| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.03910 | -0.16% |
GBPUSD | 1.24420 | -0.16% |
AUDUSD | 0.62860 | -0.13% |
NZDUSD | 0.56810 | -0.21% |
USDJPY | 151.650 | -0.44% |
USDCHF | 0.90340 | 0.25% |
USDCAD | 1.42990 | 0.11% |
GOLDUD | 2,857.150 | -0.04% |
COFU | 70.56 | 0.45% |
USD/IDR | 16,324 | 0.01% |
Jumat, 07 Februari 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkoreksi menguat didukung oleh sentimen dari sanksi terbaru AS terhadap Iran, dan proyeksi melambatnya pertumbuhan produksi AS. Meski demikian, pesimisme perusahaan besar terhadap ekonomi China, dan meredanya ancaman di jalur pelayaran Laut Merah membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) Departemen Keuangan AS pada hari Kamis memberikan sanksi kepada jaringan internasional karena memfasilitasi pengiriman jutaan barel minyak mentah Iran senilai ratusan juta dolar ke China. Sanksi tersebut menargetkan entitas dan individu di berbagai yurisdiksi, termasuk China, India, dan Uni Emirat Arab (UEA), serta beberapa perusahaan kapal. Tindakan itu menandai tindakan konkret pertama setelah memorandum Presiden Donald Trump untuk memberikan "tekanan ekonomi maksimum" pada Iran.
Turut mendukung pergerakan harga, pertumbuhan produksi minyak dari cekungan Permian AS, ladang minyak terbesar negara itu, diperkirakan akan melambat setidaknya 25% tahun ini meskipun Presiden Donald Trump berjanji untuk memaksimalkan produksi, kata para eksekutif energi dalam konferensi di Houston pada hari Kamis. Output diperkirakan akan meningkat pada tahun 2025 sekitar 250.000 bph menjadi 300.000 bph, turun dari peningkatan 380.000 bph tahun lalu.
Sementara itu, pemulihan ekonomi China masih belum terlihat dalam waktu dekat, ungkap Pernod Ricard dan Carlsberg pada hari Kamis. Carlsberg melihat pertumbuhan pasar bir China 4-5% lebih rendah dibanding tahun 2024. Pernod mengatakan permintaan konsumen di China sepanjang Tahun Baru Imlek mengecewakan, menambah suramnya prospek untuk tahun 2025.
Dari Timur Tengah, para eksekutif minyak pada hari Kamis menyerukan agar pelayaran melalui Laut Merah menuju Terusan Suez dapat dilanjutkan kembali mengingat kelompok Houthi telah mengatakan pada bulan lalu bahwa mereka akan membatasi serangan terhadap kapal-kapal komersial, dan hanya menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel sampai gencatan senjata Gaza sepenuhnya dilaksanakan. Baru setelah itu, Houthi akan berhenti menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $73 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $68 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:30 | USA - Unemployement Rate |
| 4.1% | 4.1% |
22:00 | USA - Michigan Consumer Sentiment Prel |
| 71.1 | 71.1 |
22:00 | USA - Wholesale Inventories MoM |
| -0.5% | -0.1% |