Home
>
News
>
Publication
>
Produksi OPEC+ Tidak Berubah, Harga Minyak Terangkat
Produksi OPEC+ Tidak Berubah, Harga Minyak Terangkat
Friday, 02 February 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08710

0.00%

GBPUSD

1.27400

0.02%

AUDUSD

0.65700

0.29%

NZDUSD

0.61440

0.10%

USDJPY

146.420

-0.04%

USDCHF

0.85790

-0.07%

USDCAD

1.33850

-0.07%

GOLDUD

2,054.890

0.02%

COFU

73.91

0.54%

USD/IDR

15,750

-0.22%

Fokus Crude Oil:

  • OPEC+ tetap pertahankan pemangkasan produksi pada kuartal pertama dan akan meninjau kembali bulan Maret.
  • China berjanji akan tetap melakukan ekspansi fiskal guna memacu pertumbuhan ekonomi, kata Wakil Menteri Keuangan.

***************************************************************

Jumat, 02 Februari 2024 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkoreksi menguat didukung oleh hasil pertemuan OPEC+, komitmen China dalam memacu pemulihan ekonomi serta ketegangan situasi di Laut Merah yang masih membara.

Dalam pertemuan peninjauan online hari Kamis, OPEC dan sekutunya tidak membuat perubahan pada kebijakan produksi, yang artinya aliansi akan tetap mengurangi produksi sekitar 900 ribu bph pada kuartal pertama ini, dan akan meninjau kembali pada bulan Maret mendatang, ujar dua delegasi yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan pembatasan OPEC+ saat ini “pastinya” dapat diperpanjang melampaui kuartal pertama jika diperlukan. Keputusan itu perlu diambil sebelum JMMC berikutnya, kata salah satu delegasi. JMMC biasanya bertemu setiap dua bulan dan pertemuan berikutnya dijadwalkan pada tanggal 3 April.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, China berjanji akan mempertahankan ekspansi fiskal tahun ini untuk memacu pemulihan ekonomi, kata Wakil Menteri Keuangan Wang Dongwei pada hari Kamis. Nantinya kebijakan fiskal akan fokus pada peningkatan permintaan domestik, dan pemerintah akan menggunakan subsidi fiskal, subsidi bunga pinjaman dan insentif pajak untuk mendukung inovasi teknologi dan manufaktur maju, katanya. Berita tersebut menumbuhkan harapan positif akan pemulihan ekonomi China yang akan turut mendorong meningkatnya permintaan termasuk minyak mentah.

Sentimen positif lainnya datang dari ketegangan situasi di Laut Merah yang belum mereda, mengganggu perdagangan global serta memicu ketegangan geopolitik di wilayah tersebut. Kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran pada hari Kamis mengatakan bahwa mereka menargetkan kapal komersil Inggris yang tidak dikenal di Laut Merah sebagai bentuk kampanye untuk memprotes pemboman israel di Gaza. Serangan Houthi terhadap kapal “akan terus berlanjut sampai agresi berhenti dan pengepungan di Jalur Gaza dicabut,” kata juru bicara militer Houthi dalam sebuah pernyataan.

Untuk indikator yang dipantau pasar dalam waktu dekat adalah laporan jumlah rig minyak dan gas yang akan dirilis pada akhir pekan ini oleh perusahaan layanan jasa energi asal AS, Baker Hughes. Laporan ini biasanya dijadikan tolak ukur bagi pasar untuk melihat arah gambaran produksi kedepan.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $76 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Non Farm Payrolls

 

180K

216K

20:30

USA - Unemployment Rate

 

3.8%

3.7%

20:30

USA - Manufacturing Payrolls

 

5K

6K

22:00

USA - Michigan Consumer Sentiment Final

 

78.9

69.7

22:00

USA - Factory Orders MoM

 

0.2%

2.6%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788