Home
>
News
>
Publication
>
Rencana Trump Kurangi Tarif Otomotif Dorong Minyak Ikut Menguat
Rencana Trump Kurangi Tarif Otomotif Dorong Minyak Ikut Menguat
Tuesday, 29 April 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1391

0.26%

GBPUSD

1.3418

0.19%

AUDUSD

0.6421

0.19%

NZDUSD

0.5958

0.35%

USDJPY

142.4200

-0.33%

USDCHF

0.8231

-0.50%

USDCAD

1.3841

-0.14%

GOLDUD

3,345.50

-0.68%

COFU

61.87

0.08%

USD/IDR

16,849

0.05%

Fokus Crude Oil:

  • Trump berencana mengurangi dampak tarif otomotif sebesar 25% dan akan diumumkan pada hari Selasa.
  • AS jatuhkan sanksi terhadap tiga kapal karena telah mengirimkan produk minyak dan gas ke Houthi.

***********************************************************

Selasa, 29 April 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat tipis didukung oleh sentimen dari rencana Trump untuk mengurangi tarif otomotif, dan eskalasi tensi antara AS dengan Houthi yang berpotensi mengganggu keamanan di jalur pelayaran Laut Merah. Meski demikian, sinyal positif negosiasi gencatan senjata di Gaza membatasi kenaikan harga lebih lanjut.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis hari Senin Menteri Perdagangan Howard Lutnick mengatakan bahwa Presiden Trump telah mempertimbangkan untuk mengurangi dampak tarif otomotifnya pada hari Selasa dengan mengurangi beberapa bea masuk yang dikenakan pada suku cadang asing pada mobil yang diproduksi di dalam negeri dan menjaga tarif pada mobil yang dibuat di luar negeri agar tidak menumpuk di atas tarif lain. Pernyataan tersebut meredam kekhawatiran industri otomotif terkait penerapan tarif 25% terhadap suku cadang mobil yang akan berlaku pada 3 Mei mendatang.

Turut mendukung harga, Departemen Keuangan AS pada hari Senin menjatuhkan sanksi baru yang menargetkan pengiriman minyak dan gas ke Houthi yang dilakukan oleh Zaas Shipping & Trading Co dan Great Success Shipping Co yang terdaftar di Kepulauan Marshall, dan Bagsak Shipping Co yang terdaftar di Mauritius, serta kapal kargo yang mereka gunakan untuk mengirimkan produk minyak dan gas ke pelabuhan Ras Isa yang dikuasai Houthi. Sanksi tersebut dijatuhkan beberapa jam setelah kelompok Houthi mengklaim serangan udara terhadap AS yang menewaskan 68 orang di sebuah pusat penahanan bagi migran Afrika di Yaman.

Sementara itu, sinyal positif perundingan gencatan senjata Gaza memicu harapan akan dapat segera tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik di wilayah tersebut. Negosiasi yang diadakan di Kairo mendekati terobosan signifikan, kata dua sumber keamanan Mesir pada hari Senin.

Untuk indikator yang menjadi fokus yang dipantau dalam waktu dekat adalah rilisnya laporan stok minyak versi grup industri API yang akan dirilis hari Selasa, dan kemudian disusul oleh laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh EIA. Laporan API tersebut biasanya dijadikan indikator awal untuk melihat gambaran permintaan di pasar energi AS.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $64 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $60 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Goods Trade Balance Adv

 

$-146B

$-147.91B

20:00

USA - S&P Case Shiller Home Price YoY

 

4.8%

4.7%

21:00

USA - JOLTs Job Openings

 

7.5M

7.568M

21:00

USA - CB Consumer Confidence

 

87

92.9

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788