| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0483 | 0.19% |
GBPUSD | 1.2577 | 0.16% |
AUDUSD | 0.6344 | 0.44% |
NZDUSD | 0.5718 | 0.44% |
USDJPY | 152.19 | -0.22% |
USDCHF | 0.9002 | -0.11% |
USDCAD | 1.4189 | -0.21% |
GOLDUD | 2878.8 | 0.62% |
USD/IDR | 16280 | -0.16% |
Fokus GBPUSD:
Senin, 17 Februari 2025 – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2593. Naiknya kinerja mata uang Poundsterling di dukung oleh Dolar AS (USD) yang mengalami pelemahan setelah data Penjualan Ritel AS mencatat penurunan tajam sebesar 0,9% pada Januari, terburuk dalam hampir dua tahun. Angka ini jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar -0,1% dan berbanding terbalik dengan kenaikan 0,7% pada Desember. Data ini memicu kekhawatiran terhadap perlambatan konsumsi domestik dan menekan Greenback lebih rendah, meskipun pasar tenaga kerja AS masih kuat dan inflasi produsen (PPI) tetap tinggi. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada rilis notulen pertemuan FOMC dan data klaim pengangguran akhir pekan ini, yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut terkait arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Dari sisi Inggris, GBPUSD menguat setelah data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal IV 2024 menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,1% secara kuartalan, melampaui ekspektasi kontraksi 0,1%. Data ini meredakan kekhawatiran akan potensi resesi dan memperkuat ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan menunda pemotongan suku bunga lebih lanjut. Meskipun pertumbuhan masih didorong oleh belanja pemerintah dan lonjakan persediaan, investor kini menunggu data ketenagakerjaan dan inflasi yang akan dirilis pada Selasa dan Rabu untuk menilai arah kebijakan moneter BoE selanjutnya.
Selain faktor makroekonomi, ketegangan geopolitik terkait perang di Ukraina dan ancaman tarif timbal balik dari AS juga memengaruhi sentimen pasar. Presiden AS Donald Trump dikabarkan akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencari solusi damai, yang dapat mengurangi risiko ketidakstabilan energi di Eropa dan mendukung penguatan pound. Di sisi lain, potensi tarif baru pada produk impor, khususnya dari Uni Eropa dan Inggris, tetap menjadi risiko yang dapat membatasi penguatan GBPUSD di atas level 1.2600 dalam waktu dekat.
Harga pada pasangan mata uang GBPUSD naik. Support terdekatnya di area 1.2550 dan resistance terdekatnya di zona 1.2645. Support lanjutan di zona 1.2515 dan dilanjutkan ke zona 1.2478. Resistance lanjutan di zona 1.2665 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.2710.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0498. Kinerja mata uang Euro didorong menguat oleh penundaan penerapan tarif timbal balik yang direncanakan oleh Presiden AS Donald Trump, serta data ekonomi AS yang mengecewakan, termasuk penurunan penjualan ritel sebesar 0,9% di bulan Januari. Data ini meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) mungkin akan memangkas suku bunga pada akhir tahun ini. Selain itu, optimisme terhadap potensi gencatan senjata di Ukraina turut memperkuat euro, dengan laporan adanya pertemuan pejabat AS dan Rusia di Arab Saudi untuk membahas perdamaian. Di sisi lain, ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter yang berbeda antara Fed dan Bank Sentral Eropa (ECB) menjadi perhatian pasar. ECB diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali lagi tahun ini setelah pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan lalu. Sementara itu, Fed cenderung mempertahankan suku bunga dalam waktu dekat meskipun inflasi masih menjadi perhatian. Support terdekatnya di zona 1.0448 dan resistance terdekatnya di zona 1.0533.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6360. Pasangan mata uang Aussie terus menguat untuk hari ketiga berturut-turut, didorong oleh pelemahan Dolar AS setelah data Penjualan Ritel AS menunjukkan penurunan tajam sebesar 0,9% pada Januari, terburuk dalam dua tahun terakhir. Angka ini jauh di bawah ekspektasi -0,1% dan memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) mungkin akan memotong suku bunga di paruh kedua tahun ini meski inflasi tetap tinggi. Selain itu, imbal hasil obligasi AS melemah dengan yield tenor 2 tahun turun ke 4,26% dan tenor 10 tahun ke 4,47%, memberikan tekanan tambahan pada USD. Dari sisi Australia, AUD mendapat dorongan dari penundaan penerapan tarif timbal balik oleh Presiden AS Donald Trump. Namun, potensi pemangkasan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) pada Selasa menjadi perhatian pasar. RBA diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps menjadi 4,10%, pemangkasan pertama dalam empat tahun, untuk mendorong pertumbuhan di tengah perlambatan ekonomi dan ekspektasi inflasi yang naik ke 4,6% pada Februari. Support terdekatnya di zona 0.6320 dan resistance terdekatnya di zona 0.6395.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5738. Kenaikan pasangan mata uang ini didorong oleh pelemahan Dolar AS menjadi katalis utama setelah data Penjualan Ritel AS untuk Januari mencatat penurunan tajam sebesar 0,9%, jauh di bawah ekspektasi -0,1%. Disisi domestik, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) menambah dorongan positif bagi NZDUSD. RBNZ diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 50 bps menjadi 3,75% pada pertemuan 19 Februari mendatang, setelah sebelumnya memangkas 50 bps pada November 2024. Meskipun pertumbuhan ekonomi masih lemah dan tingkat pengangguran naik ke 5,1%, PMI manufaktur yang melonjak ke 51,4 di Januari yang mengalami ekspansi pertama dalam hampir dua tahun terakhir, memberikan harapan bagi sektor produksi. Support terdekatnya di area 0.5705 dan resistance terdekatnya di zona 0.5771.
USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 151.79. Kinerja mata uang Yen melemah seiring pelemahan Dolar AS setelah data Penjualan Ritel AS turun 0,9% pada Januari, jauh di bawah ekspektasi -0,1%. Penurunan ini memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) mungkin akan memangkas suku bunga lebih cepat. Selain itu, imbal hasil obligasi AS menurun dan penundaan tarif timbal balik oleh Presiden Trump turut menekan USD. Sementara itu, yen menguat setelah data PDB Jepang kuartal IV 2024 tumbuh 0,7%, melampaui perkiraan 0,3%. Kenaikan ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) pada paruh pertama 2025, terutama jika inflasi inti yang diproyeksikan naik ke 3,1% mendukung tekanan harga lebih lanjut. Support terdekatnya di area 151.14 dan resistance terdekatnya di zona 152.73
USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4170. Pasangan mata uang ini melemah setelah data Penjualan Ritel AS untuk Januari mencatat penurunan tajam sebesar 0,9%, terburuk dalam hampir dua tahun dan jauh di bawah ekspektasi pasar. Penurunan ini memperburuk sentimen terhadap Dolar AS di tengah kekhawatiran perlambatan konsumsi domestik, meskipun Federal Reserve (Fed) diperkirakan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama karena inflasi yang masih persisten. Sementara itu, meski harga minyak mentah anjlok akibat optimisme perdamaian Rusia-Ukraina yang dapat memulihkan pasokan global, dolar Kanada tetap mendapat dukungan dari berkurangnya ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Bank of Canada (BoC) pada Maret mendatang. Support terdekatnya di zona 1.4126 dan resistance terdekatnya di zona 1.4225.
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8992. Turunnya kinerja mata uang ini terjadi setelah pengumuman penundaan tarif timbal balik AS hingga 1 April, yang memicu pelemahan Dolar AS akibat meningkatnya sentimen risiko di pasar. Di sisi lain, inflasi tahunan Swiss turun ke 0,4% pada Januari, terendah sejak April 2021, namun masih dalam target Swiss National Bank (SNB). Meskipun inflasi menurun, SNB diperkirakan tetap waspada terhadap risiko deflasi. Sementara itu, data Penjualan Ritel AS yang turun 0,9% pada Januari turut memperburuk sentimen terhadap USD dan menjaga tekanan pada USDCHF. Support terdekatnya di area 0.8959 dan resistance terdekatnya di zona 0.9026.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
4:30am | NZD | BusinessNZ Services Index | 50.4 | - | 48.1 |
4:45am | NZD | Visitor Arrivals m/m | 3.5% | - | 1.3% |
6:50am | JPY | Prelim GDP Price Index y/y | 2.8% | 2.8% | 2.4% |
6:50am | JPY | Prelim GDP q/q | 0.7% | 0.3% | 0.3% |
7:01am | GBP | Rightmove HPI m/m | 0.5% | - | 1.7% |
11:30am | JPY | Revised Industrial Production m/m | - | 0.3% | 0.3% |
11:30am | JPY | Tertiary Industry Activity m/m | - | 0.2% | -0.3% |
Tentative | CNY | Foreign Direct Investment ytd/y | - | - | -27.1% |
4:00pm | EUR | Italian Trade Balance | - | 4.35B | 4.22B |
5:00pm | EUR | Trade Balance | - | 14.4B | 12.9B |
All Day | EUR | Eurogroup Meetings | - | - | - |
6:00pm | EUR | German Buba President Nagel Speaks | - | - | - |
Tentative | EUR | German Buba Monthly Report | - | - | - |
All Day | CAD | Bank Holiday | - | - | - |
All Day | USD | Bank Holiday | - | - | - |
8:15pm | CAD | Housing Starts | - | 251K | 231K |
8:30pm | CAD | Foreign Securities Purchases | - | 14.23B | 16.40B |
9:30pm | USD | FOMC Member Harker Speaks | - | - | - |
10:20pm | USD | FOMC Member Bowman Speaks | - | - | - |