| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1766 | 0.11% |
GBPUSD | 1.3578 | 0.07% |
AUDUSD | 0.6600 | 0.20% |
NZDUSD | 0.6045 | 0.23% |
USDJPY | 146.50 | -0.44% |
USDCHF | 0.7922 | -0.15% |
USDCAD | 1.3596 | 0.09% |
GOLDUD | 3,390.85 | -0.20% |
COFU | 65.42 | -0.03% |
USD/IDR | 16,302 | -0.07% |
Kamis, 24 Juli 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi menanti arah pertemuan puncak antara UE dengan China, dan sinyal positif negosiasi gencatan senjata Gaza. Meski demikian, potensi gangguan pasokan melalui Laut Hitam akibat larangan terbaru Rusia, dan permintaan yang kuat di pasar energi AS menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen pada hari Rabu mengatakan harapan bahwa dalam pertemuan KTT dapat menjadi kesempatan untuk memajukan dan menyeimbangkan kembali hubungan antara kedua negara di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung. Von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa akan membahas isu-isu pelik seperti ketidakseimbangan perdagangan, logam tanah jarang, dan Ukraina dalam pertemuan dengan Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Qiang yang berlangsung selama dua hari dan dimulai pada hari Kamis.
Turut membebani harga, kelompok Hamas telah menyerahkan tanggapannya atas proposal gencatan senjata kepada para mediator, kata seorang pejabat Palestina yang dekat dengan perundingan pada hari Rabu. Berita tersebut menandai kemajuan positif negosiasi yang memicu ekspektasi akan segera tercapainya kesepakatan gencatan senjata Gaza.
Sementara itu, lebih dari 2% pasokan minyak berpotensi terganggu pasca pemerintah Rusia memberlakukan peraturan baru yang melarang kapal tanker minyak asing untuk melakukan pemuatan di pelabuhan-pelabuhan utama Laut Hitam, kata dua sumber industri pada hari Rabu. Larangan tersebut menyusul tindakan UE yang beberapa hari sebelumnya memberlakukan paket sanksi ke-18 terhadap Rusia.
Dukungan lainnya datang dari laporan yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA yang menunjukkan stok minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 3,17 juta barel, jauh lebih besar dari prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 1,6 juta barel. Untuk stok bensin juga dilaporkan turun sebesar 1,74 juta barel, melebihi ekspektasi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 900,000 barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS selama pekan yang berakhir 18 Juli.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $68 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $63 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Chicago Fed National Activity Index |
| -0.1 | -0.28 |
19:30 | USA - Initial Jobless Claims |
| 227K | 221K |
19:30 | USA - Continuing Jobless Claims |
| 1960K | 1956K |
20:45 | USA - S&P Global Manufacturing PMI Flash |
| 52.6 | 52.9 |
20:45 | USA - S&P Global Services PMI Flash |
| 53.0 | 52.9 |
21:00 | USA - New Home Sales |
| 0.65M | 0.623M |