Home
>
News
>
Publication
>
Tekanan Pada Mata Uang Aussie Ditengah Suasana The Fed Mempertahankan Suku Bunga Lebih Tinggi
Tekanan Pada Mata Uang Aussie Ditengah Suasana The Fed Mempertahankan Suku Bunga Lebih Tinggi
Friday, 17 May 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0864

-0.07%

GBPUSD

1.2670

-0.12%

AUDUSD

0.6678

-0.19%

NZDUSD

0.6121

-0.21%

USDJPY

155.38

0.28%

USDCHF

0.9059

0.13%

USDCAD

1.3616

0.07%

GOLDUD

2376.44

0.06%

USD/IDR

15940

0.25%

Fokus AUDUSD:

  1. Spekulasi suku bunga The Fed
  2. Data tenaga kerja Australia

Jumat, 17 Mei 2024 - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6660. Penurunan pada kinerja mata uang Aussie di tengah kenaikan imbal hasil AS yang yang mendukung kinerja mata uang Dolar AS karena optimisnya pedagang, seiring spekulasi bahwa Federal Reserve akan memulai melonggarkan kebijakannya. Laporan inflasi konsumen AS terbaru pada hari Rabu meningkatkan kemungkinan bahwa The Fed akan memangkas setidaknya 41 basis poin menjelang akhir tahun 2024. Pada hari Kamis, data Klaim Pengangguran Awal untuk minggu terakhir meningkat sebesar 222 ribu, di atas perkiraan, namun tertinggal dari minggu sebelumnya sebesar 232 ribu. Data lain menunjukkan bahwa data perumahan beragam, dengan Perumahan Baru meningkat 5,7% YoY, sementara Izin Mendirikan Bangunan anjlok -3%.

Disisi AUD, Lapangan kerja Australia bangkit kembali pada bulan April dengan peningkatan sebesar 38,500 setelah penurunan sebesar 5,900 pada bulan Maret dan lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 23,700. Namun, peningkatan tersebut tidak terlalu mengesankan, karena lapangan kerja penuh waktu menurun sebesar 6.100. Tingkat pengangguran naik menjadi 4,1%, naik dari 3,9% dan merupakan level tertinggi sejak Januari. Reserve Bank of Australia perlu melihat data yang lebih lemah sebelum dapat menurunkan suku bunga, dan laporan ketenagakerjaan ini dapat menunjukkan adanya beberapa celah di pasar tenaga kerja. Jika data tenaga kerja terus melemah, penurunan suku bunga sebelum akhir tahun mungkin akan terjadi. Pertumbuhan upah melambat pada kuartal pertama, yang menunjukkan inflasi menuju lebih rendah.

Disisi Tiongkok sebagai negara rekanan Australia, Penjualan Ritel Tiongkok naik 2,3% YoY di bulan April dari 3,1% di bulan Maret, lebih buruk dari perkiraan sebesar 3,8%. Produksi Industri negara ini meningkat 6,7% YoY pada periode yang sama dibandingkan 5,5% yang diperkirakan dan 4,5% yang tercatat sebelumnya. Data resmi diterbitkan oleh Biro Statistik Nasional (NBS) pada hari Jumat hal ini sedikit memberikan dukungan terhadap mata uang Aussie.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD melemah. Support terdekatnya di zona 0.6620 dan resistance terdekatnya di zona 0.6710. Support lanjutan di zona 0.6590 dan dilanjutkan ke zona 0.6550. Resistance lanjutan di zona 0.6740 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6770. 

