Home
>
News
>
Publication
>
Serangkaian Sentimen Negatif Membawa Penurunan Pada Dolar Aussie
Serangkaian Sentimen Negatif Membawa Penurunan Pada Dolar Aussie
Wednesday, 31 January 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0842

-0.20%

GBPUSD

1.2697

-0.18%

AUDUSD

0.6601

-0.64%

NZDUSD

0.6136

-0.36%

USDJPY

147.60

0.02%

USDCHF

0.8617

0.12%

USDCAD

1.3397

0.15%

GOLDUD

2036.33

-0.13%

USD/IDR

15785

0.18%

Fokus AUDUSD:

  1. Lowongan Kerja JOLT meningkat
  2. Rilis angka Indeks Harga Konsumen Australia

Rabu, 31 Januari 2024  - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6601. Lemahnya kinerja mata uang Aussie disebabkan oleh kuatnya data tenaga kerja AS yang melonjak dari perkiraan, sehingga meyakinkan The Fed untuk menunda penurunan suku bunganya tahun ini. Data yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja pada Selasa mengindikasikan bahwa Lowongan Kerja JOLT meningkat dari 8,925 juta (direvisi dari 8,79 juta) menjadi 9,026 juta, dibandingkan konsensus analis sebesar 8,75 juta. Laporan tersebut melampaui ekspektasi dan menyoroti kekuatan pasar tenaga kerja AS. Serta angka Kepercayaan Konsumen CB, laporan tersebut menunjukkan Kepercayaan Konsumen CB meningkat dari 108 pada bulan Desember menjadi 114,8 pada bulan Januari, dibandingkan dengan konsensus analis sebesar 115.

Disisi Aussie, Indeks Harga Konsumen (CPI) Australia berada di 0,6% pada kuartal keempat tahun 2023, dibandingkan dengan kenaikan 1,2% yang terlihat pada kuartal ketiga, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Biro Statistik Australia (ABS) pada hari Rabu. Konsensus pasar adalah pertumbuhan 0,8% pada periode yang dilaporkan. Secara tahunan, inflasi CPI Australia naik menjadi 4,1% pada Q4 2023 dari angka sebelumnya sebesar 5,4% dan di bawah konsensus pasar sebesar 4,3%. CPI Rata-Rata Dipangkas RBA untuk Q4 masing-masing naik 0,8% dan 4,2% secara triwulanan dan tahunan. Pasar memperkirakan kenaikan sebesar 0,9% QoQ dan 4,3% YoY pada kuartal hingga September. Inflasi Indeks Harga Konsumen bulanan naik menjadi 3,4% YoY di bulan Desember dibandingkan perkiraan 3,7% dan kenaikan 4,3% sebelumnya.

Disisi lain, angka PMI Sektor Swasta Tiongkok yang turun juga memicu tergelincirnya kinerja mata uang ini. Penurunan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur resmi Tiongkok sedikit mereda pada bulan Januari, yaitu sebesar 49,2, dibandingkan dengan kontraksi 49,0 yang tercatat pada bulan Desember, menurut data terbaru yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) pada hari Rabu. Konsensus pasar adalah 49,2 pada bulan yang dilaporkan. Namun indeks tersebut masih berada di bawah angka 50, yang memisahkan ekspansi dan kontraksi. Non-Manufaktur NBS PMI naik menjadi 50,7 pada bulan Januari dibandingkan perkiraan 50,6 dan angka 50,4 pada bulan Desember.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD turun.Support terdekatnya di zona 0.6520 dan resistance terdekatnya di zona 0.6620. Support lanjutan di zona 0.6490 dan dilanjutkan ke zona 0.6470. Resistance lanjutan di zona 0.6650 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6680.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0842. Kinerja mata uang Euro turun ditekan oleh kinerja mata uang Dolar AS akibat mencari dukungan di balik pengurangan harapan atas penurunan suku bunga di bulan Maret. Komentar dovish beberapa pejabat ECB juga turut memberikan kerugian pada mata uang ini. Peter Kažimír, Francois Villeroy de Galhau, dan Mario Centeno semuanya menyarankan agar bank sentral harus menurunkan suku bunga secepatnya. Namun, Presiden ECB Christine Lagarde sedikit lebih hawkish pada konferensi pers ECB minggu lalu, meskipun dia tidak melakukan perlawanan sekuat yang diharapkan terhadap spekulasi pasar mengenai penurunan suku bunga di musim semi. Disisi lain, Jerman, negara dengan perekonomian terbesar di zona euro, terus membebani blok tersebut dengan perekonomiannya yang lemah. PDB Jerman turun 0,3% kuartal/kuartal pada kuartal keempat, sesuai dengan perkiraan konsensus. PDB kuartal ketiga direvisi naik dari -0,1% menjadi 0,0%. Secara tahunan, PDB Jerman turun -0,2%, tepat di atas revisi naik pada kuartal ketiga sebesar -0,3% dan sesuai dengan estimasi konsensus -0,2%. Ini berarti perekonomian memasuki resesi teknis, dengan pertumbuhan negatif selama dua kuartal berturut-turut, untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Support terdekatnya di zona 1.0780 dan resistance terdekatnya di zona 1.0860.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2697. Penurunan pada mata uang Pound tertekan oleh kuatnya kinerja mata uang Dolar AS menjelang pertemuan kebijakan moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) malam ini. Disisi data GBP, Inflasi di toko-toko Inggris naik 2,9% y/y di bulan Januari, dibandingkan 4,3% di bulan Desember. Ini merupakan laju terendah sejak Mei 2022. Ini merupakan tanda yang menggembirakan setelah inflasi harga konsumen mengejutkan dengan naik lebih tinggi menjadi 4,0% pada bulan Desember, naik dari 3,9% pada bulan sebelumnya. Pengecer memikat pembeli dengan diskon, yang membantu menurunkan inflasi. Namun, musim belanja Natal masih lemah karena konsumen menahan belanja akibat krisis biaya hidup. Selanjutnya, Bank Inggris (BoE) kemungkinan akan mempertahankan status quo suku bunga untuk keempat kalinya berturut-turut. Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan pada bulan Desember bahwa “masih ada jalan yang harus ditempuh” karena bank sentral yakin inflasi tidak akan kembali ke target 2% hingga tahun 2025. Meskipun demikian, para ekonom memperkirakan BoE akan membuka pintu bagi perubahan taktik pada tahun ini. Support terdekatnya di areal 1.2630 dan resistance terdekatnya di zona 1.2710.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.6136. Penurunan kinerja mata uang Kiwi sejalan dengan lemahnya kinerja Dolar Aussie. Selain ditekan oleh penguatan Dolar AS, Kiwi juga tertekan oleh laporan PMI Sektor Swasta Tiongkok yang menurun.  Di sisi Kiwi, Kepala Ekonom Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Paul Conway mempertahankan sikap hawkish dan menolak ekspektasi penurunan suku bunga. Conway menyatakan pada hari Selasa bahwa data ekonomi terkini menunjukkan bahwa kebijakan moneter berhasil seiring dengan melambatnya perekonomian dan meredanya inflasi. Namun, masih ada jalan yang harus ditempuh sebelum inflasi mencapai target titik tengah 2%. Support terdekatnya di areal 0.6090 dan resistance terdekatnya di zona 0.6140.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 147.60 pasca angka Penjualan Ritel dan Produksi Industri Jepang berada di bawah ekspektasi pasar, memberikan Bank of Japan (BoJ) lebih banyak alasan untuk menunda diskusi tentang keluarnya suku bunga negative. Ringkasan Opini BoJ dari pertemuan yang diadakan pada tanggal 22-23 Januari, yang mengindikasikan tidak ada perubahan dalam waktu dekat dalam sikap kebijakan. Support terdekatnya di zona 147.20 dan resistance terdekatnya di zona 147.88

