Home
>
News
>
Publication
>
Perbedaan Arah Kebijakan The Fed dan BoC Menekan Kinerja Mata Uang USDCAD
Perbedaan Arah Kebijakan The Fed dan BoC Menekan Kinerja Mata Uang USDCAD
Thursday, 30 October 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1611

-0.12%

GBPUSD

1.3207

-0.24%

AUDUSD

0.6585

-0.23%

NZDUSD

0.5771

-0.14%

USDJPY

152.45

0.32%

USDCHF

0.7993

0.16%

USDCAD

1.3938

-0.04%

GOLDUD

3950.26

-0.85%

USD/IDR

16610

0.10%

Fokus USDCAD:

  1. Bank of Canada memangkas suku bunga 25 bps
  2. The Fed juga menurunkan suku bunga 25 bps

Kamis, 30 Oktober 2025 – Dolar Kanada dibuka di 1.3938, turun -0.04%. Pasangan USDCAD melemah pada akhir pekan setelah keputusan kebijakan moneter terbaru dari Bank of Canada (BoC) dan Federal Reserve (The Fed) memberikan sinyal yang berbeda arah bagi pasar. BoC memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 2,25%, namun pernyataan yang disampaikan Gubernur Tiff Macklem bernada cukup tegas bahwa siklus pelonggaran moneter kemungkinan telah berakhir. Bank sentral Kanada menilai tingkat suku bunga saat ini sudah berada di level yang “tepat” jika inflasi dan aktivitas ekonomi berjalan sesuai proyeksi. Nada hawkish ini mendorong penguatan Dolar Kanada (CAD), karena pelaku pasar menilai BoC akan menahan diri dari pemangkasan lanjutan hingga tahun depan, bahkan mungkin menunggu konfirmasi data yang lebih lemah sebelum mempertimbangkan langkah tambahan.

Sementara itu, di sisi Amerika Serikat, The Fed juga menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,75%-4,00%. Namun, perbedaan muncul dari konteks dan nada kebijakan yang diambil. Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan sikap hati-hati dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi akibat penutupan sebagian pemerintahan AS yang membatasi ketersediaan data ekonomi resmi, termasuk laporan tenaga kerja. Powell mengakui ada pandangan yang terbelah di antara para pembuat kebijakan terkait arah suku bunga ke depan, dengan sebagian anggota menginginkan jeda sebelum pemangkasan lanjutan. Pernyataan tersebut membuat pasar mengurangi ekspektasi terhadap penurunan suku bunga tambahan pada Desember mendatang, dengan probabilitas yang kini menurun menjadi sekitar dua banding satu.

Ketidaksinkronan kebijakan antara BoC yang relatif hawkish dan The Fed yang cenderung berhati-hati menciptakan tekanan bagi Dolar AS terhadap Dolar Kanada. BoC berupaya menjaga kredibilitas inflasi dengan mempertahankan kebijakan ketat, sementara The Fed tampak semakin waspada terhadap perlambatan pasar tenaga kerja dan lemahnya data ekonomi akibat gangguan politik domestik. Kombinasi tersebut menjadi katalis utama pelemahan USDCAD, memperlihatkan bahwa kekuatan Dolar Kanada saat ini tidak hanya ditopang oleh arah kebijakan suku bunga, tetapi juga oleh keyakinan pasar terhadap stabilitas kebijakan moneter Kanada di tengah ketidakpastian global. Jika tren fundamental ini berlanjut, peluang bagi CAD untuk mempertahankan momentum penguatannya tetap terbuka, terutama bila data inflasi Kanada ke depan tetap stabil di kisaran target 2%.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD naik. Support terdekat di Support 1.3910, resistance 1.3960. Support lanjutan di zona 1.3870 dan dilanjutkan ke zona 1.3845. Resistance lanjutan di zona 1.3980 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.4025.

EURUSD – Euro dibuka di 1.1611 dan melemah -0.12%. Pasangan EURUSD mengalami tekanan jual setelah keputusan The Federal Reserve (Fed) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00%, namun disertai nada hawkish dari Ketua Fed Jerome Powell. Powell menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga berikutnya pada Desember belum menjadi kepastian, yang memicu penguatan dolar AS dan menekan euro. Sementara itu, data menunjukkan bahwa inflasi AS tetap tinggi dan aktivitas ekonomi masih stabil, sehingga pasar menilai ruang pelonggaran Fed akan lebih terbatas. Imbal hasil obligasi AS yang bertahan di level tinggi turut memperkuat daya tarik dolar AS sebagai aset berimbal hasil lebih baik dibandingkan euro. Dari kawasan Eropa, pelaku pasar kini menanti keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan pada Kamis. ECB diperkirakan mempertahankan suku bunga di level saat ini karena inflasi mulai stabil mendekati target 2% dan aktivitas bisnis menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, prospek ekonomi Eropa yang masih rentan terhadap pelemahan permintaan global dan ketidakpastian fiskal di beberapa negara anggota dapat membatasi potensi penguatan euro dalam waktu dekat. Support 1.1590, resistance 1.1635.

GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3207, turun -0.24%. Poundsterling terus melemah terhadap dolar AS setelah Fed memberikan sinyal bahwa laju pemangkasan suku bunga mungkin akan berhenti sementara. Nada hawkish Powell tersebut mendorong penguatan dolar secara luas, sementara investor juga menilai tekanan domestik Inggris masih besar. Inflasi Inggris yang masih di atas target serta ketidakpastian arah kebijakan Bank of England (BoE) menjelang akhir tahun menahan ruang penguatan pound. Selain itu, lemahnya data ekonomi seperti penurunan aktivitas manufaktur dan jasa memperkuat pandangan bahwa BoE akan lebih berhati-hati dalam menentukan langkah kebijakan berikutnya. Secara teknikal, GBPUSD telah menembus ke bawah rata-rata pergerakan 200 hari yang menjadi level psikologis penting, menandakan bias bearish jangka menengah masih dominan. Pelaku pasar juga menyoroti dinamika politik domestik Inggris yang dapat memengaruhi sentimen pasar terhadap sterling. Jika BoE tetap menahan suku bunga sambil mempertahankan sikap ketat terhadap inflasi, pelemahan pound mungkin bersifat terbatas.  Support 1.3180, resistance 1.3240.

AUDUSD – Dolar Australia dibuka di 0.6585, melemah -0.23%. Dolar Australia sempat menguat setelah data inflasi kuartal ketiga menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan, memicu spekulasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan menahan suku bunga lebih lama. Namun, penguatan tersebut mereda setelah keputusan Fed yang bernada hawkish menekan mata uang berisiko seperti AUD. Secara fundamental, prospek ekonomi Australia masih positif berkat pasar tenaga kerja yang solid dan permintaan komoditas yang stabil, terutama dari China. Meski demikian, ketidakpastian global dan potensi perlambatan ekonomi China tetap menjadi faktor pembatas bagi AUD. Rilis inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan mendorong pasar menghapus ekspektasi pemangkasan suku bunga RBA dalam waktu dekat, dengan beberapa analis memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga di sekitar 4,35% hingga awal tahun depan. Namun, penguatan dolar AS pasca keputusan Fed membatasi ruang penguatan AUDUSD. Di sisi eksternal, perkembangan hubungan dagang antara AS dan China masih menjadi katalis utama bagi sentimen terhadap Aussie. Secara keseluruhan, AUDUSD berpotensi bergerak fluktuatif dalam rentang 0.6550–0.6630, dengan kecenderungan melemah moderat. Support 0.6560, resistance 0.6610.

NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5771, turun -0.14%. Dolar Selandia Baru sempat menguat terbatas didukung oleh data kepercayaan bisnis ANZ yang naik ke level tertinggi sejak Februari, mencerminkan optimisme atas prospek ekonomi domestik. Namun, tekanan eksternal dari penguatan dolar AS akibat keputusan hawkish Fed membatasi ruang apresiasi NZD. Meskipun kondisi domestik menunjukkan perbaikan, terutama di sektor jasa dan ekspor, pasar tetap berhati-hati mengingat ketergantungan tinggi ekonomi Selandia Baru pada permintaan China yang masih melambat. Dari sisi kebijakan, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) diperkirakan mempertahankan suku bunga pada level 5,50% hingga akhir tahun guna menyeimbangkan antara pertumbuhan dan inflasi yang masih di atas target. Dukungan fundamental domestik relatif stabil, namun belum cukup kuat untuk mengimbangi penguatan dolar AS secara global. Support 0.5750, resistance 0.5790.

