INDIKATOR HARGA
| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0882 | 0.08% |
GBPUSD | 1.2953 | 0.12% |
AUDUSD | 0.6314 | 0.30% |
NZDUSD | 0.5716 | 0.44% |
USDJPY | 148.37 | -0.21% |
USDCHF | 0.8819 | -0.14% |
USDCAD | 1.4375 | -0.12% |
GOLDUD | 2934.1 | 0.25% |
USD/IDR | 16439 | 0.05% |
Fokus USDCAD:
Kamis, 13 Maret 2025 – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4374. Pasangan mata uang USDCAD melemah setelah data inflasi AS menunjukkan perlambatan yang lebih cepat dari perkiraan, memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed). Indeks Harga Konsumen (CPI) utama AS turun ke 2,8% YoY dari 3,0% sebelumnya, sementara inflasi inti melambat ke 3,1%. Dengan inflasi yang lebih lunak dan tekanan dari tarif perdagangan Trump, pasar semakin mempertimbangkan kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih awal. Hal ini menekan Dolar AS, yang meskipun sempat menguat ke 103,75 setelah data CPI, kembali mengalami pelemahan karena sentimen dovish terhadap kebijakan Fed.
Bank of Canada (BoC) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin ke 2,75% seperti yang diharapkan, menandai pemotongan ketujuh secara beruntun. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat perang dagang dengan AS, terutama setelah Trump mengumumkan tarif baru untuk impor baja dan aluminium Kanada. Gubernur BoC, Tiff Macklem, memperingatkan bahwa ketegangan perdagangan dapat menekan pemulihan pasar tenaga kerja dan meningkatkan inflasi di Kanada. Dengan kebijakan moneter yang lebih longgar, Dollar Kanada (CAD) tetap mendapat dukungan meskipun ada resiko dari perlambatan ekonomi global.
Disisi lain, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tetap stabil di sekitar $67,40 setelah laporan cadangan minyak AS menunjukkan kenaikan yang lebih kecil dari perkiraan, mengindikasikan permintaan yang masih kuat. Namun, prospek WTI tetap rapuh karena ketakutan terhadap perlambatan ekonomi AS dan dampak tarif Trump yang dapat menghambat pertumbuhan global. Dengan ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan dan suku bunga, USDCAD kemungkinan akan tetap dalam tren pelemahan, terutama jika harga minyak terus menunjukkan ketahanan yang mendukung penguatan Dolar Kanada.
Harga pada pasangan mata uang USDCAD turun. Support terdekatnya di zona 1.4343 dan resistance terdekatnya di zona 1.4432. Support lanjutan di zona 1.4300 dan dilanjutkan ke zona 1.4277. Resistance lanjutan di zona 1.4485 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.4515.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0894. Kinerja mata uang Euro menguat terdorong oleh optimisme pasar terhadap kebijakan ekonomi Eropa dan perkembangan geopolitik yang positif. Rencana Jerman untuk melonggarkan batasan utang demi meningkatkan anggaran pertahanan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi zona euro dan mempengaruhi kebijakan moneter ECB. Selain itu, kesepakatan gencatan senjata 30 hari yang disepakati Ukraina dengan AS menambah sentimen positif bagi Euro. Namun, kebijakan proteksionisme AS tetap menjadi tantangan bagi mata uang bersama ini. Selain itu, ekspektasi bahwa ECB mungkin akan menyesuaikan kebijakan moneternya turut mendukung penguatan mata uang ini. Di sisi lain, meskipun data inflasi AS menunjukkan perlambatan ke 2,8% YoY, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve semakin kuat. Dolar AS sempat menguat, tetapi kekhawatiran terhadap dampak tarif impor Presiden Trump kembali membebani greenback. Support terdekatnya di zona 1.0833 dan resistance terdekatnya di zona 1.0949.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2969. Naiknya pasangan mata uang Poundsterling seiring ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga lebih cepat setelah inflasi AS melambat ke 2,8% YoY pada Februari. Sementara itu, tarif 25% pada impor baja dan aluminium AS mulai berlaku, memicu kekhawatiran terkait perang dagang global. Investor kini menunggu data Producer Price Index (PPI) dan klaim pengangguran AS untuk melihat dampaknya terhadap kebijakan moneter. Pound Sterling tetap dalam tren positif meskipun pasar bersikap hati-hati terhadap ketidakpastian ekonomi global. Sentimen risiko meningkat setelah gencatan senjata sementara antara Ukraina dan Rusia, memberikan dorongan bagi GBP. Namun, pasar masih mengantisipasi data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris pada Jumat, yang diperkirakan menunjukkan perlambatan ekonomi. Jika data mengecewakan, GBPUSD bisa mengalami tekanan meskipun prospek suku bunga AS yang lebih rendah mendukung penguatan Pound dalam jangka pendek. Support terdekatnya di area 1.2914 dan resistance terdekatnya di zona 1.2995.