Home
>
News
>
Publication
>
Rilis CPI AS dan Kanada Bantu Topang Penguatan Kinerja USDCAD
Rilis CPI AS dan Kanada Bantu Topang Penguatan Kinerja USDCAD
Wednesday, 16 July 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1615

-0.16%

GBPUSD

1.3401

-0.19%

AUDUSD

0.6516

-0.08%

NZDUSD

0.5944

-0.05%

USDJPY

148.71

0.22%

USDCHF

0.8002

0.20%

USDCAD

1.3708

0.11%

GOLDUD

3335.1

-0.28%

USD/IDR

16276

0.00%

Fokus USDCAD:

  1. Data Inflasi Kanada
  2. Data Inflasi AS

Rabu, 16 Juli 2025 - Mata uang Loonie naik ke zona 1.3708. Performa mata uang USDCAD menguat pada Rabu setelah rilis data inflasi dari Kanada dan AS memperkuat permintaan terhadap Dolar AS. Pasangan ini sempat bergerak mendekati 1.3720 di sesi Asia, didukung oleh lonjakan inflasi inti Kanada yang menurunkan peluang pemangkasan suku bunga oleh Bank of Canada (BoC). CPI utama Kanada naik menjadi 1,9% YoY di bulan Juni dari 1,7% sebelumnya, sesuai ekspektasi pasar. Namun, data yang lebih penting bagi arah kebijakan yakni CPI inti BoC melonjak ke 2,7% dari 2,5%, mengindikasikan tekanan harga yang masih persisten. Dampaknya, peluang pemangkasan suku bunga BoC pada pertemuan 30 Juli turun drastis menjadi hanya 5%, dari 14% sebelum data dirilis.

Sementara itu, inflasi AS juga menunjukkan kenaikan seperti yang diantisipasi, dengan CPI utama naik 2,7% YoY dan 0,3% MoM di bulan Juni. Namun, inflasi inti sedikit meleset dari ekspektasi 2,9% YoY dan 0,2% MoM, masing-masing 0,1% di bawah perkiraan. Meski begitu, data ini tetap memperkuat posisi Dolar AS karena mendorong pasar untuk menahan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. CME FedWatch Tool mencatat bahwa peluang pemangkasan suku bunga pada September kini berada di sekitar 59%, sementara untuk pertemuan bulan Juli, pasar sudah hampir sepenuhnya memperkirakan suku bunga tetap dipertahankan.

Selain data inflasi, USD juga mendapat dukungan dari faktor geopolitik, terutama ancaman tarif tambahan dari Presiden AS Donald Trump terhadap Rusia jika tidak tercapai kesepakatan damai dalam 50 hari. Trump juga mengumumkan bahwa negara-negara sekutu NATO akan membeli senjata buatan AS senilai miliaran dolar, termasuk sistem pertahanan udara Patriot, yang akan dikirim ke Ukraina. Kombinasi dari ekspektasi suku bunga tinggi, ketegangan geopolitik, dan melemahnya harga minyak global memberikan tekanan tambahan pada CAD yang berbasis komoditas, sekaligus menjaga tren penguatan USDCAD di tengah ketidakpastian global.

Harga pada pasangan mata uang USDCAD naik. Support terdekatnya di zona 1.3680 dan resistance terdekatnya di zona 1.3740. Support lanjutan di zona 1.3640 dan dilanjutkan ke zona 1.3600. Resistance lanjutan di zona 1.3720 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.3770.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.1615.  Pasangan mata uang Euro mencatat penurunan tajam hingga ke level terendah dalam hampir tiga minggu. Pelemahan ini terjadi setelah rilis data inflasi AS (CPI) bulan Juni menunjukkan kenaikan harga yang lebih tinggi dari perkiraan, baik pada komponen utama maupun inti. Kenaikan tersebut memperkuat sikap hawkish The Fed dan mendorong pelaku pasar untuk memangkas ekspektasi pemangkasan suku bunga pada pertemuan Juli mendatang. Boston Fed President Susan Collins menegaskan tidak ada urgensi untuk memangkas suku bunga, mengingat tarif impor akan meningkatkan tekanan harga. Data CPI inti mencapai 2.9% secara tahunan, sedikit di bawah ekspektasi 3.0%, namun tetap jauh di atas target 2% The Fed, memperkuat sinyal bahwa pelonggaran kebijakan moneter mungkin akan tertunda. Sementara itu di Eropa, meskipun data ZEW Economic Sentiment Jerman naik ke 52.7, tertinggi sejak Februari 2022, sentimen pasar terhadap euro tetap negatif akibat ketidakpastian negosiasi dagang dengan AS. Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang baru dengan Indonesia yang mencakup pembelian energi dan pesawat Boeing oleh Indonesia namun juga mengancam tarif tambahan terhadap Rusia dan membuka kemungkinan tarif balasan jika Uni Eropa gagal mencapai kesepakatan. Retorika ini semakin menekan ekspektasi investor terhadap euro. Komentar dari pejabat ECB, termasuk Joachim Nagel, menunjukkan sikap hati-hati, dengan pelaku pasar tetap yakin bahwa ECB akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan mendatang. Dengan tekanan inflasi di AS masih tinggi dan ketidakpastian geopolitik meningkat, outlook jangka pendek untuk EURUSD tetap bearish. Support terdekatnya di zona 1.1580 dan resistance terdekatnya di zona 1.1650.