USDJPY – Yen dibuka di 152.45, menguat 0.32%. Pasangan USDJPY bergerak melemah setelah sempat menguji area 152.50, di tengah kehati-hatian pelaku pasar menjelang keputusan kebijakan moneter The Federal Reserve (Fed) dan Bank of Japan (BoJ). Dolar AS gagal mempertahankan penguatannya setelah ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin semakin kuat. Kebijakan tersebut berpotensi menurunkan suku bunga acuan menjadi 3,75%–4,00%, dan investor kini menantikan sinyal lanjutan apakah Fed akan melanjutkan siklus pelonggaran pada Desember mendatang. Selain itu, spekulasi bahwa Fed akan segera mengakhiri program pengetatan neraca (quantitative tightening) turut menekan imbal hasil obligasi AS dan membatasi ruang penguatan dolar. Secara keseluruhan, langkah dovish ini memperlemah daya tarik greenback terhadap mata uang berimbal hasil rendah seperti yen. Dari sisi Jepang, yen menguat didukung meningkatnya permintaan aset safe haven menjelang pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang dinilai berpotensi membawa ketegangan baru di sektor perdagangan global. BoJ sendiri diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level 0,5% namun dapat memberi sinyal kemungkinan kenaikan sebesar 25 basis poin pada Desember mendatang. Dukungan juga datang dari komentar Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang menekankan pentingnya independensi BoJ untuk mencegah volatilitas berlebihan di pasar mata uang. Faktor-faktor tersebut memperkuat pandangan bahwa yen masih memiliki ruang penguatan moderat dalam jangka pendek. Support 152.00, resistance 152.80.

USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.7993, naik 0.16%. Dolar AS juga cenderung melemah terhadap franc Swiss setelah sempat menguat hingga area 0.7980, dengan investor berhati-hati menunggu hasil keputusan kebijakan Fed. Pasar telah sepenuhnya mengantisipasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, yang menurunkan suku bunga dana federal ke level terendah dalam tiga tahun terakhir di kisaran 3,75%–4,00%. Fokus utama kini tertuju pada pernyataan Ketua Fed Jerome Powell, yang jika bernada hawkish dapat membatasi tekanan pelemahan dolar. Namun, kekhawatiran akan kondisi kredit yang menurun dan spekulasi bahwa Fed akan menutup program pengurangan neraca memperkuat persepsi bahwa kebijakan moneter AS telah memasuki fase yang lebih longgar. Hal ini menjadi katalis negatif bagi dolar, terutama terhadap mata uang safe haven seperti franc Swiss. Sementara itu, di sisi Swiss, data ZEW Economic Expectations yang menunjukkan perbaikan signifikan dari -46.4 menjadi -7.7 pada Oktober memberikan dukungan tambahan bagi franc. Prospek ekonomi yang membaik ini mengurangi ekspektasi akan langkah pelonggaran lebih lanjut dari Swiss National Bank (SNB), yang selama ini mempertahankan kebijakan suku bunga rendah untuk mendukung ekspor. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik dan kehati-hatian pasar menjelang pertemuan Trump–Xi mendorong permintaan terhadap aset safe haven, termasuk CHF. Dengan latar tersebut, USDCHF berpotensi melanjutkan pelemahan ke kisaran 0.7930–0.7960 dalam jangka pendek, terutama jika hasil keputusan Fed mengonfirmasi arah kebijakan yang lebih dovish. Support 0.7970, resistance 0.8010.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

Federal Funds Rate

4.0%

4.0%

4.3%

1:00am

USD

FOMC Statement

-

-

-

1:30am

USD

FOMC Press Conference

-

-

-

7:00am

NZD

ANZ Business Confidence

58.1

-

49.6

7:30am

AUD

Import Prices q/q

-0.4%

-0.3%

-0.8%

Tentative

JPY

BOJ Policy Rate

-

<0.50%

<0.50%

Tentative

JPY

Monetary Policy Statement

-

-

-

Tentative

JPY

BOJ Outlook Report

-

-

-

Tentative

JPY

BOJ Press Conference

-

-

-

1:30pm

EUR

French Consumer Spending m/m

-

0.0%

0.1%

1:30pm

EUR

French Flash GDP q/q

-

0.2%

0.3%

All Day

EUR

German Prelim CPI m/m

-

0.2%

0.2%

3:00pm

CHF

KOF Economic Barometer

-

98.4

98

3:00pm

EUR

Spanish Flash CPI y/y

-

2.9%

3.0%

3:55pm

EUR

German Unemployment Change

-

8K

14K

4:00pm

EUR

German Prelim GDP q/q

-

0.0%

-0.3%

4:00pm

EUR

Italian Prelim GDP q/q

-

0.1%

-0.1%

All Day

EUR

Italian 10-y Bond Auction

-

-

3.62|1.7

5:00pm

EUR

Italian Monthly Unemployment Rate

-

6.0%

6.0%

5:00pm

EUR

Prelim Flash GDP q/q

-

0.1%

0.1%

5:00pm

EUR

Unemployment Rate

-

6.3%

6.3%

8:15pm

EUR

Main Refinancing Rate

-

2.15%

2.15%

8:15pm

EUR

Monetary Policy Statement

-

-

-

8:45pm

EUR

ECB Press Conference

-

-

-

8:55pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

71B

87B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788