| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1650 | -0.08% |
GBPUSD | 1.3456 | -0.07% |
AUDUSD | 0.6431 | -0.14% |
NZDUSD | 0.5822 | -0.12% |
USDJPY | 147.31 | 0.13% |
USDCHF | 0.8038 | 0.15% |
USDCAD | 1.3872 | 0.07% |
GOLDUD | 3,351.20 | 0.03% |
COFU | 62.85 | 0.24% |
USD/IDR | 16,236 | 0.33% |
Kamis, 21 Agustus 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat pasca rilisnya laporan stok EIA. Selain itu sinyal kembali memanasnya ketegangan geopolitik di Gaza dan meredupnya harapan akan segera tercapainya kesepakatan damai Ukraina juga turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Dalam laporan terbaru yang dirilis oleh EIA menunjukkan stok minyak mentah AS merosot turun sebesar 6 juta barel untuk pekan yang berakhir 15 Agustus, melebihi prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 1,3 juta barel. Selain itu, stok bensin juga dilaporkan turun sebesar 2,72 juta barel, jauh lebih besar dari prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 800.000 barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.
Turut mendukung harga, militer Israel mengumumkan telah memulai operasi pendahuluan dan tahap pertama untuk mengambil alih Kota Gaza, dan saat ini pasukan IDF telah menguasai pinggiran Kota Gaza, ujar Brigadir Jenderal Effie Defrin, juru bicara militer Israel pada hari Rabu. Dalam pernyatan yang dirilis oleh kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pemimpin Israel tersebut mempercepat jadwal untuk mengambil alih benteng Hamas.
Dukungan lainnya datang dari kembali meredupnya harapan akan segera tercapainya kesepakatan damai di Ukraina. Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov pada hari Rabu mengecam pendekatan yang dilakukan para pemimpin Eropa dengan bertemu Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Gedung Putih pada hari Senin untuk membahas jaminan keamanan bagi Ukraina. Lavrov menegaskan bahwa upaya untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga setengah tahun tersebut tidak akan berhasil tanpa partisipasi Moskow.
Sementara itu, fasilitas kilang Whiting milik BP ditargetkan akan dapat kembali beroperasi dengan kapasitas penuh pada awal pekan depan, ungkap pemantau industri IIR. Sebelumnya kilang terbesar di Midwest AS yang berkapasitas 440.000 bph itu menghentikan operasional pada Selasa pagi setelah dilanda banjir parah yang mengganggu kegiatan operasinya sejak awal pekan ini.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $66 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $61 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Initial Jobless Claims |
| 225K | 224K |
19:30 | USA - Continuing Jobless Claims |
| 1960K | 1953K |
19:30 | USA - Philadelphia Fed Manufacturing Index |
| 7 | 15.9 |
20:45 | USA - S&P Global Manufacturing PMI Flash |
| 49.5 | 49.8 |
20:45 | USA - S&P Global Services PMI Flash |
| 54.2 | 55.7 |
21:00 | USA - CB Leading Index MoM |
| -0.1% | -0.3% |