Home
>
News
>
Publication
>
Sinyal Bullish Permintaan Energi AS Buat Minyak Terkoreksi Menguat
Sinyal Bullish Permintaan Energi AS Buat Minyak Terkoreksi Menguat
Thursday, 26 June 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1652

0.31%

GBPUSD

1.3651

0.32%

AUDUSD

0.6502

0.34%

NZDUSD

0.6027

0.48%

USDJPY

145.26

-0.41%

USDCHF

0.8048

-0.21%

USDCAD

1.3723

-0.12%

GOLDUD

3,334.30

0.18%

COFU

64.98

0.51%

USD/IDR

16,365

-0.49%

Fokus Crude Oil:

  • Kepala mata-mata Israel menegaskan akan tetap waspada dan mengawasi semua proyek di Iran.
  • Trump optimis Iran akan menempuh jalur diplomatik menuju rekonsiliasi pada perundingan nuklir minggu depan.

***********************************************************

Kamis, 26 Juni 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat tipis didukung oleh sentimen dari rilisnya laporan stok terbaru EIA dan kekhawatiran akan kelanjutan gencatan senjata Israel - Iran. Meski demikian, rencana perundingan nuklir AS - Iran pada pekan depan, dan potensi peningkatan output energi AS di masa mendatang membatasi sinyal bullish harga minyak lebih lanjut.

Dalam laporan yang dirilis Rabu malam oleh EIA menunjukkan stok minyak mentah mengalami penurunan sebesar 5,84 juta barel untuk penutupan pekan yang berakhir 20 Juni, melebihi prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 797.000 barel. Untuk stok bensin juga dilaporkan turun sebesar 2,08 juta barel, di luar dugaan yang sebelumnya memprediksi kenaikan sebesar 381.000 barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.

Dukungan lainnya datang dari pernyataan kepala mata-mata Mossad David Barnea yang pada hari Rabu menyampaikan rasa terima kasih kepada CIA AS, dan menegaskan komitmen untuk tetap waspada dan mengawasi dengan saksama semua proyek di Iran. Komentar Barnea itu kembali membuat ketidakjelasan arah gencatan senjata Israel - Iran yang telah tercapai.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu menyatakan optimis bahwa Iran akan menempuh jalur diplomatik menuju rekonsiliasi pada perundingan nuklir yang dijadwalkan akan berlangsung pada minggu depan. Trump juga menegaskan bahwa AS belum menghentikan tekanan maksimumnya terhadap Iran, termasuk pembatasan penjualan minyak Iran, namun ia mengisyaratkan potensi pelonggaran sanksi terhadap sektor minyak untuk membantu Teheran membangun kembali perekonomiannya.

Turut membebani pergerakan harga, tim administrasi Trump pada hari Rabu mengusulkan penjualan hak sewa untuk pengeboran minyak dan gas di wilayah seluas 80 juta hektar di Teluk Meksiko pada tanggal 10 Desember mendatang dengan tarif royalti air dalam yang lebih rendah, menurut Biro Manajemen Energi Laut AS. Penjualan tersebut akan menjadi yang pertama dari tiga program pengeboran lepas pantai yang diusulkan Trump untuk memaksimalkan pengembangan energi AS.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $68 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $63 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - GDP Growth Rate QoQ

 

-0.2%

2.4%

19:30

USA - Durable Goods Orders MoM

 

8.5%

-6.3%

19:30

USA - Chicago Fed National Activity Index

 

-0.1

-0.25

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

245K

245K

19:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1950K

1945K

19:30

USA - Wholesale Inventories MoM

 

0.1%

0.2%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788