Home
>
News
>
Publication
>
Pound Sterling Menguat Didukung Data Pasar Kerja Inggris dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Pound Sterling Menguat Didukung Data Pasar Kerja Inggris dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Thursday, 14 August 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1698

0.15%

GBPUSD

1.3563

0.21%

AUDUSD

0.6542

0.38%

NZDUSD

0.5967

0.40%

USDJPY

147.37

-0.67%

USDCHF

0.8049

-0.22%

USDCAD

1.3757

-0.09%

GOLDUD

3357.5

0.52%

USD/IDR

16232

0.00%

Fokus GBPUSD:

  1. Dolar AS Tertekan Ekspektasi
  2. Pasar Kerja Inggris Solid

Kamis, 14 Agustus 2025 - Poundsterling dibuka di 1.3563 dan naik 0.21%. GBP/USD mencatat penguatan tajam pada perdagangan Rabu, naik sekitar 0,56% seiring tekanan jual yang meningkat terhadap Dolar AS (USD) di tengah menguatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pada September. Sentimen ini muncul setelah data inflasi AS bulan Juli menunjukkan inflasi tahunan tetap di 2,7%, sama seperti bulan sebelumnya, sementara inflasi inti naik menjadi 3,1% dari 2,9%. Meskipun inflasi inti melewati ambang 3%, pelaku pasar menilai tekanan harga tidak cukup kuat untuk menghalangi langkah pelonggaran kebijakan moneter. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga kini mencapai hampir 98%, meningkat signifikan dari 86% sehari sebelumnya. Tekanan politik juga memperkuat narasi ini, dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyarankan The Fed untuk memulai penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada September, dilanjutkan dengan pemangkasan total hingga 150–175 basis poin. Hal ini sejalan dengan keinginan pemerintahan Trump yang terus mendesak bank sentral agar mempercepat pelonggaran kebijakan guna menopang pertumbuhan ekonomi.

Di Inggris, Pound Sterling (GBP) mendapat dukungan dari rilis data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan. Laporan terbaru menunjukkan terciptanya 239 ribu lapangan kerja baru pada kuartal II 2025, jauh melampaui proyeksi 134 ribu, sementara tingkat pengangguran bertahan di 4,7% sesuai ekspektasi. Jumlah klaim tunjangan pengangguran juga turun 6,2 ribu, berlawanan dengan perkiraan kenaikan 20,8 ribu, menandakan pasar tenaga kerja tetap solid meskipun ekonomi melambat. Data ini memberikan ruang bagi Bank of England (BoE) untuk mempertahankan pendekatan hati-hati terhadap kebijakan moneter, di tengah dilema antara menjaga stabilitas inflasi dan mendukung pertumbuhan. Pasar kini menunggu rilis Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II yang diperkirakan melambat dari 1,3% menjadi 1,0% secara tahunan, serta data industri dan manufaktur Juni yang diharapkan pulih dari pelemahan awal kuartal.

Ke depan, arah GBPUSD akan sangat dipengaruhi oleh kombinasi faktor fundamental dari kedua negara. Dari sisi AS, pasar akan mencermati rilis data inflasi produsen (PPI) dan klaim pengangguran mingguan yang dapat memberikan sinyal tambahan terkait arah kebijakan The Fed. Proyeksi saat ini memperkirakan PPI naik dari 2,3% menjadi 2,5% secara tahunan, dan Core PPI dari 2,6% menjadi 2,9%, yang jika terealisasi lebih tinggi dari ekspektasi, dapat memperlambat momentum pelemahan USD. Sementara itu, dari Inggris, data PDB dan produksi industri akan menjadi tolok ukur penting untuk menilai apakah dukungan terhadap Pound dapat bertahan. Apabila data Inggris mengecewakan, potensi penguatan GBP dapat terbatas meskipun sentimen dovish The Fed masih mendominasi pasar global.

Harga pada pasangan mata uang GBPUSD naik. Support terdekat berada di 1.3525, dan resistance terdekat berada di 1.3595. Support lanjutan di zona 1.3490 dan dilanjutkan ke zona 1.3450. Resistance lanjutan di zona 1.3620 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.3660.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro dibuka di 1.1698 dan menguat sebesar 0.15%.  Pasangan EUR/USD menguat signifikan menembus level tertinggi dua minggu di kisaran 1.1730, didorong oleh pelemahan Dolar AS setelah pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang mendorong ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed. Bessent menilai suku bunga seharusnya dipangkas 50 bps pada pertemuan September mengingat melemahnya pasar tenaga kerja, bahkan idealnya diturunkan 150-175 bps. Data CPI AS Juli yang stagnan di 2,7% YoY di bawah perkiraan serta core CPI 3,1% memberi sinyal inflasi mulai terkendali, memperkuat peluang pemangkasan suku bunga. Sementara itu, inflasi Jerman sudah sesuai target ECB, sehingga selisih suku bunga AS-Zona Euro diperkirakan menyempit.