GBPUSD - Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.3401. Pasangan Poundsterling kembali melemah untuk hari kedelapan berturut-turut pada Selasa, di tengah tekanan kuat dari penguatan Dolar AS pasca rilis data inflasi AS (CPI) bulan Juni. Inflasi tahunan naik menjadi 2,7%, lebih tinggi dari 2,4% di bulan sebelumnya dan jauh dari target Federal Reserve sebesar 2%. Kenaikan ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga lebih lama, dengan peluang pemangkasan suku bunga di September turun ke 44%, menurut CME FedWatch Tool. Akibatnya, minat investor terhadap aset berisiko seperti Pound Sterling berkurang, mendorong Cable turun mendekati area 1.3430, level terendah tiga minggu. Pelemahan Pound juga dipicu oleh kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Inggris, terutama jelang rilis data inflasi dan ketenagakerjaan domestik pekan ini. Inflasi Inggris diperkirakan tetap di 3,4%, namun fokus pasar saat ini lebih tertuju pada data pasar tenaga kerja. Jika data menunjukkan pelemahan lanjutan seperti penurunan pekerjaan atau lonjakan pengangguran  pasar akan memperkuat spekulasi bahwa Bank of England akan mulai memangkas suku bunga lebih cepat. Gubernur Andrew Bailey sebelumnya mengisyaratkan bahwa penurunan dalam sektor ketenagakerjaan bisa mempercepat pelonggaran moneter, semakin membebani outlook GBP dalam jangka pendek. Support terdekatnya di area 1.3370 dan resistance terdekatnya di zona 1.3450.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6516. Dolar Australia (AUD) melemah signifikan terhadap Dolar AS (USD) pada Selasa, menyusul rilis data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan. Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Juni naik 0.3% secara bulanan dan 2.7% secara tahunan, melebihi ekspektasi dan menjadi laju tercepat sejak Januari. Hal ini mendorong investor untuk memangkas ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dalam waktu dekat, dengan peluang pemotongan pada bulan September turun di bawah 55%, dari sebelumnya mendekati 65%. Kenaikan inflasi ini memperkuat reli Dolar AS, mendorong indeks DXY ke 98.70, level tertingginya dalam tiga minggu, dan memperberat tekanan terhadap AUD yang sensitif terhadap risiko global. Di tengah sentimen risk-off, tekanan tambahan terhadap AUD juga datang dari meningkatnya ketegangan perdagangan yang dipicu oleh pernyataan Presiden Donald Trump. Ia kembali menuntut pemangkasan suku bunga segera dan mengklaim hal itu akan menghemat lebih dari satu triliun dolar untuk biaya utang pemerintah. Sementara itu, meskipun data ekonomi China mitra dagang utama Australia menunjukkan ekspansi 5.2% YoY dan produksi industri tumbuh 6.8%, data tersebut gagal menopang AUD karena pasar lebih fokus pada prospek kebijakan suku bunga AS. Dengan meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih lama dan pasar menanti data ketenagakerjaan Australia pada Kamis, arah jangka pendek AUDUSD masih berisiko ke bawah, apalagi jika laporan ketenagakerjaan lokal mengecewakan atau sentimen global terus memburuk. Support terdekatnya di zona 0.6480 dan resistance terdekatnya di zona 0.6550.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5944. Pasangan NZDUSD sempat menguat tipis pada sesi Asia Rabu pagi setelah mengalami tekanan selama tiga hari berturut-turut. Dukungan ini muncul dari laporan Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok yang lebih baik dari perkiraan, mencerminkan ketahanan ekonomi mitra dagang utama Selandia Baru tersebut di tengah ketidakpastian global. PDB Tiongkok tumbuh 5,2% YoY pada kuartal kedua 2025, sedikit lebih rendah dari kuartal sebelumnya (5,4%) namun melampaui estimasi pasar sebesar 5,1%. Secara kuartalan, pertumbuhan mencapai 1,1%, mengalahkan ekspektasi 0,9%. Data ini memberikan dorongan sementara bagi Kiwi, mengingat korelasi erat antara ekonomi Tiongkok dan permintaan ekspor Selandia Baru. Namun, prospek jangka pendek NZD USD masih cenderung negatif. Ketidakpastian seputar kelanjutan gencatan senjata perdagangan AS-Tiongkok yang akan berakhir 12 Agustus dapat kembali menekan mata uang berbasis komoditas seperti NZD. Jika tidak ada perpanjangan perjanjian, tarif bilateral yang berat bisa kembali diberlakukan, memperburuk sentimen pasar dan menghambat ekspor Selandia Baru. Di sisi lain, Dolar AS (USD) berpotensi menguat lebih lanjut setelah pernyataan Presiden Fed Dallas, Lorie Logan, yang menekankan bahwa suku bunga tinggi kemungkinan harus dipertahankan lebih lama untuk menahan inflasi akibat kebijakan tarif Trump. Sentimen ini memperkuat spekulasi bahwa The Fed tidak akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, memberi dukungan tambahan bagi Greenback dan membebani NZDUSD. Support terdekatnya di area 0.5900 dan resistance terdekatnya di zona 0.5980.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen naik ke zona 148.70. Pasangan USDJPY melonjak tajam dan diperdagangkan mendekati level 149.00, tertinggi sejak April 2025. Kenaikan ini didorong oleh data inflasi AS (CPI) bulan Juni yang lebih tinggi dari ekspektasi, yaitu 2,7% YoY, menunjukkan tekanan harga masih jauh dari target 2% Federal Reserve. Imbasnya, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik ke 4,483%, memperkuat Dolar AS. Sementara itu, pasar uang mengurangi spekulasi pemangkasan suku bunga jangka pendek, dengan probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%-4,50% mencapai hampir 96%. Presiden AS Donald Trump kembali menekan The Fed untuk memangkas suku bunga sebesar 3%, dengan alasan perlambatan harga yang dianggap "cukup". Namun, pasar tampaknya mengabaikan tekanan politik ini dan lebih fokus pada realita data ekonomi yang solid. Di sisi lain, Yen Jepang masih tertekan oleh ketidakpastian politik menjelang pemilu 20 Juli dan minimnya arah kebijakan yang jelas dari Bank of Japan. Kombinasi ekspektasi suku bunga AS yang tetap tinggi dan lemahnya sentimen terhadap JPY membuat USDJPY terus mencetak penguatan, dan membuka peluang menuju level psikologis 150.00 jika tekanan makro dan geopolitik tetap memihak Dolar AS. Support terdekatnya di area 148.30 dan resistance terdekatnya di zona 148.95.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.8002. Pasangan USDCHF menguat tajam pada Selasa, menembus level 0.8000 untuk pertama kalinya sejak akhir Juni, didorong oleh rilis data inflasi AS yang solid dan mengurangi ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Data CPI AS menunjukkan kenaikan 0,3% MoM dan 2,7% YoY pada Juni, sementara core CPI tetap di 2,9% YoY, mencerminkan inflasi yang stabil namun masih di atas target The Fed sebesar 2%. Hal ini mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi dan memperkuat Dolar AS secara luas, termasuk terhadap Franc Swiss yang juga tertekan oleh prospek ekonomi domestik yang lesu. Swiss National Bank baru-baru ini memangkas suku bunga ke 0% dan membuka kemungkinan pelonggaran lebih lanjut, termasuk intervensi di pasar valuta asing jika diperlukan. Dengan pasar kini menurunkan peluang pemangkasan suku bunga The Fed di bulan September menjadi sekitar 54%, fokus pelaku pasar selanjutnya tertuju pada data PPI AS yang akan dirilis hari Rabu, yang dapat memberikan arahan baru terhadap inflasi dan pergerakan USDCHF selanjutnya. Support terdekatnya di area 0.7980 dan resistance terdekatnya di zona 0.8030.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00am

