Home
>
News
>
Publication
>
Trump Akan Umumkan Tarif Baru, Harga Emas Menggeliat
Trump Akan Umumkan Tarif Baru, Harga Emas Menggeliat
Monday, 10 February 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0318

-0.35%

GBPUSD

1.2401

-0.30%

AUDUSD

0.6268

-0.57%

NZDUSD

0.5651

-0.39%

USDJPY

151.71

0.28%

USDCHF

0.9102

0.18%

USDCAD

1.4322

0.38%

GOLDUD

2861.8

0.52%

USD/IDR

16279

0.25%

Fokus Emas:

  1. Ancaman tarif baru Trump meningkatkan permintaan safe-haven
  2. Investor mencerna data ketenagakerjaan & rilis inflasi AS

Senin, 10 Februari 2025 – Harga emas menguat ke level $2.861 per troy ons, didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe-haven akibat kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Keputusan Trump untuk memberlakukan tarif impor baru telah memicu kekhawatiran akan eskalasi perang dagang global.

Pada Minggu (9/2), Trump menyatakan akan mengumumkan rencana penerapan tarif 25% pada Senin (10/2) terhadap seluruh impor baja dan aluminium ke Amerika Serikat, yang menjadi tambahan atas bea masuk logam yang sudah berlaku sebelumnya. Selain itu, ia menyampaikan bahwa konferensi pers akan digelar pada Selasa atau Rabu untuk memberikan rincian mengenai kebijakan tarif timbal balik tersebut. Trump menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menyamakan tarif yang dikenakan negara lain terhadap AS, serta menjadi langkah strategis dalam mereformasi sistem perdagangan global guna mengamankan kepentingan ekonomi Amerika Serikat. Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik negara yang terdampak, ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upayanya untuk mengatasi defisit anggaran AS.

Di sisi lain, data dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa pada Januari 2025, perekonomian AS mencatatkan tambahan 143.000 lapangan kerja, lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 170.000. Sementara itu, tingkat pengangguran tercatat 4%, lebih rendah dari perkiraan 4,1%. Perlambatan pertumbuhan upah serta rendahnya penciptaan lapangan kerja berpotensi mempersulit langkah The Fed dalam menyesuaikan kebijakan suku bunga. Selain faktor kebijakan perdagangan dan pasar tenaga kerja, pergerakan harga emas juga akan dipengaruhi oleh data inflasi AS yang dijadwalkan rilis pada Rabu (12/2). Di tengah ketidakpastian politik dan dinamika ekonomi global, emas tetap menjadi pilihan utama investor sebagai instrumen lindung nilai terhadap risiko pasar.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2860 hingga area $2847 dan resistance terdekat berada di area $2881 hingga area $2889. Support terjauhnya berada di area $2826, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2910.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

Tentative

USD

Cleveland Fed Inflation Expectations

-

-

3.8%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788