Home
>
News
>
Publication
>
Tarif Baja AS dan Serangan Ukraina Perkuat Harga Emas
Tarif Baja AS dan Serangan Ukraina Perkuat Harga Emas
Wednesday, 04 June 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1382

-0.11%

GBPUSD

1.3531

-0.17%

AUDUSD

0.6461

-0.12%

NZDUSD

0.6006

-0.28%

USDJPY

143.95

0.24%

USDCHF

0.8238

0.05%

USDCAD

1.3704

0.13%

GOLDUD

3346.5

0.78%

USD/IDR

16290

0.06%

Fokus Emas:

Ketegangan geopolitik Ukraina dan perdagangan global AS-Tiongkok

Kebijakan moneter dan kondisi ekonomi AS

Rabu, 04 Juni 2025 – Harga emas naik ke level $3.356 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung meningkatnya ketegangan kembali meningkat di kawasan Eropa Timur setelah Ukraina melancarkan serangan terhadap Jembatan Kerch, jalur strategis yang menghubungkan wilayah Krimea dengan Rusia. Situasi ini memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Namun, penguatan dolar Amerika Serikat menahan kenaikan emas secara lebih lanjut. Indeks dolar (DXY) menguat 0,53% ke kisaran 99,22, bangkit dari posisi terendah dalam lebih dari satu bulan. Menguatnya greenback membuat emas relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga menekan permintaan jangka pendek terhadap logam mulia.

Di sisi lain, pasar tengah mencermati perkembangan hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Investor bersikap hati-hati menjelang kemungkinan pembicaraan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pekan ini, setelah Trump menuding Tiongkok telah melanggar kesepakatan terkait penurunan tarif. Ketegangan dagang ini menambah ketidakpastian pasar, seiring dengan proposal Trump untuk melipatgandakan tarif impor baja dan aluminium menjadi 50%, yang memicu penolakan dari Uni Eropa dan negara-negara mitra dagang lainnya. Komisi Eropa bahkan menyatakan akan mendesak penurunan tarif AS, sementara Washington meminta adanya penawaran baru sebelum tenggat waktu hari ini guna mempercepat proses negosiasi.

Selain faktor geopolitik dan perdagangan, pasar juga mengalihkan perhatian pada rilis data ketenagakerjaan AS, termasuk laporan nonfarm payrolls yang dijadwalkan pada Jumat (6/6). Data tenaga kerja yang dirilis Selasa (3/6) menunjukkan peningkatan jumlah lowongan pekerjaan pada April, namun juga dibarengi dengan kenaikan angka PHK, yang menandakan mulai melambatnya kekuatan pasar tenaga kerja AS akibat perang dagang.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.327 hingga $3.300, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.386 hingga $3.418. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.241, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.477.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00am

USD

FOMC Member Cook Speaks

-

-

-

2:30am

USD

FOMC Member Logan Speaks

-

-

-

3:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

7:15pm

USD

ADP Non-Farm Employment Change

-

111K

62K

7:30pm

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

FOMC Member Cook Speaks

-

-

-

8:45pm

USD

Final Services PMI

-

52.3

52.3

9:00pm

USD

ISM Services PMI

-

52

51.6

9:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

-2.9M

-2.8M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788