| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1527 | 0.03% |
GBPUSD | 1.3494 | 0.03% |
AUDUSD | 0.7060 | 0.01% |
NZDUSD | 0.5860 | -0.02% |
USDJPY | 159.42 | -0.08% |
USDCHF | 0.8124 | 0.06% |
USDCAD | 1.3941 | 0.01% |
GOLDUD | 4,405.78 | 0.51% |
COFU | 82.70 | -0.48% |
USD/IDR | 17,871 | 0.00% |
Kamis, 13 Agustus 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dibebani oleh sentimen dari rilisnya proyeksi pesimis dari OPEC dan IEA terkait pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini. Selain itu, laporan stok EIA juga turut menjadi katalis negatif harga.
Dalam laporan pasar minyak bulanan yang dirilis hari Rabu, OPEC kembali memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia untuk tahun 2026 menjadi 580.000 bph, yang menandai revisi penurunan untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
Pandangan pesimis juga datang dari IEA yang memperkirakan permintaan minyak dunia akan turun lebih dalam dari perkiraan sebelumnya pada tahun ini, seiring dengan semakin parahnya dampak penutupan Selat Hormuz. Dalam laporan yang dirilis hari Rabu itu, IEA memproyeksikan permintaan tahun 2026 akan turun sebesar 1,6 juta bph, lebih tinggi 510.000 bph dibandingkan perkiraan bulanan terakhir yang dirilis pada bulan Juli.
Turut membebani harga, dalam laporan stok EIA yang dirilis Rabu malam menunjukkan persediaan minyak mentah AS melonjak naik sebesar 17,42 juta barel pada pekan yang berakhir 7 Agustus, di luar prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 1,4 juta barel, dan sekaligus menandai kenaikan terbesar sejak Januari 2023. Laporan EIA itu mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar minyak AS.
Sementara itu, seorang pejabat senior Iran pada hari Rabu menegaskan bahwa tidak ada kemajuan dalam pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan sementara yang disepakati pada bulan Juni serta menetapkan kerangka waktu pelaksanaannya. Berita tersebut semakin meredupkan harapan berakhirnya perang Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $85 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $80 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - PPI MoM |
| 0.2% | -0.3% |
19:30 | USA - Initial Jobless Claims |
| 202K | 199K |
19:30 | USA - Continuing Jobless Claims |
| 1800K | 1801K |