Home
>
News
>
Publication
>
Tarif Timbal Balik AS Ditunda, Emas Perlahan Kembali Bangkit
Tarif Timbal Balik AS Ditunda, Emas Perlahan Kembali Bangkit
Monday, 17 February 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0483

0.19%

GBPUSD

1.2577

0.16%

AUDUSD

0.6344

0.44%

NZDUSD

0.5718

0.44%

USDJPY

152.19

-0.22%

USDCHF

0.9002

-0.11%

USDCAD

1.4189

-0.21%

GOLDUD

2878.8

0.62%

USD/IDR

16280

-0.16%

Fokus Emas:

  1. Ketidakpastian tarif timbal balik Presiden Trump
  2. Mencerna data ekonomi AS jelang rilis risalah FOMC The Fed

Senin, 17 Februari 2025 – Harga emas mengalami rebound ke level $2.878 per troy ons, setelah sempat merosot lebih dari 1% pada akhir pekan akibat aksi profit-taking di tengah ketidakpastian kebijakan perdagangan AS. Sentimen pasar saat ini masih terfokus pada kebijakan tarif timbal balik yang diusulkan Presiden AS Donald Trump, yang dapat meningkatkan ketegangan perdagangan global dan berdampak pada permintaan aset safe-haven seperti emas.

Pada Kamis (13/2), Trump menandatangani memorandum presiden yang menguraikan rencana penerapan tarif timbal balik terhadap negara-negara asing. Meskipun implementasi tarif tersebut ditunda untuk membuka ruang negosiasi bilateral, pada Jumat (14/2), Trump kembali menegaskan niatnya untuk memberlakukan tarif impor mobil pada 2 April. Sementara itu, data terbaru makroekonomi AS menunjukkan data penjualan ritel AS untuk Januari 2025 mencatatkan penurunan tajam sebesar -0,9%, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar -0,1%, serta revisi kenaikan 0,7% pada Desember yang mengindikasikan potensi perlambatan ekonomi AS pada awal kuartal pertama. Meskipun begitu, pelaku pasar masih memperkirakan The Fed tidak akan menurunkan suku bunga sebelum paruh kedua tahun ini, mengingat inflasi yang masih berada di level tinggi. Pelaku pasar kini menunggu risalah FOMC bank sentral AS The Fed yang akan rilis Kamis (20/2) yang merupakan hasil keputusan The Fed pada Januari lalu yang memutuskan untuk mempertahankan suku bunga.

Dari sisi geopolitik, perkembangan di Eropa Timur juga menjadi perhatian investor emas. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa Ukraina dan Eropa akan dilibatkan dalam setiap perundingan nyata terkait konflik dengan Rusia. Pernyataan ini memberikan sinyal bahwa pembicaraan AS-Rusia pekan ini akan menjadi ujian terhadap keseriusan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam mencapai kesepakatan damai. 

Harga emas menguat dengan support terdekat saat ini berada di kisaran $2.882 hingga $2.871, dengan resistance terdekat di $2.901 hingga $2.909. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam berada di $2.852, sementara resistance terjauh berada di $2.928.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

USD

Bank Holiday

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788