Home
>
News
>
Publication
>
Ragam Sentimen Positif Bawa Angin Segar Pada Poundsterling
Ragam Sentimen Positif Bawa Angin Segar Pada Poundsterling
Thursday, 20 June 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0743

0.06%

GBPUSD

1.2717

0.07%

AUDUSD

0.6670

0.03%

NZDUSD

0.6131

0.07%

USDJPY

158.07

-0.01%

USDCHF

0.8844

-0.12%

USDCAD

1.3705

-0.04%

GOLDUD

2327.05

0.38%

USD/IDR

16350

0.28%

Fokus GBPUSD:

  1. Rilis CPI Inggris
  2. DXY melemah ke level 105.10

Kamis, 20 Juni 2024 – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2720. Penguatan kinerja mata uang Poundsterling mendapat sokongan dari laporan inflasi Inggris untuk bulan Mei menarik perhatian investor secara signifikan, tepat sebelum keputusan kebijakan moneter Bank of England. Tingkat inflasi tahunan Inggris turun dari 2,3% menjadi 2,0%, dengan inflasi inti turun dari 3,9% menjadi 3,5%. Para ekonom memperkirakan tingkat inflasi sebesar 2,0% dan tingkat inflasi inti sebesar 3,5%. Selain itu, di bulan Mei, harga konsumen naik sebesar 0,3% bulan ke bulan, menyusul kenaikan 0,3% di bulan April. Para ekonom memperkirakan harga konsumen akan meningkat sebesar 0,4%.

Ke depan, Bank of England akan mengumumkan keputusan suku bunga bulan Juni pada hari Kamis, 20 Juni. Meskipun para ekonom memperkirakan BoE akan mempertahankan suku bunga di 5,25%, angka inflasi terbaru dapat memainkan peran penting dalam mempengaruhi keputusan BoE dan pedoman selanjutnya. Selain itu, laporan inflasi bulan Mei dapat memicu taruhan investor terhadap penurunan suku bunga di bulan Agustus. BoE akan mengadakan konferensi pers setelah pengumuman pada bulan Agustus, sehingga Gubernur BoE Andrew Bailey dapat menguraikan alasan penurunan suku bunga.

Disisi USD, kinerja mata uang AS masih tertekan oleh data Penjualan Ritel Amerika Serikat (AS) yang lebih lambat dari perkiraan pada bulan Mei telah meningkatkan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada pertemuan bulan September. Laporan Penjualan Ritel bulanan menunjukkan pada hari Selasa bahwa harga bensin yang lebih rendah, lemahnya permintaan bahan bangunan, dan penurunan penjualan di layanan makanan dan tempat minum merupakan hambatan utama. Namun, penjualan ritel sedikit tumbuh di bulan Mei setelah mengalami kontraksi sebesar 0,2% di bulan April, direvisi turun dari kinerja yang stagnan. Namun, tingkat pertumbuhannya hanya 0,1%, lebih rendah dari perkiraan sebesar 0,2%.

Para pengambil kebijakan The Fed tetap memilih untuk mempertahankan suku bunga saat ini hingga kuartal terakhir tahun ini karena dorongan dari penurunan tekanan harga yang lebih tinggi dari perkiraan pada bulan Mei tidak cukup untuk membangun kepercayaan terhadap penurunan suku bunga. Para pejabat telah menekankan perlunya data inflasi yang lebih baik sebelum beralih ke normalisasi kebijakan.

