Home
>
News
>
Publication
>
Proyek Kebebasan Trump Dihentikan Sementara, Minyak Ikut Melesu
Proyek Kebebasan Trump Dihentikan Sementara, Minyak Ikut Melesu
Wednesday, 06 May 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1692

0.27%

GBPUSD

1.3544

0.24%

AUDUSD

0.7181

0.68%

NZDUSD

0.5885

0.70%

USDJPY

157.88

-0.15%

USDCHF

0.7827

-0.22%

USDCAD

1.3616

-0.15%

GOLDUD

4,552.07

1.66%

COFU

102.70

-2.04%

USD/IDR

17,368

0.08%

Fokus Crude Oil:

  • Trump menghentikan sementara Proyek Kebebasan untuk membuka Selat Hormuz karena ada kemajuan besar yang dicapai.
  • China mendesak Washington untuk segera mengakhiri tindakan ilegal dalam aksi embargo dan sanksi terhadap Kuba.

************************************************************

Rabu, 06 Mei 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau masih melanjutkan tren bearish tertekan oleh sentimen dari harapan akan tercapainya kesepakatan damai AS - Iran pasca dihentikannya sementara Proyek Kebebasan Trump. Meski demikian, aturan baru Iran terkait transit kapal melalui Selat Hormuz membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa mengatakan telah menghentikan sementara operasi militer Proyek Kebebasan untuk membuka Selat Hormuz, karena ada kemajuan besar yang dicapai dengan perwakilan Iran, menuju kesepakatan lengkap dan final. Trump menambahkan keputusan itu diambil atas permintaan Pakistan, dan hanya dihentikan untuk jangka waktu singkat guna melihat apakah kesepakatan dapat diselesaikan dan ditandatangani. Namun, blokade pelabuhan Iran masih akan tetap dipertahankan, kata Trump.

Turut membebani harga, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada hari Selasa mendesak agar AS segera menghentikan blokade dan sanksi serta segala bentuk paksaan dan tekanan terhadap Kuba, karena tindakan tersebut ilegal dan sangat melanggar norma-norma hubungan internasional. Dukungan China tersebut berpotensi memicu eskalasi tensi antara Tiongkok dengan AS.

Sementara itu, Iran pada hari Selasa secara resmi mengumumkan mekanisme baru untuk mengatur transit kapal melalui Selat Hormuz, dan sekaligus memperingatkan Angkatan Laut AS untuk tidak memasuki Selat Hormuz dan bahwa kapal-kapal komersial perlu berkoordinasi dengan militer Iran untuk setiap pelayaran.

Dari sisi pasokan, persediaan minyak mentah AS turun tajam sebesar 8,1 juta barel, jauh melebihi ekspektasi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 2,8 juta barel, ungkap laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri API untuk pekan yang berakhir 1 Mei. Laporan API itu mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis oleh EIA pada Rabu malam.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $103 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $98 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

-2.8M

-6.233M

21:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

-1.7M

-6.075M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788