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6322. Pasangan mata uang Aussie terus menguat, meskipun data Ekspektasi Inflasi Konsumen Australia turun menjadi 3,6% di Maret dari 4,6% di Februari. Penguatan ini didorong oleh pelemahan Dolar AS yang menghadapi ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Donald Trump serta meningkatnya kekhawatiran resesi AS. Investor juga mencermati kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) setelah data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Namun, keputusan Trump untuk tidak mengecualikan Australia dari tarif 25% pada baja dan aluminium berpotensi membatasi kenaikan AUD lebih lanjut. Di sisi lain, data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed), yang semakin melemahkan Dolar AS. Inflasi utama AS melambat menjadi 2,8% YoY, sementara inflasi inti turun ke 3,1%, meningkatkan peluang pemotongan suku bunga pada Juni. Sementara itu, meningkatnya ketegangan perdagangan global, termasuk kebijakan tarif Trump terhadap China dan Uni Eropa, menambah volatilitas pasar. AUDUSD berpotensi menguji level tertinggi bulanan di 0.6360 jika sentimen risiko tetap positif dan Dolar AS terus melemah. Support terdekatnya di zona 0.6296 dan resistance terdekatnya di zona 0.6346.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5734. Naiknya performa pasangan mata uang Kiwi didorong oleh pelemahan Dolar AS akibat ketidakpastian kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump dan meningkatnya kekhawatiran resesi di AS. Investor khawatir terhadap perlambatan ekonomi AS, pemangkasan anggaran pemerintah, serta potensi penurunan tenaga kerja. Goldman Sachs menaikkan proyeksi kemungkinan resesi AS dari 15% menjadi 20%, mengutip perubahan kebijakan sebagai risiko utama. Data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan juga meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih cepat, semakin menekan Dolar AS dan mendorong penguatan Kiwi. Namun, tantangan tetap ada bagi NZDUSD, terutama dari tekanan deflasi yang berlanjut di China, mitra dagang terbesar Selandia Baru. Inflasi konsumen China turun lebih tajam dari perkiraan, mencapai level terendah dalam 13 bulan, sementara harga produsen mengalami kontraksi selama 29 bulan berturut-turut. Selain itu, eskalasi perang dagang AS-China setelah Trump menggandakan tarif impor China menjadi 20% dapat mempengaruhi permintaan ekspor Selandia Baru. Meskipun begitu, sentimen positif di pasar ekuitas dan spekulasi pemangkasan suku bunga AS masih menjadi faktor utama yang menjaga momentum bullish bagi Kiwi. Support terdekatnya di area 0.5713 dan resistance terdekatnya di zona 0.5766.
USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 148.19. USDJPY melemah di tengah tekanan dari data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan dan ketidakpastian kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump. Inflasi utama AS turun ke 2,8% YoY, sementara inflasi inti melambat ke 3,1%, meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih cepat. Investor juga mencermati dampak tarif impor AS terhadap prospek ekonomi, dengan Goldman Sachs menaikkan proyeksi kemungkinan resesi AS menjadi 20%. Sementara itu, pelemahan Dolar AS diperburuk oleh ekspektasi bahwa The Fed dapat mulai melonggarkan kebijakan moneternya jika data ekonomi terus menunjukkan pelemahan. Di sisi lain, Yen Jepang masih menghadapi tantangan meskipun perusahaan-perusahaan besar Jepang menyetujui kenaikan gaji yang signifikan untuk tahun ketiga berturut-turut. Bank of Japan (BoJ) tetap enggan melakukan intervensi di pasar obligasi meskipun imbal hasil obligasi mencapai level tertinggi sejak 2008, menandakan pasar harus beradaptasi dengan lingkungan tanpa kontrol kurva imbal hasil. Dengan pelemahan Dolar AS yang lebih dominan dibandingkan dengan Yen, USDJPY masih berisiko turun lebih lanjut jika sentimen dovish terhadap kebijakan The Fed semakin kuat. Support terdekatnya di area 147.79 dan resistance terdekatnya di zona 149.18
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8810. Mata uang ini melemah di tengah tekanan dari ketidakpastian ekonomi AS dan meningkatnya permintaan aset safe haven, termasuk Franc Swiss (CHF). Dolar AS sempat menguat setelah rebound dari level terendah multi-bulan, tetapi masih menghadapi hambatan akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi dan dampak tarif perdagangan terhadap pertumbuhan global. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama ancaman Houthi terhadap kapal-kapal Israel, semakin mendorong permintaan terhadap aset aman seperti CHF. Dengan prospek suku bunga AS yang semakin dovish setelah inflasi yang lebih lemah dari perkiraan, USDCHF berisiko melanjutkan pelemahan dalam waktu dekat. Support terdekatnya di area 0.8794 dan resistance terdekatnya di zona 0.8855.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:01am | USD | 10-y Bond Auction | 4.31|2.6 | - | 4.63|2.5 |
1:00am | USD | Federal Budget Balance | -307.0B | -302.5B | -128.6B |
4:45am | NZD | Visitor Arrivals m/m | 1.9% | - | 3.8% |
7:00am | AUD | MI Inflation Expectations | 3.6% | - | 4.6% |
7:01am | GBP | RICS House Price Balance | 11% | 20% | 21% |
2:30pm | CHF | PPI m/m | - | 0.20% | 0.10% |
Tentative | CNY | New Loans | - | 2150B | 5130B |
Tentative | CNY | M2 Money Supply y/y | - | 7.1% | 7.0% |
4:00pm | EUR | Italian Quarterly Unemployment Rate | - | 6.2% | 6.1% |
5:00pm | EUR | Industrial Production m/m | - | 0.5% | -1.1% |
7:30pm | CAD | Building Permits m/m | - | -5.3% | 11.0% |
7:30pm | USD | Core PPI m/m | - | 0.3% | 0.3% |
7:30pm | USD | PPI m/m | - | 0.3% | 0.4% |
7:30pm | USD | Unemployment Claims | - | 226K | 221K |