Home
>
News
>
Publication
>
Stimulus Positif dari China dan Perdagangan Global, Beri Penguatan Lanjutan Pada AUDUSD
Stimulus Positif dari China dan Perdagangan Global, Beri Penguatan Lanjutan Pada AUDUSD
Tuesday, 29 April 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1391

0.26%

GBPUSD

1.3418

0.19%

AUDUSD

0.6421

0.19%

NZDUSD

0.5958

0.35%

USDJPY

142.42

-0.33%

USDCHF

0.8231

-0.50%

USDCAD

1.3841

-0.14%

GOLDUD

3345.5

-0.68%

USD/IDR

16849

0.05%

Fokus AUDUSD:

  1. DXY melemah ke area 99.12
  2. Sentimen stimulus ekonomi dari China

Selasa, 29 April 2025 - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6436. Performa kinerja mata uang Dollar Aussie terus menunjukkan penguatan moderat, didukung oleh membaiknya sentimen pasar global dan potensi stimulus ekonomi dari China. Meski sempat melemah tipis pada Selasa pagi setelah reli lebih dari 0,5% di sesi sebelumnya, Dolar Australia tetap berada dalam posisi yang relatif stabil terhadap Dolar AS. Sentimen positif terhadap AUD diperkuat oleh harapan bahwa ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China akan mereda, menyusul langkah Beijing yang mengecualikan sejumlah produk AS dari bea masuk 125%. Pernyataan Presiden Trump bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Xi Jinping juga memberi angin segar, meskipun hal tersebut dibantah langsung oleh perwakilan pemerintah China.

Fokus investor kini beralih ke rilis data inflasi Australia kuartal pertama yang akan diumumkan Rabu ini. Data ini dipandang penting karena akan menjadi referensi utama bagi Reserve Bank of Australia (RBA) dalam menentukan kebijakan suku bunga pada pertemuan 20 Mei mendatang. Analis dari Westpac memperkirakan bahwa RBA akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin sebagai respons terhadap tekanan eksternal, termasuk perlambatan global akibat tarif AS serta ketidakpastian dalam rantai pasok. Di tengah ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter tersebut, penguatan AUD justru menunjukkan bahwa pasar tetap menilai kondisi ekonomi domestik Australia masih relatif tangguh, terutama dengan latar belakang kebijakan fiskal ekspansif dari mitra dagang utamanya, China.