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0850. Penurunan kinerja mata uang Euro terjadi setelah adanya pemulihan pada mata uang US Dolar, hal ini dikarenakan ragam komentar yang dilontarkan oleh pejabat The Fed. Pejabat Fed terus mendominasi fokus investor, dengan beberapa pengambil kebijakan dari bank sentral AS memberikan penjelasan pada hari Kamis. Pejabat-pejabat The Fed secara umum bersikap hati-hati ketika The Fed mencoba untuk menjaga harapan pasar terhadap penurunan suku bunganya tetap rendah. Disisi EUR, Pemotongan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) pada bulan Juni sudah diperkirakan oleh para pedagang. Pengambil kebijakan ECB telah mendorong pasar dengan hati-hati dalam penampilan mereka baru-baru ini, namun anggota Dewan Pengatur ECB dan Gubernur bank sentral Latvia Martins Kazaks mengumumkan pada hari Kamis bahwa penurunan suku bunga pada bulan Juni pasti akan dilakukan. Dalam konteks ini, anggota Dewan Hernandez de Cos menyatakan pada hari Kamis bahwa mengingat indikator terbaru menunjukkan evolusi harga yang lebih terkendali, bank tersebut siap untuk memulai penurunan suku bunga pada bulan Juni. Selain itu, rekannya Mario Centeno menyebutkan bahwa inflasi di blok tersebut terus menurun menuju 2%, yang menunjukkan bahwa suku bunga ECB pasti akan mulai menurun, meskipun ia menahan diri untuk memperkirakan apakah hal ini akan terjadi pada pertemuan bulan Juni mendatang. Support terdekatnya di zona 1.0810 dan resistance terdekatnya di zona 1.0890.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2640. Turunnya asset mata uang Pound disebabkan oleh menguatnya kinerja mata uang USD. Penguatan Dolar AS bertepatan dengan kinerja positif secara umum dalam imbal hasil (yield) AS dalam jangka waktu yang berbeda, karena investor terus menilai data inflasi AS terbaru dan laju Klaim Awal mingguan yang stabil pada hari Kamis dan kemunduran bulanan dalam Indeks Manufaktur Fed Philly. Situasi ini terus mengantisipasi Federal Reserve (Fed) yang memulai siklus pelonggarannya pada bulan September. Di sisi GBP, Bank Inggris (BoE) mencatat pekan lalu bahwa bank sentral Inggris perlu melihat lebih banyak bukti bahwa inflasi akan tetap rendah, namun menurutnya inflasi bergerak ke arah yang benar dan pemotongan pada bulan Juni tidak dapat dikesampingkan. Pengambil kebijakan BoE Megan Greene mengatakan BoE menginginkan lebih banyak data mengenai pelonggaran tekanan harga sebelum mulai melakukan pelonggaran kebijakan. Ekspektasi bahwa bank sentral Inggris akan menurunkan suku bunga sebelum The Fed AS kemungkinan akan membebani Pound Sterling (GBP) dan membatasi kenaikan pasangan ini. Support terdekatnya di areal 1.2600 dan resistance terdekatnya di zona 1.2680.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.6100. Mata uang Kiwi mengalami penurunan, dan penurunan ini dapat dikaitkan dengan pulihnya kinerja mata uang Dolar AS. Federal Reserve (Fed) mempertahankan sikap hati-hati mengenai inflasi dan potensi penurunan suku bunga pada tahun 2024. Pada hari Kamis, Presiden Fed Bank of Atlanta Raphael Bostik menekankan perlunya kesabaran terhadap suku bunga, mengingat bahwa tekanan harga yang besar masih terjadi pada perekonomian AS. Di sisi Kiwi, input dan output Indeks Harga Produsen (PPI) Selandia Baru meningkat pada kuartal pertama. Harga input PPI naik 0,7% dibandingkan perkiraan 0,7%. Sementara harga output PPI meningkat sebesar 0,9% dibandingkan perkiraan 0,5%. Angka-angka PPI yang lebih tinggi dari perkiraan ini dapat memberikan dukungan bagi Dolar Selandia Baru, yang berpotensi membatasi penurunan pasangan NZDUSD. Support terdekatnya di areal 0.6070 dan resistance terdekatnya di zona 0.6140.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen naik ke zona 155.80. Kenaikan pada kinerja mata uang ini didukung oleh harapan penurunan suku bunga The Fed karena perkiraan penurunan data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat untuk bulan April, yang meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga akan dimulai pada September.  Dari dalam negeri, Produk domestik bruto (PDB) Jepang mengalami kontraksi lebih besar dari yang diharapkan pada kuartal pertama, turun -0,5% QoQ dibandingkan dengan angka datar 0,0% pada kuartal sebelumnya, direvisi sedikit dari angka awal sebesar 0,1%. Pasar memperkirakan kontraksi -0,4%. Pertumbuhan PDB Jepang yang disetahunkan juga mengalami kontraksi, turun -2,0% untuk tahun yang berakhir pada Q1, lebih buruk dari perkiraan -1,5% dan turun dari sebelumnya 0,0% (juga direvisi turun dari 0,4%). Support terdekatnya di zona 153.80 dan resistance terdekatnya di zona 156.30.

USDCAD - Pasangan mata uang Loonie naik ke area 1.3630. Kenaikan pasangan mata uang Loonie didukung oleh pembaruan permintaan Dolar AS (USD) karena pejabat Federal Reserve (Fed) AS menekankan sikap hati-hati mereka untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam waktu yang lebih lama. Presiden Fed Richmond Tom Barkin mencatat bank sentral perlu menjaga biaya pinjaman tetap tinggi lebih lama untuk memastikan inflasi berada pada jalur menuju targetnya, dengan alasan harga yang lebih tinggi di sektor jasa. Dari sisi data dalam negeri, Penjualan Manufaktur Kanada turun 2,1% MoM di bulan Maret dari kenaikan 0,9% di bulan Februari, lebih lemah dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4%.  Support terdekatnya di areal 1.3580 dan resistance terdekatnya di zona 1.3650.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc naik ke zona 0.9070. Kuatnya kinerja mata uang Swiss sejalan dengan kuatnya kinerja mata uang USD di tengah kehati-hatian dalam rangka mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi. Di sisi Swiss, Harga Produsen dan Impor (YoY) turun 1,8% di bulan April, menunjukkan sedikit perbaikan dari penurunan sebelumnya sebesar 2,1%. Penurunan ini menandai periode penurunan yang kedua belas berturut-turut, meskipun merupakan laju paling lambat sejak Desember 2023. Selain itu, para pedagang diperkirakan akan mencermati Produksi Industri (YoY) untuk kuartal pertama, yang akan dirilis pada hari Jumat. Laporan ini akan memberikan wawasan mengenai volume produksi di berbagai sektor, termasuk pabrik dan manufaktur, di Swiss. Support terdekatnya di zona 0.9030 dan resistance terdekatnya di zona 0.9090.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:50

USD - FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

5:45

NZD - PPI Input q/q

0.7%

0.6%

0.9%

5:45

NZD - PPI Output q/q

0.9%

0.5%

0.7%

15:00

GBP - MPC Member Mann Speaks

-

-

-

16:00

EUR - Final Core CPI y/y

-

2.7%

2.7%

16:00

EUR - Final CPI y/y

-

2.4%

2.4%

19:30

CAD - Foreign Securities Purchases

-

3.51B

-8.78B

21:00

USD - CB Leading Index m/m

-

-0.3%

-0.3%

21:15

USD - FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

23:15

USD - FOMC Member Daly Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788