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3397 terdorong oleh kinjera Dolar AS pasca data ekonomi AS pada hari selasa melaporkan Jumlah pekerjaan yang tersedia di AS secara tak terduga naik di bulan Desember menjadi 9,026 juta, hal ini adalah pertama kalinya lowongan pekerjaan naik di atas 9 juta sejak September. Selain itu, Kepercayaan Konsumen dari Conference Board berada pada 114,8 di bulan Januari dibandingkan 108,0 sebelumnya, tertinggi dalam dua tahun terakhir. Fokus pasar ke depan pada Keputusan suku bunga The Fed pada hari Kamis pagi dengan pasar memperkirakan The Fed mempertahankan Tingkat suku bunga pada kisaran 5,25% hingga 5,5%. Support terdekatnya di areal 1.3440 dan resistance terdekatnya di zona 1.3512.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc naik ke zona 0.8617. Kuatnya kinerja Indeks Dolar As, turut mendukung penguatan pada kinerja mata uang ini. Hal ini diakibatkan Data pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan mungkin meyakinkan Federal Reserve (Fed) untuk menunda pemotongan suku bunga tahun ini, sehingga menguatkan kinerja Dolar AS. FOMC diperkirakan tidak akan mengubah kondisi moneternya. Pasar akan fokus pada petunjuk mengenai waktu potensi penurunan suku bunga dari konferensi pers Ketua Jerome Powell. Pernyataan dovish dari Powell mungkin memberikan tekanan jual pada USD dan turur menekan mata uang Swiss.  Support terdekatnya di zona 0.8570 dan resistance terdekatnya di zona 0.8670.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

6:50

JPY - BOJ Summary of Opinions

-

-

-

6:50

JPY - Prelim Industrial Production m/m

1.8%

2.5%

-0.9%

6:50

JPY - Retail Sales y/y

2.1%

5.0%

5.4%

7:00

NZD - ANZ Business Confidence

36.6

 

33.2

7:30

AUD - CPI q/q

0.6%

0.8%

1.2%

7:30

AUD - CPI y/y

3.4%

3.7%

4.3%

7:30

AUD - Trimmed Mean CPI q/q

0.8%

0.9%

1.2%

8:30

CNY - Manufacturing PMI

49.2

49.3

49

14:00

EUR - German Import Prices m/m

-

-0.6%

-0.1%

14:00

EUR - German Retail Sales m/m

-

0.6%

-2.5%

14:00

GBP - Nationwide HPI m/m

-

0.1%

0.0%

All Day

EUR - German Prelim CPI m/m

-

0.1%

0.1%

14:30

CHF - Retail Sales y/y

-

0.90%

0.70%

20:15

USD - ADP Non-Farm Employment Change

-

148K

164K

20:30

CAD - GDP m/m

-

0.10%

0.00%

20:30

USD - Employment Cost Index q/q

-

1.00%

1.10%

21:45

USD - Chicago PMI

-

47.9

46.9

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788