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

1:45am

USD

FOMC Member Collins Speaks

-

-

-

3:00am

GBP

BOE Gov Bailey Speaks

-

-

-

3:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

6:45am

USD

FOMC Member Logan Speaks

-

-

-

1:00pm

GBP

CPI y/y

-

3.4%

3.4%

1:00pm

GBP

Core CPI y/y

-

3.5%

3.5%

1:00pm

GBP

RPI y/y

-

4.3%

4.3%

3:30pm

GBP

HPI y/y

-

3.2%

3.5%

4:00pm

EUR

Italian Trade Balance

-

2.87B

2.48B

4:00pm

EUR

Trade Balance

-

13.9B

14.0B

Tentative

EUR

German 30-y Bond Auction

-

-

2.99|2.2

5:00pm

EUR

German Buba Monthly Report

-

-

-

7:00pm

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

7:15pm

CAD

Housing Starts

-

262B

280K

7:30pm

USD

Core PPI m/m

-

0.2%

0.1%

7:30pm

USD

PPI m/m

-

0.2%

0.1%

8:15pm

USD

Capacity Utilization Rate

-

77.4%

77.4%

8:15pm

USD

FOMC Member Hammack Speaks

-

-

-

8:15pm

USD

Industrial Production m/m

-

0.1%

-0.2%

8:30pm

GBP

CB Leading Index m/m

-

-

-0.4%

9:00pm

USD

FOMC Member Barr Speaks

-

-

-

9:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

-1.8M

7.1M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788