Selain faktor fundamental, isu independensi The Fed semakin menekan Dolar AS setelah Presiden Donald Trump mempertimbangkan gugatan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell. Kondisi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas kebijakan moneter AS. Dengan peluang 94% untuk pemangkasan suku bunga 25 bps di September dan ECB yang diperkirakan menahan suku bunga, sentimen positif terhadap Euro berpotensi berlanjut. Agenda rilis PPI AS serta data ketenagakerjaan dan PDB Zona Euro pekan ini akan menjadi katalis utama pergerakan berikutnya. Support terdekat berada di 1.1670, sementara resistance terdekat berada di 1.1730.

AUDUSD - Dolar Australia dibuka di 0.6542, menguat signifikan sebesar 0.38%. AUD/USD sempat menyentuh level tertinggi dua minggu di sekitar 0.6560 sebelum terkoreksi tipis, namun tetap mencatat penguatan harian berkat pelemahan Dolar AS dan data upah domestik yang stabil. Wage Price Index Australia kuartal II naik 3,4% YoY, melampaui ekspektasi, menandakan tekanan upah tetap terjaga meski inflasi sudah berada dalam target RBA. Fokus kini tertuju pada data ketenagakerjaan Juli yang diproyeksikan mencatat tambahan 25 ribu pekerjaan dan penurunan tingkat pengangguran ke 4,2%. Pemangkasan suku bunga RBA sebesar 25 bps ke 3,60% pada awal pekan, yang menjadi ketiga kalinya di 2025, bertujuan mendukung pertumbuhan di tengah lemahnya permintaan domestik. Gubernur Michele Bullock memberi sinyal ruang pelonggaran lanjutan jika data mendatang mengonfirmasi perlambatan ekonomi. Di sisi eksternal, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 bps di September yang kini mencapai 97% menjaga tekanan turun pada Dolar AS, sehingga Aussie berpotensi mempertahankan momentum positif jika data ketenagakerjaan domestik menguat. Support terdekat berada di 0.6510, dan resistance berada di 0.6570.

NZDUSD - Kiwi dibuka di 0.5967 dan menguat 0.40%. NZD/USD menguat menembus 0.5970 dan mendekati level psikologis 0.6000, ditopang pelemahan Dolar AS dan meningkatnya selera risiko pasar. Inflasi AS yang moderat di 2,7% YoY serta core CPI di 3,1% memperkuat keyakinan pasar akan pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan, dengan probabilitas kini di atas 95%. Pernyataan dovish dari pejabat Fed seperti Austan Goolsbee dan Raphael Bostic juga menambah tekanan pada USD. Faktor eksternal lain yang mengangkat Kiwi adalah perpanjangan gencatan dagang AS–China selama 90 hari, yang mengurangi ketidakpastian perdagangan dan mendukung mata uang proxy China seperti NZD. Mengingat China adalah mitra dagang utama Selandia Baru, sentimen positif ini dapat berlanjut selama tensi dagang tidak kembali memanas. Namun, setiap tanda eskalasi kembali berpotensi menekan Kiwi, sehingga pelaku pasar tetap akan memantau perkembangan geopolitik global selain agenda data AS dan Selandia Baru. Support terdekat berada di 0.5940, dan resistance berada di 0.6005.

USDJPY - Yen Jepang dibuka di 147.37, melemah cukup tajam sebesar -0.67%. USDJPY terkoreksi dari level puncak 148,00 setelah rilis data inflasi AS yang lebih moderat memicu ekspektasi kuat akan pemangkasan suku bunga The Fed pada September. Inflasi headline Juli tercatat stabil di 2,7% YoY, di bawah perkiraan 2,8%, sementara Core CPI naik menjadi 3,1% dari 2,9% sebelumnya, sedikit di atas ekspektasi 3,0%. Meski data inti lebih kuat, pasar justru meningkatkan pricing rate cut hingga 95%, mendorong yield AS turun dan membatasi penguatan USD terhadap yen. Kondisi ini memberikan ruang bagi JPY untuk memulihkan posisi, terutama di tengah meningkatnya appetite risiko global yang sebelumnya menekan permintaan safe haven. Di sisi domestik, Jepang mencatat perbaikan sentimen manufaktur dua bulan berturut-turut pada Agustus berkat kesepakatan dagang dengan AS yang memangkas tarif mobil dan barang Jepang menjadi 15% sebagai imbalan paket investasi $550 miliar dari Tokyo. Namun, pelemahan pertumbuhan harga produsen ke level terendah 11 bulan menunjukkan tekanan dari tarif AS terhadap pelaku usaha lokal. Ketidakpastian arah kebijakan BoJ masih menjadi faktor penghambat tren penguatan yen jangka panjang, tetapi jika sentimen dovish The Fed berlanjut dan risk appetite mulai mereda. Support terdekat ada di 147.00, dan resistance di 147.90.