Sementara itu, Dolar AS menguat secara terbatas karena pelaku pasar masih mencerna arah kebijakan perdagangan Presiden Trump yang dinilai inkonsisten dan berisiko tinggi. Meskipun Indeks Dolar AS (DXY) bergerak di kisaran 99.00, kepercayaan terhadap aset-aset Amerika terganggu oleh kebijakan tarif yang berubah-ubah, termasuk wacana pembatasan tambahan untuk sektor otomotif. Ketidakpastian ini membuat investor global mulai mencari alternatif pada mata uang negara dengan eksposur komoditas seperti AUD. Selain itu, laporan dari pejabat pemerintahan AS yang menyebut adanya pembicaraan harian dengan China, meskipun belum diresmikan, turut menjaga minat risiko di pasar. Kombinasi dari ekspektasi pemangkasan suku bunga RBA, kebijakan stimulus China, dan tekanan terhadap USD membentuk landasan yang cukup kuat bagi AUDUSD untuk tetap berada dalam tren penguatan jangka pendek.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD menguat. Support terdekatnya di zona 0.6400 dan resistance terdekatnya di zona 0.6470. Support lanjutan di zona 0.6365 dan dilanjutkan ke zona 0.6330. Resistance lanjutan di zona 0.6495 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6530.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.1405. Pasangan mata uang EURUSD menunjukkan tanda-tanda penguatan tipis. Para pelaku pasar awalnya berhati-hati menjelang rilis data penting dari kawasan Eurozone, termasuk inflasi Harmonized Index of Consumer Prices (HICP) untuk bulan April serta Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal pertama. Inflasi Eurozone diperkirakan akan kembali ke target 2% ECB, yang menjadi sinyal bahwa tekanan harga semakin moderat. Sementara itu, data pertumbuhan ekonomi diprediksi stabil di 0,2% QoQ. Tren perlambatan inflasi ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa European Central Bank (ECB) akan melanjutkan penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Juni. Beberapa pejabat ECB, termasuk Olli Rehn dan Klaas Knot, juga menekankan bahwa risiko inflasi yang lebih rendah dan ketidakpastian akibat kebijakan tarif AS bisa mempercepat pelonggaran kebijakan moneter. Di sisi lain, ketidakpastian hubungan dagang antara AS dan China tetap menjadi latar belakang penting yang membatasi penguatan Dolar AS. Meski Presiden Trump mengklaim bahwa pembicaraan berjalan positif, pihak China secara tegas membantah adanya negosiasi aktif. Dalam konteks ini, fokus pasar juga tertuju pada rilis data ekonomi utama dari AS pekan ini, termasuk Nonfarm Payrolls (NFP) hari Jumat, yang berpotensi menjadi pemicu pergerakan besar berikutnya. Dengan kombinasi ekspektasi pemangkasan suku bunga ECB dan ketidakpastian eksternal yang melemahkan Dolar, pasangan EURUSD berpeluang mempertahankan bias penguatan dalam jangka pendek. Support terdekatnya di zona 1.1361 dan resistance terdekatnya di zona 1.1451.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.3432. Kenaikan kinerja mata uang Poundsterling didukung oleh pelemahan Dolar AS dan meningkatnya minat risiko global. Sentimen terhadap Sterling menguat seiring ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) tidak akan terlalu dovish dalam sikap kebijakannya, meskipun pasar masih memperkirakan sekitar 87 basis poin pemangkasan suku bunga hingga akhir tahun. Data ekonomi Inggris yang lebih baik dari perkiraan, seperti perbaikan pada survei penjualan ritel CBI untuk April, turut memperkuat prospek GBP. Di sisi lain, langkah Federal Reserve (Fed) yang memasuki masa tenang (blackout period) sebelum pertemuan bulan Mei juga membatasi pergerakan Dolar, sehingga memperlebar ruang apresiasi bagi Pound. Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada data harga perumahan Inggris, sementara dari sisi AS, perhatian utama akan mengarah pada rilis data PDB kuartal pertama, inflasi PCE, ISM Manufacturing PMI, dan laporan Nonfarm Payrolls untuk bulan April. Support terdekatnya di area 1.3377 dan resistance terdekatnya di zona 1.3483.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5972. Pemulihan Kiwi terjadi di tengah stabilnya sentimen pasar dan prospek stimulus tambahan dari China, mitra dagang terbesar Selandia Baru. Di sisi domestik, pasar masih mengantisipasi kemungkinan pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada pertemuan bulan Mei, dengan ekspektasi penurunan sebesar 25 basis poin menjadi 3,25%. Meski demikian, untuk sementara NZD mendapat dukungan dari potensi pemulihan sektor ekspor terkait kebijakan stimulus China. Selain itu, komentar dari pejabat pemerintah AS yang menyebut negosiasi tarif dengan China berlangsung intensif juga memberikan harapan baru terhadap stabilitas perdagangan global, yang berimbas positif bagi aset-aset berisiko seperti Kiwi. Jika data ekonomi AS menunjukkan pelemahan, tekanan terhadap Dolar AS bisa semakin memperbesar peluang penguatan NZDUSD dalam jangka pendek. Support terdekatnya di area 0.5954 dan resistance terdekatnya di zona 0.6003.

USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 142.34. Pasangan USDJPY melemah seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe-haven seperti Yen Jepang. Sentimen pasar tampak lebih berhati-hati setelah optimisme terhadap meredanya ketegangan dagang AS China mulai memudar, terlebih dengan sinyal bertentangan dari kedua pihak terkait status negosiasi tarif. Di sisi lain, investor juga menahan diri menjelang keputusan kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ) yang akan diumumkan Kamis ini, di mana BoJ diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga di level 0,5%. Namun, inflasi yang terus meningkat di Jepang, tercermin dari CPI Tokyo yang naik 3,4% pada Maret, membuka peluang bagi BoJ untuk mengetatkan kebijakan lebih lanjut dalam tahun ini. Support terdekatnya di area 141.54 dan resistance terdekatnya di zona 143.05

USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 1.3821. Turunnya kinerja pasangan mata uang ini seiring penguatan moderat Dolar Kanada (CAD) didorong oleh hasil awal pemilu Kanada yang menunjukkan kemenangan Partai Liberal pimpinan Perdana Menteri Mark Carney, meskipun belum pasti apakah mereka akan meraih mayoritas. Prospek pemerintahan minoritas cenderung menciptakan ketidakstabilan politik yang dapat membebani CAD, namun sejauh ini reaksi pasar tetap positif. Di sisi lain, Dolar AS (USD) masih didukung oleh tanda-tanda membaiknya hubungan dagang AS–China setelah Presiden Trump mengisyaratkan pelonggaran tarif, meskipun China membantah adanya negosiasi aktif. Ketidakpastian tambahan berasal dari harga minyak mentah yang cenderung melemah akibat potensi peningkatan pasokan global dan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, yang secara umum menahan potensi penguatan lebih lanjut pada CAD. Support terdekatnya di zona 1.3794 dan resistance terdekatnya di zona 1.3877.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8226. Penurunan kinerja mata uang Swiss terjadi di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketidakpastian perdagangan antara Amerika Serikat dan China serta risiko geopolitik yang terus berlanjut, sehingga mendukung penguatan Swiss Franc (CHF). Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengklaim adanya kemajuan dalam pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping bertolak belakang dengan komentar Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang mengatakan tidak mengetahui adanya percakapan langsung dan menekankan belum ada pembahasan soal tarif, sementara Beijing secara tegas membantah berlangsungnya negosiasi. Ketidakpastian ini menjaga minat investor terhadap mata uang defensif seperti CHF, sekaligus menjadi hambatan bagi penguatan USDCHF. Di sisi lain, ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (Fed) akan kembali memangkas suku bunga pada bulan Juni dan menurunkan biaya pinjaman sebesar satu poin persentase sepanjang 2025 turut membebani prospek Dolar AS. Dengan Fed yang kini memasuki masa blackout menjelang pertemuan FOMC pada 7 Mei, perhatian investor beralih ke data ekonomi utama AS pekan ini, yaitu laporan awal GDP kuartal pertama dan data ketenagakerjaan bulan April. Perkiraan konsensus memperkirakan tambahan 130.000 lapangan kerja dan tingkat pengangguran tetap di 4,2%. Jika data yang dirilis lebih kuat dari ekspektasi, hal ini berpotensi menopang kembali Dolar AS terhadap CHF dalam jangka pendek. Support terdekatnya di area 0.8156 dan resistance terdekatnya di zona 0.8274.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

JPY

Bank Holiday

-

-

-

6:01am

GBP

BRC Shop Price Index y/y

-0.1%

-0.2%

-0.4%

9:05am

AUD

RBA Assist Gov Kent Speaks

-

-

-

1:00pm

EUR

German GfK Consumer Climate

-

-25.6

-24.5

2:00pm

EUR

Spanish Flash CPI y/y

-

2.0%

2.3%

2:00pm

EUR

Spanish Flash GDP q/q

-

0.7%

0.8%

3:00pm

EUR

M3 Money Supply y/y

-

4.0%

4.0%

3:00pm

EUR

Private Loans y/y

-

1.6%

1.5%

All Day

EUR

Italian 10-y Bond Auction

-

-

3.83|1.7

4:40pm

GBP

MPC Member Ramsden Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

Goods Trade Balance

-

-142.8B

-147.9B

7:30pm

USD

Prelim Wholesale Inventories m/m

-

0.6%

0.3%

8:00pm

USD

S&P/CS Composite-20 HPI y/y

-

4.6%

4.7%

8:00pm

USD

HPI m/m

-

0.3%

0.2%

9:00pm

USD

JOLTS Job Openings

-

7.49M

7.57M

9:00pm

USD

CB Consumer Confidence

-

87.7

92.9

11:30pm

CHF

Gov Board Member Martin Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788