| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1391 | 0.67% |
GBPUSD | 1.3265 | 0.71% |
AUDUSD | 0.6363 | 0.44% |
NZDUSD | 0.5927 | 0.71% |
USDJPY | 142.02 | -0.63% |
USDCHF | 0.8154 | -0.53% |
USDCAD | 1.3831 | -0.10% |
GOLDUD | 3332.3 | 1.25% |
USD/IDR | 16819 | 0.06% |
Fokus EURUSD:
Senin, 21 April 2025 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.1500. Kinerja mata uang Euro menguat tajam lebih dari 1%, menembus level psikologis 1.1500 untuk pertama kalinya sejak November 2021. Sentimen negatif terhadap Dolar AS masih mendominasi, didorong oleh kekhawatiran resesi, ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed, dan kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump yang terus berubah-ubah. Langkah terbaru Gedung Putih untuk mengenakan tarif pada kapal-kapal China serta investigasi atas impor mineral semakin membebani Greenback dan mendorong investor untuk beralih ke mata uang utama lain seperti Euro.
Dari sisi Euro, data ekonomi dan respons kebijakan moneter turut menjadi katalis penguatan. Meskipun ECB kembali memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2.25% pemangkasan ketujuh sejak pertengahan 2024 Euro tetap stabil bahkan menguat. Pasar melihat pemangkasan tersebut sebagai langkah preventif terhadap dampak tarif AS, bukan karena pelemahan struktural di zona Euro. Selain itu, pelaku pasar menantikan data awal PMI kawasan Euro minggu ini, yang bisa menjadi konfirmasi arah pertumbuhan ekonomi ke depan. Presiden ECB Christine Lagarde menyatakan bahwa risiko penurunan terhadap pertumbuhan ekonomi meningkat, dengan dampak negatif terhadap ekspor, investasi, dan konsumsi. Meski kebijakan dovish ini biasanya melemahkan mata uang, Euro tetap kuat karena tekanan eksternal terhadap USD lebih dominan.
Komentar terbaru dari Presiden ECB Christine Lagarde dan anggota dewan lainnya, seperti Madis Muller, mengisyaratkan bahwa suku bunga saat ini tidak lagi menjadi hambatan bagi aktivitas ekonomi. Meskipun ECB mengambil nada dovish, penekanan pada risiko pertumbuhan akibat fragmentasi global dan tensi dagang justru memberi dukungan terhadap Euro sebagai mata uang safe haven alternatif. Sementara itu, arah kebijakan ECB tetap bergantung pada data, dan pelaku pasar akan mencermati setiap indikasi lebih lanjut dalam pidato Lagarde minggu ini.
Harga pada pasangan mata uang EURUSD naik Support terdekatnya di zona 1.1362 dan resistance terdekatnya di zona 1.1582. Support lanjutan di zona 1.1315 dan dilanjutkan ke zona 1.1275. Resistance lanjutan di zona 1.1610 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1668.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.3372. Penguatan kinerja mata uang ini ditopang oleh melemahnya Dolar AS akibat kekhawatiran pasar terhadap resesi ekonomi AS di bawah kebijakan Presiden Donald Trump. Retorika hawkish dari Ketua The Fed Jerome Powell memang sempat menopang USD, namun keraguan atas arah suku bunga dan efek tarif yang bisa mendorong inflasi serta memperlambat pertumbuhan ekonomi tetap menekan Greenback. Ditambah lagi, data ekonomi AS seperti klaim pengangguran masih campuran, dan ketidakpastian global menambah beban pada USD. Di sisi Inggris, sentimen positif terhadap GBP didukung oleh pembicaraan dagang antara Perdana Menteri Keir Starmer dan Presiden Trump yang dinilai “produktif.” Pemerintah Inggris tengah mendorong kesepakatan perdagangan baru menyusul pengenaan tarif 10% hingga 25% oleh AS terhadap produk Inggris. Optimisme terhadap potensi kesepakatan dalam beberapa minggu ke depan menopang kepercayaan pasar terhadap GBP. Meskipun inflasi Inggris mulai melandai dan ekspektasi pemangkasan suku bunga BoE meningkat, kekuatan ekonomi Inggris secara umum dan prospek perdagangan yang membaik menjadi faktor utama penguatan Sterling terhadap Dolar. Support terdekatnya di area 1.3234 dan resistance terdekatnya di zona 1.3419.