Harga pada pasangan mata uang GBPUSD naik. Support terdekatnya di areal 1.2630 dan resistance terdekatnya di zona 1.2750. Support lanjutan di zona 1.2600 dan dilanjutkan ke zona 1.2570 Resistance lanjutan di zona 1.2790 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.2830.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0740. Kenaikan pada kinerja mata uang Euro ditopang oleh kondisi pasar yang sedang mencari isyarat baru mengenai suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB). ECB mulai mengurangi suku bunga utamanya pada awal bulan Juni karena para pengambil kebijakan percaya bahwa inflasi di zona euro berada di jalur untuk kembali ke tingkat yang diinginkan sebesar 2%. Namun, para pejabat ECB menahan diri untuk tidak berkomitmen pada jalur penurunan suku bunga tertentu karena mereka masih khawatir atas tingginya inflasi di sektor jasa. Pengambil kebijakan ECB khawatir bahwa adaptasi pendekatan pelonggaran kebijakan yang agresif dapat kembali mengubah tekanan harga. Para pejabat memperkirakan jalur inflasi akan lebih buruk dan tekanan harga akan turun ke target 2% pada tahun 2025. Pada Rabu kemarin, Kepala Ekonom ECB Philip Lane menggambarkan pergerakan baru-baru ini di pasar obligasi sebagai ‘repricing’ dan tidak berada dalam dunia ‘dinamika pasar yang kacau’. ECB meluncurkan alat baru untuk melawan fragmentasi yang tidak beralasan di pasar obligasi pada tahun 2022 ketika ECB mulai menaikkan suku bunga. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli obligasi dari negara-negara anggota yang memenuhi syarat jika biaya pinjaman menjadi tidak terkendali, tergantung pada kondisi fiskal dan lainnya. Perancis saat ini mempunyai utang PDB rasio diatas 110%, lebih tinggi dari usulan UE sebesar 60% yang dapat mempersulit apakah Perancis memenuhi syarat untuk menerima bantuan jika penyebarannya tidak terkendali. Support terdekatnya di zona 1.0690 dan resistance terdekatnya di zona 1.0780.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6670.  Mata uang Aussie menguat didukung oleh sikap hawkish Reserve Bank of Australia (RBA). Sesuai dengan antisipasi, RBA menahan diri dan mempertahankan suku bunga resmi (OCR) di 4,35%, dengan menyatakan bahwa "Dewan tidak akan mengambil keputusan apa pun." Gubernur Bullock lebih lanjut mengklarifikasi posisi RBA selama konferensi persnya dengan mengkonfirmasi diskusi kenaikan suku bunga dan meniadakan pertimbangan penurunan suku bunga saat ini. Dia menekankan kekhawatiran RBA terhadap inflasi, menunjukkan ambang batas yang tinggi untuk pelonggaran kebijakan. RBA mempertahankan pengamatannya bahwa "inflasi masih di atas target dan terbukti terus-menerus", dan menegaskan kembali bahwa "Dewan memperkirakan masih perlu waktu sebelum inflasi secara berkelanjutan berada dalam kisaran target." Di sisi negatifnya bagi Aussie, lambatnya momentum perekonomian Tiongkok, terutama kegagalan yang terus-menerus untuk mendapatkan kembali daya tarik yang kuat pasca pandemi, dapat menimbulkan tantangan tambahan bagi mata uang Australia. Support terdekatnya di zona 0.6610 dan resistance terdekatnya di zona 0.6700.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6130. Penguatan yang terjadi pada mata uang Kiwi ditopang oleh PDB Selandia Baru yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal pertama. Perekonomian Selandia Baru tumbuh 0,2% pada basis kuartal ke kuartal di Q1 dari 0% di kuartal sebelumnya. Angka tersebut lebih baik dari perkiraan, Statistik Selandia Baru menunjukkan pada hari Kamis. Secara tahunan, angka PDB meningkat sebesar 0,3% di Triwulan ke-1, dibandingkan dengan kontraksi sebesar 0,2% di triwulan sebelumnya. Dolar Selandia Baru (NZD) menarik beberapa pembeli setelah angka pertumbuhan PDB yang lebih kuat mengindikasikan negara tersebut keluar dari resesi. Selain itu, Survei Keyakinan Konsumen Westpac Selandia Baru melaporkan penurunan sentimen konsumen menjadi 82,2 untuk kuartal kedua dari pembacaan sebelumnya sebesar 93,2.  Support terdekatnya di areal 0.6080 dan resistance terdekatnya di zona 0.6160.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 158.07 di tengah ekspektasi pasar terhadap tingkat Keputusan suku bunga The Fed yang kemungkinan menurunkan suku bunga dari pertemuan September setelah data Penjualan Ritel Amerika Serikat (AS) untuk bulan Mei meleset dari estimasi. Disisi Jepang, Risalah Rapat BoJ untuk pertemuan bulan Juni menunjukkan bahwa para pengambil kebijakan mendiskusikan kenaikan suku bunga lebih cepat. Fokus pasar ke depan tertuju pada IHK Nasional Jepang secara tahunan yang tidak termasuk Makanan Segar diperkirakan telah meningkat ke 2,6% dari pembacaan sebelumnya sebesar 2,2%. Support terdekatnya di zona 157.85 dan resistance terdekatnya di zona 158.20.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3705 setelah Para pengambil kebijakan The Fed mengisyaratkan satu kali penurunan suku bunga tahun ini dalam dot plot terakhirnya. Meskipun pelaku pasar memperkirakan dua penurunan suku bunga setelah data ekonomi AS yang lebih lemah pada pertemuan sebelumnya. Di sisi Kanada, pelaku pasar menunggu data penjualan Ritel Kanada untuk bulan April, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat. Penjualan Ritel bulanan diperkirakan kembali ke arah positif setelah turun selama tiga bulan berturut-turut. Data ekonomi diestimasi naik 0,7%. Support terdekatnya di areal 1.3700 dan resistance terdekatnya di zona 1.3745.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.8844 terseret oleh kinerja Dolar AS akibat ekspektasi penurunan tingkat suku bunga pada pertemuan mendatang. Fokus pelaku pasar menunggu Keputusan tingkat suku bunga SNB dengan pelaku pasar memperkirakan Swiss National Bank (SNB) kemungkinan memangkas suku bunga kebijakan utamanya sebesar 25 basis poin pada 20 Juni untuk pertemuan kedua berturut-turut. Meskipun inflasi masih berada dalam target bank sentral sebesar 0-2% sejak Juni 2023, Ketua SNB Thomas Jordan baru-baru ini mengatakan bank sentral melihat adanya "risiko kenaikan yang kecil" terhadap perkiraan inflasinya, yang jika terealisasi akan berarti "sikap kebijakan moneter akan lebih akomodatif daripada yang diharapkan". Support terdekatnya di zona 0.8830 dan resistance terdekatnya di zona 0.8865.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

0:30

CAD - BOC Summary of Deliberations

-

-

-

5:45

NZD - GDP q/q

0.2%

0.1%

-0.1%

11:30

CHF - SNB Financial Stability Report

-

-

-

13:00

EUR - German PPI m/m

-

0.1%

0.2%

14:30

CHF - SNB Monetary Policy Assessment

-

-

-

14:30

CHF - SNB Policy Rate

-

1.50%

1.5%

15:00

CHF - SNB Press Conference

-

-

-

15:00

EUR - ECB Economic Bulletin

-

-

-

18:00

GBP - Monetary Policy Summary

-

-

-

18:00

GBP - MPC Official Bank Rate Votes

-

0-2-7

0-2-7

18:00

GBP - Official Bank Rate

-

5.25%

5.25%

19:30

CAD - NHPI m/m

-

0.2%

0.2%

19:30

USD - Unemployment Claims

-

235K

242K

19:30

USD - Building Permits

-

1.45M

1.44M

19:30

USD - Philly Fed Manufacturing Index

-

4.8

4.5

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788