konsolidasi selama belum mampu menembus area support maupun resistance terdekat. Support berada di 1,3845, sedangkan resistance berada di 1,3900. Penembusan support dapat membuka ruang bagi pelemahan lebih lanjut, sementara pergerakan di atas resistance berpotensi mengindikasikan penguatan USDCAD.
EURUSD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah di sekitar 1,1579 pada perdagangan pagi hari ini setelah sebelumnya terkoreksi dari level tertinggi dalam dua bulan. Pergerakan dolar AS yang mendapat dukungan dari permintaan safe haven memberikan tekanan terhadap pasangan mata uang tersebut, meskipun prospek kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat masih terbatas. Namun, kenaikan harga minyak dan ketidakpastian geopolitik kembali meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.
Sentimen terhadap EURUSD selanjutnya akan dipengaruhi oleh Risalah FOMC yang dijadwalkan dirilis pada Rabu, terutama untuk melihat arah kebijakan The Fed ke depan. Di sisi lain, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga ECB sebesar 25 basis poin pada September berpotensi memberikan dukungan bagi euro dan membatasi pelemahan EURUSD. Secara teknikal, support berada di 1,1540, sedangkan resistance berada di 1,1620.
GBPUSD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah di sekitar 1,3548 pada perdagangan pagi hari ini setelah sebelumnya menguat. Pelemahan pasangan mata uang ini terjadi seiring dolar AS kembali mendapat dukungan, meskipun penguatannya masih terbatas karena ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September menurun setelah sejumlah data ekonomi AS menunjukkan perlambatan. Kondisi tersebut membuat pergerakan GBPUSD cenderung terbatas.
Dari sisi Inggris, perhatian pasar tertuju pada data ketenagakerjaan dan inflasi yang akan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan Bank of England (BoE). Ekspektasi bahwa BoE masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini dapat memberikan dukungan bagi pound dan membatasi pelemahan GBPUSD. Jika data ekonomi Inggris menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan, pound berpotensi kembali menguat. Secara teknikal, support berada di 1,3510, sedangkan resistance berada di 1,3590.
AUDUSD - Pasangan mata uang ini melanjutkan penguatannya dan bergerak di sekitar 0,7108 pada perdagangan pagi hari ini. Kenaikan tersebut didukung oleh tekanan terhadap dolar AS secara umum, seiring berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Pelemahan data ketenagakerjaan AS serta inflasi konsumen yang relatif moderat turut mendorong pasar menurunkan perkiraan kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September menjadi sekitar 35%.
Dari sisi Australia, perhatian pasar beralih pada sejumlah indikator ekonomi yang akan dirilis, terutama Westpac Consumer Confidence Agustus dan Wage Price Index kuartal II. Pertumbuhan upah Australia diperkirakan mencapai 0,8% secara kuartalan, sama dengan periode sebelumnya, sehingga hasil yang lebih kuat dari perkiraan dapat memberikan tambahan dukungan bagi dolar Australia. Di sisi lain, ketidakpastian hubungan AS-Iran dan perkembangan geopolitik masih berpotensi memengaruhi sentimen pasar. Secara teknikal, support berada di 0,7060, sedangkan resistance berada di 0,7130.
NZDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke sekitar 0,5897 pada perdagangan pagi hari ini. Tekanan terhadap dolar Selandia Baru terutama berasal dari data ekonomi Tiongkok yang lebih lemah dari perkiraan, mengingat Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang utama Selandia Baru. Penjualan ritel Tiongkok pada Juli hanya tumbuh 0,6% secara tahunan, melambat dari 1,0% pada Juni dan berada di bawah ekspektasi 1,5%. Sementara itu, produksi industri tumbuh 4,5% secara tahunan, juga lebih rendah dari perkiraan 5,3%, menunjukkan perlambatan aktivitas ekonomi Tiongkok.
Di sisi lain, tekanan terhadap dolar AS secara umum berpotensi membatasi penurunan NZDUSD setelah ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed berkurang. Pasar kini memperkirakan peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada September hampir 65% setelah data inflasi dan penjualan ritel AS menunjukkan hasil yang lebih lemah. Kondisi tersebut dapat memberikan dukungan bagi Kiwi, meskipun sentimen dari Tiongkok masih menjadi faktor utama yang menekan pasangan ini. Secara teknikal, support berada di 0,5870, sedangkan resistance berada di 0,5930.
USDJPY - Pasangan mata uang ini bergerak menguat ke sekitar 159,50 pada perdagangan pagi hari ini, melanjutkan tekanan terhadap yen setelah menghapus sebagian penguatan pada sesi sebelumnya. Sentimen terhadap yen masih terbebani oleh kekhawatiran fiskal Jepang, terutama rencana pemerintah untuk menurunkan pajak konsumsi makanan menjadi 1% selama dua tahun. Rencana tersebut dinilai berpotensi meningkatkan tekanan terhadap keuangan pemerintah karena sumber penerimaan pengganti belum ditentukan, sementara dampaknya terhadap stabilitas harga masih dipertanyakan.
Di sisi lain, kenaikan biaya energi turut menekan yen karena Jepang sangat bergantung pada impor energi. Perbedaan suku bunga antara Jepang dan Amerika Serikat juga masih menjadi faktor yang membatasi penguatan yen, meskipun imbal hasil obligasi pemerintah Jepang meningkat karena imbal hasil Treasury AS juga bergerak naik. Pasar kini semakin mencermati peluang Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga pada September sebagai upaya menopang yen dan meredam tekanan inflasi. Secara teknikal, support berada di 158,80, sedangkan resistance berada di 160,00.
USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak menguat ke area 0,8111 pada perdagangan pagi hari ini, seiring dolar AS mendapat dukungan terbatas setelah DXY menghentikan penurunan selama tiga hari berturut-turut. DXY diperdagangkan di sekitar 99,60, dengan penguatan tipis terutama didorong permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan tersebut memberikan dorongan bagi dolar AS dan turut menekan franc Swiss dalam perdagangan hari ini.
Namun, ruang penguatan dolar AS masih berpotensi terbatas karena ekspektasi terhadap kebijakan The Fed semakin kurang hawkish. Penurunan Nonfarm Payrolls AS pada Juli dan data inflasi konsumen yang moderat telah mengurangi ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga pada pertemuan September, dengan peluang kenaikan kini sekitar 35%, turun dari 47% sebulan sebelumnya. Kondisi tersebut dapat membatasi penguatan USDCHF, sementara perkembangan geopolitik dan pergerakan DXY tetap menjadi perhatian pasar. Secara teknikal, support berada di 0,8085, sedangkan resistance berada di 0,8140.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
1:00pm | GBP | Claimant Count Change |
| 16.5K | 6.7K |
1:00pm | GBP | Average Earnings Index 3m/y |
| 4.0% | 4.3% |
1:00pm | GBP | Unemployment Rate |
| 4.8% | 4.9% |
Tentative | GBP | 10-y Bond Auction |
|
| 5.04|3.1 |
7:15pm | USD | ADP Weekly Employment Change |
|
| 8.3K |
7:30pm | USD | Building Permits |
| 1.37M | 1.37M |
9:00pm | USD | Pending Home Sales m/m |
| 0.10% | -5.40% |
Tentative | NZD | GDT Price Index |
|
| 0.10% |