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6400. Performa pasangan mata uang Aussie menguat didorong oleh pelemahan Dolar AS dan sentimen positif dari China. Dolar AS terpukul oleh kekhawatiran pasar terhadap risiko stagflasi, penurunan imbal hasil obligasi AS, serta tekanan dari kebijakan tarif Presiden Trump. Meskipun klaim pengangguran AS membaik, inflasi yang melandai dan ketegangan internal antara Trump dan Ketua The Fed Powell turut menekan Greenback. Ekspektasi pelonggaran moneter oleh The Fed dalam beberapa bulan mendatang juga menjadi beban tambahan bagi USD. Di sisi Australia, AUD mendapatkan dukungan tambahan setelah Presiden Trump mengumumkan pengecualian tarif untuk produk teknologi utama yang banyak diproduksi di China mitra dagang terbesar Australia. Hal ini menjadi sinyal positif bagi ekspor komoditas Australia. Sementara itu, data ekonomi domestik seperti tingkat pengangguran Maret sebesar 4.1% dan pertumbuhan lapangan kerja sebesar 32.2K menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja. Di tengah ketidakpastian arah suku bunga RBA dan ekspektasi pemangkasan suku bunga pada Mei, prospek ekonomi China yang lebih kuat tetap menjadi faktor kunci yang menjaga AUD tetap menarik di mata investor. Support terdekatnya di zona 0.6331 dan resistance terdekatnya di zona 0.6432.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5975. Mata uang NZDUSD melanjutkan reli penguatannya hingga mendekati 0.5970 pada sesi Asia hari Senin, didorong oleh pelemahan Dolar AS dan lonjakan inflasi Selandia Baru. Data menunjukkan inflasi tahunan NZ naik ke 2,5% di Q1 2025, lebih tinggi dari ekspektasi dan mencatat level tertinggi sejak Juni 2024. Kenaikan ini dipicu oleh harga bensin dan sewa yang lebih tinggi. Meskipun inflasi meningkat, pasar tetap memproyeksikan pemangkasan suku bunga oleh RBNZ pada pertemuan 28 Mei, karena fokus utama bank sentral adalah risiko eksternal seperti perlambatan global dan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok. Dari sisi global, Dolar AS terus tertekan oleh kekhawatiran pasar terhadap dampak ekonomi dari kebijakan tarif Presiden Trump yang tidak konsisten. Indeks DXY turun lebih dari 0,50% ke kisaran 98,50. Sementara itu, sentimen terhadap NZD membaik setelah Trump mengumumkan pengecualian tarif untuk produk teknologi utama yang banyak dibuat di Tiongkok mitra dagang utama Selandia Baru. Meskipun begitu, potensi gangguan jalur perdagangan akibat tarif pada kapal Tiongkok tetap menjadi risiko. NZD tetap disokong oleh sentimen risiko dan data domestik yang relatif solid, meski ekspektasi pelonggaran moneter masih membayangi. Support terdekatnya di area 0.5900 dan resistance terdekatnya di zona 0.6000.
USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 141.15. Kinerja pasangan mata uang Yen melemah signifikan dan turun di bawah level 141.00, mencatat posisi terendah sejak September 2024. Yen Jepang menguat seiring meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian global dan kekhawatiran pasar atas kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. Dolar AS merosot ke posisi terendah dua tahun, di tengah sentimen negatif yang membayangi prospek ekonomi AS. Dari sisi domestik, penguatan Yen juga ditopang oleh data inflasi Jepang yang menunjukkan percepatan. CPI inti meningkat menjadi 3,2% secara tahunan pada Maret, membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan dari Bank of Japan. Gubernur BoJ Kazuo Ueda menegaskan bahwa suku bunga akan terus naik jika inflasi dan pertumbuhan ekonomi sesuai proyeksi. Di tengah ketegangan perdagangan, Jepang tetap optimis menjalin kesepakatan tarif dengan AS, yang disampaikan langsung oleh PM Ishiba. Walau BoJ dikabarkan akan memangkas proyeksi pertumbuhan, pasar tetap melihat potensi penguatan Yen, terutama jika ketegangan dagang terus mendorong investor menjauhi Dolar. Support terdekatnya di area 140.55 dan resistance terdekatnya di zona 142.75.
USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 1.3803. Turunnya kinerja mata uang Loonie melanjutkan tren pelemahannya dan diperdagangkan di kisaran 1.3860 pada sesi Asia, meskipun sempat tertahan setelah dua hari penurunan. Dolar AS sempat mendapat dukungan dari pernyataan hawkish Ketua The Fed Jerome Powell yang mengingatkan risiko stagflasi akibat inflasi persisten dan perlambatan ekonomi. Namun, sentimen pasar kembali terguncang setelah Presiden Trump mengkritik Powell secara terbuka, dan pasar kini memproyeksikan penurunan suku bunga sekitar 86 basis poin hingga akhir 2025. Dari sisi Kanada, penguatan Dolar Kanada (CAD) ditopang oleh reli harga minyak mentah, yang menguat setelah AS menjatuhkan sanksi baru terhadap ekspor Iran, meningkatkan kekhawatiran akan pasokan global. CAD sebagai mata uang berbasis komoditas mendapat dorongan tambahan dari prospek membaiknya hubungan dagang AS-UE dan sinyal awal positif dalam negosiasi AS-Tiongkok. Namun, Bank of Canada (BoC) memperingatkan bahwa perang dagang global yang dipicu kembali oleh Trump bisa memicu resesi mendalam bagi ekonomi Kanada. Meski demikian, kekuatan harga minyak dan stabilitas ekonomi domestik memberi CAD keunggulan jangka pendek terhadap USD. Support terdekatnya di zona 1.3775 dan resistance terdekatnya di zona 1.3882.
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8085. Mata uang Swiss tertekan oleh pelemahan Dolar AS di tengah kekhawatiran terhadap dampak ekonomi dari kebijakan tarif AS. Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell mengenai risiko stagflasi kombinasi inflasi tinggi dan perlambatan ekonomi menambah tekanan pada Greenback, terlebih setelah Presiden Trump mengkritik komentar Powell secara terbuka. Meskipun pasar masih memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 86 basis poin hingga akhir 2025, ekspektasi dovish terus melemahkan daya tarik USD. Di sisi lain, Franc Swiss (CHF) menguat tajam setelah data surplus neraca dagang Swiss melonjak ke CHF 6,35 miliar pada Maret, tertinggi sejak Oktober 2024. Kenaikan ekspor sebesar 12,6% menjadi pendorong utama. Ketegangan dagang AS-Tiongkok yang meningkat juga memperkuat permintaan terhadap aset safe haven seperti CHF. Meski risiko pemangkasan suku bunga oleh Swiss National Bank (SNB) meningkat akibat penguatan CHF yang tajam, pasar tetap yakin mata uang ini akan tetap solid karena ketidakpastian global. Ekspektasi intervensi mata uang dari SNB masih minim, mengingat sensitivitas politik tinggi terhadap manipulasi kurs di tengah kebijakan perdagangan agresif AS. Support terdekatnya di area 0.8035 dan resistance terdekatnya di zona 0.8195.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
All Day | NZD | Bank Holiday | - | - | - |
All Day | AUD | Bank Holiday | - | - | - |
8:00am | CNY | 1-y Loan Prime Rate | 3.10% | 3.10% | 3.10% |
8:00am | CNY | 5-y Loan Prime Rate | 3.60% | 3.60% | 3.60% |
All Day | CHF | Bank Holiday | - | - | - |
All Day | EUR | French Bank Holiday | - | - | - |
All Day | EUR | German Bank Holiday | - | - | - |
All Day | EUR | Italian Bank Holiday | - | - | - |
All Day | GBP | Bank Holiday | - | - | - |
7:30pm | USD | FOMC Member Goolsbee Speaks | - | - | - |
9:00pm | USD | CB Leading Index m/m | - | -0.5% | -0.3% |
Day 1 | All | IMF Meetings | - | - | - |