USDCHF - Pasangan USDCHF dibuka di 0.8049 dan melemah -0.22%. USDCHF tertekan di sekitar 0,8060 akibat melemahnya USD pasca-lonjakan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September. Data CPI AS yang menunjukkan inflasi headline tetap di 2,7% (di bawah ekspektasi 2,8%) memperkuat pandangan dovish pasar meskipun Core CPI naik ke 3,1% dari 2,9%. Dengan peluang pemangkasan suku bunga naik menjadi 94%, yield AS melemah dan menurunkan daya tarik USD terhadap CHF. Selain itu, ketiadaan katalis bullish dari pihak AS membuat pasangan ini cenderung bergerak hati-hati menjelang data ekonomi lanjutan. Dari sisi Swiss, fokus pasar tertuju pada kemungkinan Swiss National Bank menurunkan suku bunga ke wilayah negatif pada pertemuan bulan depan, mengingat inflasi domestik masih jauh di bawah target toleransi 2%. CPI Swiss terakhir menunjukkan kenaikan tipis menjadi 0,2% YoY, sedikit di atas perkiraan tetapi tetap lemah. Meski kebijakan longgar SNB cenderung menekan CHF dalam jangka panjang, saat ini dorongan pelemahan USD lebih dominan. Support terdekat berada di 0.8020, dan resistance berada di 0.8075.

USDCAD - Dolar Kanada dibuka di 1.3757, terkoreksi -0.09%. USDCAD melanjutkan pelemahan ke kisaran 1,3750 seiring melemahnya USD akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang semakin agresif. Data CPI AS Juli yang moderat memperkuat peluang pemangkasan 25 bps pada pertemuan September, naik dari 85% menjadi hampir 94% pasca-data. Tekanan tambahan datang dari kekhawatiran politik terkait independensi The Fed setelah laporan bahwa Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan gugatan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell. Faktor-faktor ini menekan DXY dan mendorong investor untuk melepas posisi USD, sehingga CAD mendapatkan sedikit dukungan walau momentum penguatannya masih terbatas. Dari sisi Kanada, notulen rapat BoC terakhir mengindikasikan sebagian pembuat kebijakan menilai suku bunga 2,75% sudah cukup rendah untuk menopang ekonomi di tengah tekanan tarif AS, meskipun dampak inflasi dari tarif tersebut baru mulai terlihat. Sementara itu, harga minyak yang masih tertekan mendekati $62/barel membatasi ruang apresiasi CAD, mengingat peran besar ekspor minyak terhadap perekonomian Kanada. Jika tekanan pada USD terus berlanjut sebelum rilis data PPI AS dan klaim pengangguran mingguan. Support terdekat berada di 1.3730, dan resistance di 1.3785.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00am

USD

FOMC Member Goolsbee Speaks

-

-

-

12:30am

CAD

BOC Summary of Deliberations

-

-

-

12:30am

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

6:01am

GBP

RICS House Price Balance

-13%

-4%

-7%

8:30am

AUD

Employment Change

24.5K

25.3K

2.0K

8:30am

AUD

Unemployment Rate

4.2%

4.2%

4.3%

1:00pm

GBP

GDP m/m

-

0.2%

-0.1%

1:00pm

GBP

Prelim GDP q/q

-

0.1%

0.7%

1:00pm

GBP

Construction Output m/m

-

0.3%

-0.6%

1:00pm

GBP

Goods Trade Balance

-

-21.7B

-21.7B

1:00pm

GBP

Index of Services 3m/3m

-

0.2%

0.4%

1:00pm

GBP

Industrial Production m/m

-

0.3%

-0.9%

1:00pm

GBP

Manufacturing Production m/m

-

0.4%

-1.0%

1:00pm

GBP

Prelim Business Investment q/q

-

0.1%

3.9%

1:30pm

CHF

PPI m/m

-

0.0%

-0.1%

1:45pm

EUR

French Final CPI m/m

-

0.2%

0.2%

4:00pm

EUR

Flash Employment Change q/q

-

0.2%

0.2%

4:00pm

EUR

Flash GDP q/q

-

0.1%

0.1%

4:00pm

EUR

Industrial Production m/m

-

-0.9%

1.7%

All Day

EUR

Eurogroup Meetings

-

-

-

7:30pm

USD

Core PPI m/m

-

0.2%

0.0%

7:30pm

USD

PPI m/m

-

0.2%

0.0%

7:30pm

USD

Unemployment Claims

-

225K

226K

8:30pm

GBP

CB Leading Index m/m

-

-

-0.3%

9:00pm

USD

FOMC Member Musalem Speaks

-

-

-

Tentative

USD

Mortgage Delinquencies

-

-

4.0%

9:30pm

AUD

CB Leading Index m/m

-

-

0.3%

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

53B

7B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788