Home
>
News
>
Publication
>
Tarif Timbal Balik Trump Meningkatkan Kekhawatiran Inflasi, Emas Kembali Diburu
Tarif Timbal Balik Trump Meningkatkan Kekhawatiran Inflasi, Emas Kembali Diburu
Wednesday, 26 March 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0792

-0.14%

GBPUSD

1.2926

0.17%

AUDUSD

0.6277

0.49%

NZDUSD

0.5713

0.37%

USDJPY

150.27

-0.29%

USDCHF

0.8833

-0.20%

USDCAD

1.4297

-0.18%

GOLDUD

3016.4

0.22%

USD/IDR

16556

0.61%

Fokus Emas:

  1. Ketidakpastian tarif Trump menekan sentimen pasar
  2. Gencatan senjata Rusia-Ukraina

Rabu, 26 Maret 2025 – Harga emas naik ke level $3.016 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, didukung oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian kebijakan tarif AS serta prospek pemotongan suku bunga The Fed.

Keyakinan konsumen AS turun ke level terendah dalam lebih dari empat tahun pada bulan Maret, dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap resesi dan tekanan inflasi akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Investor kini mencermati potensi tarif timbal balik yang dijadwalkan berlaku pada 2 April, yang dapat memperburuk ketegangan perdagangan global dan memicu volatilitas di pasar keuangan. Kebijakan tarif yang cenderung inflasioner berpotensi memperkuat daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Beberapa pejabat Federal Reserve dijadwalkan berbicara hari ini, memberikan sinyal terkait arah kebijakan suku bunga. Pasar akan mengamati apakah bank sentral tetap pada proyeksi dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini atau mempertimbangkan pendekatan yang lebih berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Secara geopolitik, AS berhasil mencapai kesepakatan dengan Ukraina dan Rusia untuk menghentikan serangan maritim dan terhadap fasilitas energi. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa gencatan senjata berlaku segera setelah pengumuman AS, meskipun ketegangan tetap tinggi. Di sisi lain, Pentagon mengirim tambahan kapal induk ke Timur Tengah di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hamas, turut mendorong permintaan emas lebih lanjut.

Pasar kini menantikan rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada hari Jumat, indikator inflasi yang menjadi acuan The Fed, yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter ke depan.

Secara teknikal, support terdekat harga emas saat ini berada di kisaran $3.019 hingga $3.012, dengan resistance terdekat di $3.029 hingga $3.033. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam berada di $3.002, sementara resistance terjauh berada di $3.042.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

7:30pm

USD

Core Durable Goods Orders m/m

-

0.2%

0.0%

7:30pm

USD

Durable Goods Orders m/m

-

-1.1%

3.2%

9:00pm

USD

FOMC Member Kashkari Speaks

-

-

-

9:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

1.5M

1.7M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788